Berita
Unsur Hara Cegah Penyakit Kuning Lada
Sabtu, 28 Juli 2012 10:18 WIB | Dibaca 1.496 kali
KOBA - Kecukupan unsur hara di dalam tanah mampu mencegah penyebaran penyakit kuning pada tanaman lada. Pasalnya, suplai unsur hara yang cukup membuat tanaman lada tumbuh subur dan tahan terhadap serangan penyakit kuning. "Salah satu faktor penyebab penyakit kuning pada tanaman lada adalah karena kekurangan unsur hara, akibatnya pertumbuhannya tidak optimal, sehingga rentan serang virus penyebab penyakit kuning," ujar Kabid Perkebunan pada Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbuthun) Bangka Tengah (Bateng), Haruldi, Kamis (26/7).
Untuk mencegah penyebaran penyakit kuning tanaman lada, para pemilik perkebunan lada dhimbau untuk terus berupaya menjaga kecukupan unsur hara di dalam tanah dengan melakukan pemupukan yang teratur sesuai anjuran. "Pupuk yang digunakan bermacam-macam seperti pupuk anorganik misalnya urea, SP-36, NPK dan lainnya yang telah disubsidi pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka tetap bisa memupuk tanamannya," terangnya.
Selain itu, petani juga dapat memberikan pupuk organik seperti kompos ataupun pupuk organik kemasan yang telah disubsidi pemerintah, dengan harapan melalui pemupukan rutin dan sesuai dengan dosis anjuran ke depannya penyakit kuning yang selama ini menakutkan para petani lada bisa teratasi. "Selama ini para petani masih kesulitan mengendalikan penyakit kuning yang menyerang tanaman lada mereka karena penyebabnya adalah serangan nematoda ataupun virus penyebab penyakit kuning, sehingga melalui pemupukan yang rutin dan tepat waktu," tutur Haruldi.
Apabila para petani lada merasa kurang mampu untuk membeli pupuk nonsubsisdi karena belum masuk ke dalam kelompok tani, maka dihimbau agar segera mendaftarkan diri ke kelompok tani di daerahnya masing-masing. "Setelah resmi menjadi anggota sebuah kelompok tani, maka dihimbau agar mereka segera menyusun rencana definitif kelompok dan rencana definitif kebutuhan kelompok untuk mengetahui total kebutuhan sarana produksi pertanian termasuk mengetahui kebutuhan pupuk setiap anggota kelompok," tambahnya.
Penyakit kuning saat ini menjadi salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti para petani lada karena apabila tanaman mereka sudah terserang penyakit tersebut, maka tanamannya secara otomatis akan mati dan akhirnya gagal berproduksi. Apabila tanaman tersebut gagal berproduksi karena mati akibat terserang penyakit kuning, maka secara otomais mereka petani yang bersangkutan akan rugi. "Saya berharap hal itu bisa menjadi perhatian utama dari para petani lada karena produksi lada yang mereka peroleh akan membantu upaya pemda dalam mengembalikan kejayaan ladah putih Babel," tandas Haruldi. (ant/rb)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
PANGKALPINANG-Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke 12 Grand Millenium Club (GMC) yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta 198 AB Pangkalpinang menghadirkan spesial promo.
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
Keputusan mengejutkan diambil oleh Massimo Moratti dengan meninggalkan jabatan sebagai Presiden Kehormatan FC Internazionale, di mana itu merupakan posisi yang ditawarkan oleh Erick Thohir pada November kemarin, setelah pengusaha asal Indonesia itu menguasai saham mayoritas klub.
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
JAKARTA - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) tahun depan patut berbangga. Sebab, setelah lulus dari bangku sekolah, mereka langsung diberi sertifikat keahlian oleh pemerintah. Dengan demikian, mereka bisa bersaing dengan tenaga kerja asing yang bebas masuk Indonesia.
Mitra Radar