Berita
Unsur Hara Cegah Penyakit Kuning Lada
Sabtu, 28 Juli 2012 10:18 WIB | Dibaca 3.458 kali
KOBA - Kecukupan unsur hara di dalam tanah mampu mencegah penyebaran penyakit kuning pada tanaman lada. Pasalnya, suplai unsur hara yang cukup membuat tanaman lada tumbuh subur dan tahan terhadap serangan penyakit kuning. "Salah satu faktor penyebab penyakit kuning pada tanaman lada adalah karena kekurangan unsur hara, akibatnya pertumbuhannya tidak optimal, sehingga rentan serang virus penyebab penyakit kuning," ujar Kabid Perkebunan pada Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbuthun) Bangka Tengah (Bateng), Haruldi, Kamis (26/7).
Untuk mencegah penyebaran penyakit kuning tanaman lada, para pemilik perkebunan lada dhimbau untuk terus berupaya menjaga kecukupan unsur hara di dalam tanah dengan melakukan pemupukan yang teratur sesuai anjuran. "Pupuk yang digunakan bermacam-macam seperti pupuk anorganik misalnya urea, SP-36, NPK dan lainnya yang telah disubsidi pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka tetap bisa memupuk tanamannya," terangnya.
Selain itu, petani juga dapat memberikan pupuk organik seperti kompos ataupun pupuk organik kemasan yang telah disubsidi pemerintah, dengan harapan melalui pemupukan rutin dan sesuai dengan dosis anjuran ke depannya penyakit kuning yang selama ini menakutkan para petani lada bisa teratasi. "Selama ini para petani masih kesulitan mengendalikan penyakit kuning yang menyerang tanaman lada mereka karena penyebabnya adalah serangan nematoda ataupun virus penyebab penyakit kuning, sehingga melalui pemupukan yang rutin dan tepat waktu," tutur Haruldi.
Apabila para petani lada merasa kurang mampu untuk membeli pupuk nonsubsisdi karena belum masuk ke dalam kelompok tani, maka dihimbau agar segera mendaftarkan diri ke kelompok tani di daerahnya masing-masing. "Setelah resmi menjadi anggota sebuah kelompok tani, maka dihimbau agar mereka segera menyusun rencana definitif kelompok dan rencana definitif kebutuhan kelompok untuk mengetahui total kebutuhan sarana produksi pertanian termasuk mengetahui kebutuhan pupuk setiap anggota kelompok," tambahnya.
Penyakit kuning saat ini menjadi salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti para petani lada karena apabila tanaman mereka sudah terserang penyakit tersebut, maka tanamannya secara otomatis akan mati dan akhirnya gagal berproduksi. Apabila tanaman tersebut gagal berproduksi karena mati akibat terserang penyakit kuning, maka secara otomais mereka petani yang bersangkutan akan rugi. "Saya berharap hal itu bisa menjadi perhatian utama dari para petani lada karena produksi lada yang mereka peroleh akan membantu upaya pemda dalam mengembalikan kejayaan ladah putih Babel," tandas Haruldi. (ant/rb)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Suzuki Luncurkan Dua Motor Sangar Rp250 Jutaan
Suzuki Luncurkan Dua Motor Sangar Rp250 Jutaan
Suzuki meluncurkan dua motor terbarunya. Dua motor itu berjenis superbike, yakni GSX-S1000 dan GSX-S1000F. Peluncuran motor bertenaga brutal itu dilakukan di Negeri Bollywood, India. Dilansir Motorbeam, Selasa (14/5), langkah ini diambil Suzuki
Ramos: Gol Morata Rusak Emosi Madrid
Ramos: Gol Morata Rusak Emosi Madrid
MADRID- Sergio Ramos tertunduk lesu setelah Real Madrid diimbangi Juventus dengan skor 1-1 pada leg kedua babak semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5) dini hari WIB.
SMPN 4 Terima 216 Siswa Baru
SMPN 4 Terima 216 Siswa Baru
PANGKALPINANG - SMPN 4 Pangkalpinang siap menerima siswa baru pada tahun ajaran 2015/2016. Sebanyak 216 kursi disediakan sesuai kuota penerimaan siswa yang telah menamatkan diri di bangku Sekolah Dasar (SD).
Mitra Radar