Berita
Kasus Pelanggaran UU ITE. Pelaku Disinyalir Melarikan Diri
Selasa, 25 Oktober 2011 11:50 WIB | Dibaca 442 kali
PANGKALPINANG - Pelaku pelanggaran UU Informasi dan Perdagangan Elektronik (ITE) yang dilaporkan Endah dan Remicha melalui kuasa hukumnya, David Wijaya SH, ke Polda Babel pada Juli 2011 lalu dinyalir melarikan diri. Hal ini diungkapkan penasihat hukum korban berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang dilayangkan tim penyidik Polda Babel kepada pelapor.  "Setelah kami sampaikan surat secara resmi ke tim penyidik Polda Babel untuk meminta hasil perkembangan penyidikan mengenai kasus ini, maka kemarin sudah kami terima SP2HP dari tim penyidik Polda Babel. Isi SP2HP tersebut intinya perbuatan terlapor melanggar UU ITE," ujar David kepada wartawan, Senin (24/10).   Namun lanjut david, kendalanya saat ini ialah terlapor yang sudah dinyatakan melanggar UU ITE tidak diketahui keberadaannya dan masih dicari tim penyidik Polda Babel. "Keberadaannya tidak diketahui dan disinyalir melarikan diri sehingga inilah yang menjadi kendala saat ini," tandasnya. (ydi)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Soto Betawi Pak`e Hadir di Jalan Sudirman
Soto Betawi Pak`e Hadir di Jalan Sudirman
PANGKALPINANG-Bagi anda pecinta kuliner soto dan oseng-oseng, Warung Soto Pak`e menyediakan menu utama soto Betawi bakar & oseng-oseng, sop daging, sop buntut, sop iga. Hadir di jalan Jendral Sudirman Utama Nomor 85 (seberang Kingkong Kopitiam) Pangkalpinang,
Bayern Munich vs Man City, Ulangi Kemenangan
Bayern Munich vs Man City, Ulangi Kemenangan
MUNICH-Laga seru akan tersaji dalam pertempuran perdana fase Grup E Liga Champions dini hari nanti (18/9) saat Manchester City mengunjungi markas Bayern Munich di Allianz Arena.
Mahasiswa UBB Temukan Harta Karun Suku Lom
TIGA puluh mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) berhasil mengungkap "harta karun" Suku Lom di Dusun Aik Abik dan Pejem Kecamatan Riau Silip, Bangka. Harta karun tak ternilai harganya itu telah didata dan dipetakan setelah selama tiga bulan hidup bersama Suku Lom.
Mitra Radar