Berita Kamtibmas
Kapolda Perintahkan Operasi Petasan
Senin, 08 Agustus 2011 11:30 WIB | Dibaca 223 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri Kapolda Babel Brigjen M. Rum Murkal memerintahkan kepada seluruh jajaran di Polres-polres untuk melakukan operasi kembang api dan petasan yang beredar di masyarakat.
     “Sudah saya perintahkan untuk operasi dan petasan ini masuk dalam operasi pekat, untuk itu kepada masyarkat harus kita jelaskan termasuk juga kepada polisi bahwa yang beredar ada petasan dan ada kembang api,” kata Kapolda.
     Perbedaan kembang api dan petasan ini menurut Kapolda yaitu; kalau kembang api memiliki daya ledakan untuk mengeluarkan kembang apinya, sedangkan petasan tidak ada kembangnya sama sekali dan hanya memiliki ledakan saja.
     Selain itu kata Kapolda, kembang api diizinkan untuk diameter di bawah 2 inci dan legal serta ada pajaknya, Sedangkan petasan tidak memiliki izin dan merupakan produk dalam negeri yang illegal serta tanpa pajak.
     Sementara berdasarkan keterangan Dir Intelkam Polda Babel, Kombes Pol Agus Haripul kepada wartawan beberapa waktu lalu, jumlah kembang api yang memiliki izin beredar di Propinsi Babel ada sebanyak 1000 box berisi berbagai jenis kembang api.
     Kembang api tersebut kata Agus dikirim oleh Importir petasan dari Cina melalui agen-agen resmi yang sudah terdaftar di Polda Babel.
     “Ada lima perusahaan importir yang telah mendapat izin yakni PT Kencana Agung Dinamika, CV Toyindo Perkasa (Top), PT Sunway Kreasi Bestindo, PT Ricynto Makmur Sejahtera, dan  PT Gunflak,” ujar Agus Haripul didampingi Kasi Yanmas, AKP Bambang.
     Dari lima perusahaan importir ini, kata Agus, khusus Babel yang memiliki izin sebagai sub distributor yakni Toko 99 Toys (martinus), toko Aming 88 atas nama Robiah, toko Tomy (Belitung) , Toko Robi alam (Belitung) , Toko A.H.K atas nama Ahok (Belitung), Toko Lie Jong atas nama Anam (Babar), Toko Naga Jaya atas nama Peter dan Toko star Lotus atas nama Priscilia cs. Untuk itu apabila ada toko-toko yang diluar toko tersebut bila menjual kembang api maka dipastikan illegal.
     “Syarat menjual kembang api harus mendapat surat keterangan resmi dari agen resmi di Bangka dan ditandatangani Intelkam dengan melampirkan fotokopi KTP yang diminta oleh agen,” jelasnya. (ydi) 
     




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar