Berita
Harga Lada Putih Naik Tipis
Rabu, 13 Juli 2011 11:13 WIB | Dibaca 908 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Harga lada putih di tingkat pedagang pengumpul di Pangkalpinang, naik tipis karena pasokan kurang dan permintaan pasar meningkat.
"Harga lada putih naik menjadi Rp 66.500/kg dari sebelumnya Rp 66 ribu/kg," jelas Edi Supratman, salah seorang pedagang pengumpul di Pangkalpinang, Selasa (12/7) kemarin.
Dia mengatakan, naiknya harga lada putih karena pasokan dari petani terbatas seiring berkurangnya hasil panen lada tahun ini karena pengaruh cuaca yang tidak menentu.
"Cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrim mengakibatkan banyak pohon lada tumbang dan mati karena angin kencang. Buah lada mengalami penurunan produksi karena bunga lada tersebut banyak berguguran karena cuaca tidak menentu, seperti panas terik tiba-tiba saja hujan turun yang mempengaruhi pertumbuhan dan buah lada," kata Edi.
Dalam sepekan terakhir, menurut dia, pasokan lada putih hanya 50 hingga 80 kilogram saja dari biasanya yang mencapai 200 kg/hari.
"Saat ini, sebagian besar petani lada yang tersebar di Balun Ijuk, Sungailiat, Tempilang, Tua Tunu dan daerah lainnya masih melakukan panen lada. Diperkirakan puncak panen lada pada akhir Juli hingga Agustus 2011. Hasil panen lada tahun ini kurang optimal karena tanaman lada banyak yang diserang hama penyakit kuning dan berkurangnya lahan perkebunan lada seiring maraknya perkebunan sawit dan tambang bijih timah sehingga produksi lada menurun drastis," urainya.
Edi melanjutkan, kenaikan harga lada putih dipengaruhi oleh permintaan pasar dan eksportir.
"Biasanya harga lada putih menjelang puasa Ramadhan turun karena petani lada ramai menjual hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan membeli beras, minyak goreng dan kebutuhan sembako lainnya yang harga mulai merangkak naik," lanjutnya.
Sementara, Ellan, pedagang pengumpul lainnya mengatakan, naiknya harga lada putih diharapkan meningkatkan pasokan lada dari petani. Dengan demikian, pasokan petani dapat memenuhi permintaan pasar dan eksportir yang terus meningkat.
"Dengan naiknya harga lada putih, diharapkan masyarakat akan tertarik untuk menjual ladanya karena harga saat ini cukup tinggi jika dibandingkan harga pada awal Juni 2011 yang hanya Rp 57 hingga Rp 58 ribu per kilogram," ujarnya. (ant)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
IHK Tanjungpanjang Inflasi, Pangkalpinang Deflasi
IHK Tanjungpanjang Inflasi, Pangkalpinang Deflasi
PANGKALPINANG - Indeks harga konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga apakah terjadi inflasi atau deflasi di tingkat konsumen,
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
BARCELONA - Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyampaikan visinya untuk tim yang dipimpinnya. Bartomeu bertekad membawa Barca tampil dominan dalam beberapa tahun ke depan.
Siswa Harus Kuasai Tiga Bahasa
Siswa Harus Kuasai Tiga Bahasa
JAKARTA - Menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN di akhir tahun ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta para siswa meningkatkan kompetensinya.
Mitra Radar