Berita
Pendirian Sekolah Agama Jangan Timbulkan Keresahan Warga
Jum'at, 11 Mei 2012 08:43 WIB | Dibaca 225 kali
KOBA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menjelaskan bahwa aturan pendirian sekolah keagamaan sudah tertuang dalam PP Nomor 55 Tahun 2007 tentang pendidikan agama dan keagamaan. Hal itu menjadi dasar hukum semua pihak dalam mendirikan sekolah keagamaan, karena di dalamnya telah diatur berdasarkan masing-masing agama yakni Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bateng, Drs. Nasution, menjelaskan lembaga yang dipimpinnya sifatnya hanya melakukan membina jika suatu sekolah sudah berdiri. "Di Kemenag Bateng ini hanya kantor yang bertipologi (jenis-red) 3 A. Jadi, tidak ada pebinmas (pelaksana bina masyarakat-red) di kita dan itu hanya ada di Kanwil provinsi,’ ujarnya saat dijumpai RB di ruang kerjanya, Rabu (9/5).
Secara umum, dia mengatakan dalam pendirian sekolah keagamaan harus memenuhi unsur penting, yaitu dari mana atau ada tidaknya sumber siswa, kepengurusan sekolah tersebut dan bangunan. Namun, yang terpenting dari semua persyaratan tersebut tidak ada keresahan di masyarakat. Apabila ada keresahan masyarakat, dikhawatirkan dapat mengganggu ketentraman kerukunan umat beragama.
"Semua rekomendasi perizinan pendirian sekolah keagamaan itu ada di Kanwil, seperti yang sudah saya jelaskan tadi. Kita ini di Kabupaten hanya membina saja, untuk yang sudah berdiri. Tetapi, dalam pendirian sekolah itu kita harapkan jangan sampai ada keresahan di masyarakat," ungkapnya.
Terkait masalah teknis pendirian, Nasution menuturkan hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) dan bukanlah kewenangan pihaknya.  "Urusan teknis pendirian sekolah keagamaan, semuanya itu ada di Pemda. Karena yang punya wilayah itu kan Pemda. Kalau untuk pendirian, pihak kita hanya berupa pemberitahuan saja setelah sebelumnya ada rekomendasi pendirian dari Kanwil," pungkasnya. (fer)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar