Berita
Harga Hewan Kurban Naik, Omset Penjualan Turun
Kamis, 25 Oktober 2012 13:57 WIB | Dibaca 369 kali
MANGGAR - Jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban yang jatuh tanggal 26 Oktober,  sejumlah warga mulai membeli sapi dan kambing untuk kurban. Namun dibandingkan tahun lalu harga kambing kurban mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga satu Ekor kambing kurban tahun lalu hanya dikisaran Rp2 juta, namun tahun ini mencapai Rp2,5 juta. Untuk jenis  kambing super tahun ini, harga yang ditawarkan pedagang dikisaran 3 hingga 5 juta.

Pantauan di sejumlah tempat penjualan hewan kurban di Manggar, rata–rata penjual kambing mengatakan harga perekor kambing yang mereka datangkan mengalami kenaikan lebih dari 10 persen. Sehingga pedagang harus menaikkan harga jual di pasaran. “Harga kambing yang dijual disini (Manggar) memang naik hal tersebut dikarenakan ada kenaikan harga beli kami di tempat asal (Madura),” terang seorang pedagang kambing di Manggar (24/10).

Namun mereka (Penjual Kambing) mengaku hewan kurban yang mereka jual memang laik jual dan sesuai untuk kebutuhan Kurban. Di sisi lain, pedagang kambing mengakui kenaikan harga tidak diimbangi kenaikan omset penjualan. Menurut pedagang justru omset penjualan mereka turun. Hal ini dipicu kondisi tambang timah  yang belum menentu. “Meski harga naik, justru omset penjualan kami menurun akibat kondisi tambang timah yang juga belum menentu,” ujar salah satu pedagang di sekitar jalan Sudirman, Manggar. (cr47)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Samsung Pangkas Harga Ponsel
Samsung Pangkas Harga Ponsel
Lembaga riset IDC mencatat pangsa pasar Samsung pada kuartal kedua 2014 telah mengalami penurunan hingga 7 persen dari kuartal kedua 2013. Tercatat pangsa pasar Samsung mencapai 24,9 persen pada kuartal dua 2014, dari perolehan 32,2 persen pada kuartal dua 2013.
Juara Piala AFF Harga Mati
Juara Piala AFF Harga Mati
OPTIMISME mulai ditebarkan Alfred Riedl. Kepada media Vietnam, pelatih Indonesia asal Austria tersebut menegaskan kalau sekaranglah waktunya Garuda-julukan tim nasional (timnas) Indonesia, meraih gelar Piala AFF setelah hanya menjadi runner-up di empat kesempatan lolos ke final.
Kemenristek Dikti Bakal Hapus Kopertis
Kemenristek Dikti Bakal Hapus Kopertis
JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bakal menghapus keberadaan koordinasi perguruan tinggi swasta (kopertis). Saat ini terdapat 12 wilayah kopertis yang bertugas memberi pelayanan kepada kampus swasta seluruh wilayah Indonesia.
Mitra Radar