Berita
Pendirian Sekolah Agama Jangan Timbulkan Keresahan Warga
Jum'at, 11 Mei 2012 08:43 WIB | Dibaca 651 kali
KOBA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menjelaskan bahwa aturan pendirian sekolah keagamaan sudah tertuang dalam PP Nomor 55 Tahun 2007 tentang pendidikan agama dan keagamaan. Hal itu menjadi dasar hukum semua pihak dalam mendirikan sekolah keagamaan, karena di dalamnya telah diatur berdasarkan masing-masing agama yakni Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bateng, Drs. Nasution, menjelaskan lembaga yang dipimpinnya sifatnya hanya melakukan membina jika suatu sekolah sudah berdiri. "Di Kemenag Bateng ini hanya kantor yang bertipologi (jenis-red) 3 A. Jadi, tidak ada pebinmas (pelaksana bina masyarakat-red) di kita dan itu hanya ada di Kanwil provinsi,’ ujarnya saat dijumpai RB di ruang kerjanya, Rabu (9/5).
Secara umum, dia mengatakan dalam pendirian sekolah keagamaan harus memenuhi unsur penting, yaitu dari mana atau ada tidaknya sumber siswa, kepengurusan sekolah tersebut dan bangunan. Namun, yang terpenting dari semua persyaratan tersebut tidak ada keresahan di masyarakat. Apabila ada keresahan masyarakat, dikhawatirkan dapat mengganggu ketentraman kerukunan umat beragama.
"Semua rekomendasi perizinan pendirian sekolah keagamaan itu ada di Kanwil, seperti yang sudah saya jelaskan tadi. Kita ini di Kabupaten hanya membina saja, untuk yang sudah berdiri. Tetapi, dalam pendirian sekolah itu kita harapkan jangan sampai ada keresahan di masyarakat," ungkapnya.
Terkait masalah teknis pendirian, Nasution menuturkan hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) dan bukanlah kewenangan pihaknya.  "Urusan teknis pendirian sekolah keagamaan, semuanya itu ada di Pemda. Karena yang punya wilayah itu kan Pemda. Kalau untuk pendirian, pihak kita hanya berupa pemberitahuan saja setelah sebelumnya ada rekomendasi pendirian dari Kanwil," pungkasnya. (fer)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Hyundai Keluarkan Perecok Honda Jazz
Hyundai Keluarkan Perecok Honda Jazz
TANGGERANG - PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) turut hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD, Tangerang Selatan. PT HMI hadir bukan dengan tangan kosong, ia pun meluncurkan dua unit
2 Pemain PS Bangka Masuk Skuad Timnas U-19
2 Pemain PS Bangka Masuk Skuad Timnas U-19
PANGKALPINANG - Dua pemain PS Bangka dipastikan masuk dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19. Keduanya yakni Habibi (bek) dan Sandi Pratama (gelandang). Asisten Manager PS Bangka dr Yogi Yamani, SpB dikonfirmasi tadi malam (23/8) mengaku bersyukur jika ada pemain PS Bangka yang terpilih skuad Timnas U-19.
Menristekdikti Tegaskan Dua Hal Ini, Ingat! Jangan Ada Perpelocoan
Menristekdikti Tegaskan Dua Hal Ini, Ingat! Jangan Ada Perpelocoan
MAJENE - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir kembali menegaskan larangan perpeloncoan senior ke mahasiswa baru dan pungutan diluar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dilakukan pihak kampus.
Mitra Radar