Berita
Harga Lada Putih Naik Tipis
Rabu, 13 Juli 2011 11:13 WIB | Dibaca 516 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Harga lada putih di tingkat pedagang pengumpul di Pangkalpinang, naik tipis karena pasokan kurang dan permintaan pasar meningkat.
"Harga lada putih naik menjadi Rp 66.500/kg dari sebelumnya Rp 66 ribu/kg," jelas Edi Supratman, salah seorang pedagang pengumpul di Pangkalpinang, Selasa (12/7) kemarin.
Dia mengatakan, naiknya harga lada putih karena pasokan dari petani terbatas seiring berkurangnya hasil panen lada tahun ini karena pengaruh cuaca yang tidak menentu.
"Cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrim mengakibatkan banyak pohon lada tumbang dan mati karena angin kencang. Buah lada mengalami penurunan produksi karena bunga lada tersebut banyak berguguran karena cuaca tidak menentu, seperti panas terik tiba-tiba saja hujan turun yang mempengaruhi pertumbuhan dan buah lada," kata Edi.
Dalam sepekan terakhir, menurut dia, pasokan lada putih hanya 50 hingga 80 kilogram saja dari biasanya yang mencapai 200 kg/hari.
"Saat ini, sebagian besar petani lada yang tersebar di Balun Ijuk, Sungailiat, Tempilang, Tua Tunu dan daerah lainnya masih melakukan panen lada. Diperkirakan puncak panen lada pada akhir Juli hingga Agustus 2011. Hasil panen lada tahun ini kurang optimal karena tanaman lada banyak yang diserang hama penyakit kuning dan berkurangnya lahan perkebunan lada seiring maraknya perkebunan sawit dan tambang bijih timah sehingga produksi lada menurun drastis," urainya.
Edi melanjutkan, kenaikan harga lada putih dipengaruhi oleh permintaan pasar dan eksportir.
"Biasanya harga lada putih menjelang puasa Ramadhan turun karena petani lada ramai menjual hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan membeli beras, minyak goreng dan kebutuhan sembako lainnya yang harga mulai merangkak naik," lanjutnya.
Sementara, Ellan, pedagang pengumpul lainnya mengatakan, naiknya harga lada putih diharapkan meningkatkan pasokan lada dari petani. Dengan demikian, pasokan petani dapat memenuhi permintaan pasar dan eksportir yang terus meningkat.
"Dengan naiknya harga lada putih, diharapkan masyarakat akan tertarik untuk menjual ladanya karena harga saat ini cukup tinggi jika dibandingkan harga pada awal Juni 2011 yang hanya Rp 57 hingga Rp 58 ribu per kilogram," ujarnya. (ant)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar