Harapan Edy Sofyan Kuasai Lahan Pupus


Harapan Edy Sofyan Kuasai Lahan Pupus

TANJUNGPANDAN-Pupus sudah harapan Edy Sofyan untuk menguasai lahan di Kawasan Tanjung Kelayang. Pasalnya gugatannya di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Selasa (10/1) ditolak Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Hj Adriah didampingi Hakim Anggota Saeful Imam dan Andi Bayu
.
    Sebelumnya, terjadi sengketa antara pihak PT Belitung Inti Permai dan PT Banyu Herang (Edy Sofyan). awalnya pada tahun 1990 Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung dan PT Banyu Herang, melakukan pembebasan lahan seluas 19 hektar di Kawasan Tanjung Kelayang, Sijuk.

    Tujuannya, tanah itu akan dibangun hotel untuk memajukan sektor pariwisata Belitung. Setelah dibebaskan, Pemda memiliki lahan seluas 4,1 hektar, berdasarkan sertifikat hak paten. Hingga akhirnya, keseluruhan tanah itu digabung dan diserahkan ke Edy Sofyan untuk dikelola dan dibangun menjadi objek wisata yang diharapkan.

    Singkat cerita, Edy Sofyan menggandeng PT Aero Wisata untuk memodali pembangunan kawasan itu. Setelah itu, keduanya mendirikan perusahan PT Belitung Inti Permai, dengan bagi hasil Edy Sofyan 55 persen dan PT Aero Wisata 45 persen, untuk membangun hotel.

    Namun, pada krisis moneter tahun 2000 pembangunan ini dihentikan lantaran kesulitan dana dan terlilit hutang. Setelah itu, hutang tersebut dibayar oleh PT BIP dengan kompensasi, seluruh aset diambil oleh perusahaan tersebut.

    Yang dijadikan tuntutan Edy Sofyan, yakni tanah Pemda dan tanahnya merupakan hasil pembebasan lahan yang telah ia bayar ke Pemda Belitung.

Menurut pemahaman Edy, hilangnya saham tidak serta merta menghilangkan aset. Apalagi aset-aset itu dijadikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) oleh PT BIP.

    Hingga ahkirnya, Edy Sofyan melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Tanjungpandan pertengahan tahun 2016 lalu. Sidang ini memakan waktu sekitar kurang lebih enam bulan. Sejumlah saksi-saksi dan ahli didatangkan dalam persidangan ini.

    Di hadapan kedua penasehat hukum masing-masing, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan menolak gugatan dari pihak Edy Sofyan. Dasar-dasar penolakan itu, Edy Sofyan tidak dapat menunjukan bukti guguatan yang cukup kuat.

Kata Andi Bayu, selain tidak dapat menunjukan bukti yang kuat, dasar-dasar lain Pengadilan Negeri Tanjungpandan menolak gugatan Edy Sofyan, yakni berdasarkan fakta persidangan seperti pemeriksaan saksi dan barang bukti.

    "Setelah majelis hakim menimbang mempelajari, mendengarkan keterangan saksi dan barang bukti saat persidangan, kita putuskan menolak gugatan Edy Sofyan," ujar Andi Bayu kepada Belitong Ekspres, usai persidangan.

    "Selain menolak gugatan tersebut, hakim juga menjatuhkan hukum kepada pihak penggugat dengan membayar biaya perkara yang sudah ditentukan," imbuhnya.

    Menanggapi, putusan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Penasehat Hukum Edy Sofyan, Freddy Simanungkalit SH menyatakan banding. Sebab, menurut Freddy dia tak puas dengan putusan hakim yang menolak gugatannya.

    "Kita akan banding. Dalam waktu dekat kita ajukan surat itu ke Pengadilan Tinggi (PT)," kata Freddy, kepada Belitong Ekspres.

Sementara itu, Pengacara PT BIP Aldila Warganda SH mengaku puas dengan putusan majelis hakim. Meski begitu, pihaknya belum bisa bernafas lega, sebab pengacara Edy Sofyan akan melakukan banding.

"Kami sudah pengetahui kalau pihak penggugat akan banding. Ke depan, kita hanya memantau," katanya. (kin)





Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Destinasi Belitung Kian Melambung
Destinasi Belitung Kian Melambung
Rabu, 17 Mei 2017 15:54 WIB
BELITUNG - Masyarakat di sekitar Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin sadar wisata. Mereka pun makin
Aksi Penyalaan Lilin Tetap Digelar, Tanah Kelahiran Ahok Damai
Aksi Penyalaan Lilin Tetap Digelar, Tanah Kelahiran Ahok Damai
Selasa, 16 Mei 2017 19:01 WIB
GANTUNG - Ratusan orang berkumpul di halaman kediaman keluarga besar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Senin (15/5) sore hingga malam.
Motor Dinas Dilelang Rp 200 Ribu, Mobil Seharga Rp 1,2 Juta
Motor Dinas Dilelang Rp 200 Ribu, Mobil Seharga Rp 1,2 Juta
Selasa, 09 Mei 2017 00:28 WIB
MANGGAR - Sebanyak 47 unit kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan dilelang Rabu, (17/5) besok. Namun, sejak Senin
Ada Lepat 3,65 Meter di Desa Limbongan
Ada Lepat 3,65 Meter di Desa Limbongan
Senin, 08 Mei 2017 04:57 WIB
GANTUNG - Lepat Gede sepanjang 3,65 meter dan lingkaran 1,25 meter disiapkan masyarakat Desa Limbongan dalam acara Maras Taun tingkat