Berita
Harga Lada Putih Naik Tipis
Rabu, 13 Juli 2011 11:13 WIB | Dibaca 836 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Harga lada putih di tingkat pedagang pengumpul di Pangkalpinang, naik tipis karena pasokan kurang dan permintaan pasar meningkat.
"Harga lada putih naik menjadi Rp 66.500/kg dari sebelumnya Rp 66 ribu/kg," jelas Edi Supratman, salah seorang pedagang pengumpul di Pangkalpinang, Selasa (12/7) kemarin.
Dia mengatakan, naiknya harga lada putih karena pasokan dari petani terbatas seiring berkurangnya hasil panen lada tahun ini karena pengaruh cuaca yang tidak menentu.
"Cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrim mengakibatkan banyak pohon lada tumbang dan mati karena angin kencang. Buah lada mengalami penurunan produksi karena bunga lada tersebut banyak berguguran karena cuaca tidak menentu, seperti panas terik tiba-tiba saja hujan turun yang mempengaruhi pertumbuhan dan buah lada," kata Edi.
Dalam sepekan terakhir, menurut dia, pasokan lada putih hanya 50 hingga 80 kilogram saja dari biasanya yang mencapai 200 kg/hari.
"Saat ini, sebagian besar petani lada yang tersebar di Balun Ijuk, Sungailiat, Tempilang, Tua Tunu dan daerah lainnya masih melakukan panen lada. Diperkirakan puncak panen lada pada akhir Juli hingga Agustus 2011. Hasil panen lada tahun ini kurang optimal karena tanaman lada banyak yang diserang hama penyakit kuning dan berkurangnya lahan perkebunan lada seiring maraknya perkebunan sawit dan tambang bijih timah sehingga produksi lada menurun drastis," urainya.
Edi melanjutkan, kenaikan harga lada putih dipengaruhi oleh permintaan pasar dan eksportir.
"Biasanya harga lada putih menjelang puasa Ramadhan turun karena petani lada ramai menjual hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan membeli beras, minyak goreng dan kebutuhan sembako lainnya yang harga mulai merangkak naik," lanjutnya.
Sementara, Ellan, pedagang pengumpul lainnya mengatakan, naiknya harga lada putih diharapkan meningkatkan pasokan lada dari petani. Dengan demikian, pasokan petani dapat memenuhi permintaan pasar dan eksportir yang terus meningkat.
"Dengan naiknya harga lada putih, diharapkan masyarakat akan tertarik untuk menjual ladanya karena harga saat ini cukup tinggi jika dibandingkan harga pada awal Juni 2011 yang hanya Rp 57 hingga Rp 58 ribu per kilogram," ujarnya. (ant)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
KOP DPRD BATENG, 7 Raperda Bateng Disetujui Menjadi Perda
KOP DPRD BATENG, 7 Raperda Bateng Disetujui Menjadi Perda
KOBA - Dalam gelaran sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD Bangka Tengah (Bateng) Selasa (31/3) pagi kemarin, akhirnya kelima fraksi DPRD Bateng menyetujui ketujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bateng.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Lima Tahun Lagi, 252 Ribu Guru Pensiun
Lima Tahun Lagi, 252 Ribu Guru Pensiun
JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merekrut ratusan ribu tenaga guru baru dalam lima tahun ini. Pasalnya, sebanyak 252.843 guru akan masuk batas usia pensiun (BUP) dalam kurun waktu 2015-2019.
Mitra Radar