Kapolda Perintahkan Operasi Petasan


Kapolda Perintahkan Operasi Petasan

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri Kapolda Babel Brigjen M. Rum Murkal memerintahkan kepada seluruh jajaran di Polres-polres untuk melakukan operasi kembang api dan petasan yang beredar di masyarakat.
     “Sudah saya perintahkan untuk operasi dan petasan ini masuk dalam operasi pekat, untuk itu kepada masyarkat harus kita jelaskan termasuk juga kepada polisi bahwa yang beredar ada petasan dan ada kembang api,” kata Kapolda.
     Perbedaan kembang api dan petasan ini menurut Kapolda yaitu; kalau kembang api memiliki daya ledakan untuk mengeluarkan kembang apinya, sedangkan petasan tidak ada kembangnya sama sekali dan hanya memiliki ledakan saja.
     Selain itu kata Kapolda, kembang api diizinkan untuk diameter di bawah 2 inci dan legal serta ada pajaknya, Sedangkan petasan tidak memiliki izin dan merupakan produk dalam negeri yang illegal serta tanpa pajak.
     Sementara berdasarkan keterangan Dir Intelkam Polda Babel, Kombes Pol Agus Haripul kepada wartawan beberapa waktu lalu, jumlah kembang api yang memiliki izin beredar di Propinsi Babel ada sebanyak 1000 box berisi berbagai jenis kembang api.
     Kembang api tersebut kata Agus dikirim oleh Importir petasan dari Cina melalui agen-agen resmi yang sudah terdaftar di Polda Babel.
     “Ada lima perusahaan importir yang telah mendapat izin yakni PT Kencana Agung Dinamika, CV Toyindo Perkasa (Top), PT Sunway Kreasi Bestindo, PT Ricynto Makmur Sejahtera, dan  PT Gunflak,” ujar Agus Haripul didampingi Kasi Yanmas, AKP Bambang.
     Dari lima perusahaan importir ini, kata Agus, khusus Babel yang memiliki izin sebagai sub distributor yakni Toko 99 Toys (martinus), toko Aming 88 atas nama Robiah, toko Tomy (Belitung) , Toko Robi alam (Belitung) , Toko A.H.K atas nama Ahok (Belitung), Toko Lie Jong atas nama Anam (Babar), Toko Naga Jaya atas nama Peter dan Toko star Lotus atas nama Priscilia cs. Untuk itu apabila ada toko-toko yang diluar toko tersebut bila menjual kembang api maka dipastikan illegal.
     “Syarat menjual kembang api harus mendapat surat keterangan resmi dari agen resmi di Bangka dan ditandatangani Intelkam dengan melampirkan fotokopi KTP yang diminta oleh agen,” jelasnya. (ydi) 
     



Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Polres Bateng Kembali Bekuk Dua Kurir Sabu, Pemilik Sabu DPO
Polres Bateng Kembali Bekuk Dua Kurir Sabu, Pemilik Sabu DPO
Jum'at, 20 April 2018 19:36 WIB
KOBA - Satuan Resnarkoba Polres Bangka Tengah (Bateng), Kamis (19/4) malam, kembali berhasil membekuk dua kurir narkotika jenis sabu yakni
Respons Instruksi Wakapolri, Polsek Belinyu Amankan Pembuat Arak
Respons Instruksi Wakapolri, Polsek Belinyu Amankan Pembuat Arak
Kamis, 19 April 2018 20:07 WIB
BELINYU - Wakapolri Komjen Pol Sayfuddin menegaskan kepada para Kapolres dan Polsek untuk serius menangani kasus peredaran Minuman Keras (Miras)
Tiga Penari Erotis Terciduk
Tiga Penari Erotis Terciduk
Selasa, 17 April 2018 10:08 WIB
BATAM - Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang akhirnya mengamankan tiga penari erotis yang viral di media sosial dalam Pesta Rakyat
Satpol PP Terus Giatkan Bersihkan TI Ilegal
Satpol PP Terus Giatkan Bersihkan TI Ilegal
Senin, 16 April 2018 10:55 WIB
PANGKALPINANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus gencar menertibkan aktifitas Tambang Inkonvensional (TI)