Berita
Harga Hewan Kurban Naik, Omset Penjualan Turun
Kamis, 25 Oktober 2012 13:57 WIB | Dibaca 503 kali
MANGGAR - Jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban yang jatuh tanggal 26 Oktober,  sejumlah warga mulai membeli sapi dan kambing untuk kurban. Namun dibandingkan tahun lalu harga kambing kurban mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga satu Ekor kambing kurban tahun lalu hanya dikisaran Rp2 juta, namun tahun ini mencapai Rp2,5 juta. Untuk jenis  kambing super tahun ini, harga yang ditawarkan pedagang dikisaran 3 hingga 5 juta.

Pantauan di sejumlah tempat penjualan hewan kurban di Manggar, rata–rata penjual kambing mengatakan harga perekor kambing yang mereka datangkan mengalami kenaikan lebih dari 10 persen. Sehingga pedagang harus menaikkan harga jual di pasaran. “Harga kambing yang dijual disini (Manggar) memang naik hal tersebut dikarenakan ada kenaikan harga beli kami di tempat asal (Madura),” terang seorang pedagang kambing di Manggar (24/10).

Namun mereka (Penjual Kambing) mengaku hewan kurban yang mereka jual memang laik jual dan sesuai untuk kebutuhan Kurban. Di sisi lain, pedagang kambing mengakui kenaikan harga tidak diimbangi kenaikan omset penjualan. Menurut pedagang justru omset penjualan mereka turun. Hal ini dipicu kondisi tambang timah  yang belum menentu. “Meski harga naik, justru omset penjualan kami menurun akibat kondisi tambang timah yang juga belum menentu,” ujar salah satu pedagang di sekitar jalan Sudirman, Manggar. (cr47)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
BI Siapkan Uang Tunai Rp 125,2 Triliun
BI Siapkan Uang Tunai Rp 125,2 Triliun
JAKARTA Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan kebutuhan uang tunai rupiah untuk Lebaran tahun ini. Otoritas moneter itu memproyeksikan kebutuhan uang tunai antara Rp 125,2 triliun.
Tangan Tuhan Ingin jadi Presiden FIFA
Tangan Tuhan Ingin jadi Presiden FIFA
LEGENDA sepak bola dunia dari Argentina Diego Maradona telah menyatakan minatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden FIFA.
ISBA Palembang Bentuk Tim Ahli Untuk Babel
BELUM stabilnya perekonomian masyarakat Bangka Belitung (Babel) hingga saat ini ternyata menjadi perhatian ISBA Palembang. Organisasi Pelajar dan Mahasiswa asal Bangka yang terletak di Bumi Sriwijaya terus memantau perkembangan Babel dari tanah rantau
Mitra Radar