Babar Sediakan Rp3,6 M untuk PNPM Perdesaan


Babar Sediakan Rp3,6 M untuk PNPM Perdesaan

    MUNTOK - Anggaran dana pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Kabupaten Bangka Barat, pada 2011 sebesar Rp3,6 miliar, untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.
    "Empat kecamatan menjadi sasaran PNPM Mandiri Perdesaan yaitu Kecamatan Jebus, Tempilang, Kelapa dan Kecamatan Simpang Tritip yang masing-masing kecamatan mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp910 juta," kata Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Bangka Barat, Sidarta Gautama, Rabu (11/5).
    Ia menjelaskan, anggaran dana PNPM Mandiri Pedesaan tahun ini menurun dibanding pada 2010 yang mencapai Rp5,5 miliar karena dinilai masyarakat desa sudah hidup sejahtera dan lebih mapan dibanding daerah lainnya.
    Pada 2012, kata dia, diupayakan lima kecamatan menjadi sasaran PNPM Mandiri Pedesaan yaitu Parittiga, Simpang Teritip, Jebus, Kelapa dan Tempilang mengingat masih ditemukan masyarakat pra-sejahtera di beberapa dusun terisolasi.
   "Kami mengharapkan anggaran dana PNPM Mandiri Pedesaan pada 2012 meningkat, setidaknya mencapai Rp5 miliar lebih, mengingat Bangka Barat termasuk daerah terbaik dalam menjalankan program tersebut," ujarnya.
    Ia menjelaskan, dana PNPM Mandiri Perdesaan dikucurkan langsung kepada masyarakat pedesaan dan pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, sementara pemerintah hanya bersifat koordinasi, evaluasi dan pembinaan agar penggunaan dana sesuai petunjuk teknis.
    "Dana tersebut bersipat bantuan langsung mandiri (BLM) dan bergulir yang diperuntukan bagi bantuan modal usaha kecil menengah dan bantuan lainnya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
    Ia menyatakan, ditunjuk satu orang tenaga pendamping dari warga setempat yang memiliki kemampuan secara teknis tentang pelaksanaan program ini, agar lebih terarah dan untuk menghindari penyimpangan anggaran.
    "Selama ini PNPM Mandiri Perdesaan yang sudah berjalan sejak 2007, berjalan dengan baik atau tidak ditemukan masalah seperti penyimpangan anggaran dan persoalan lainnya," ujarnya.
    Menurut dia, PNPM Mandiri Perdesaan dapat meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.
    "Program ini juga mendorong masyarakat berpartisipasi membangun daerah dengan penuh tanggung jawab," ujarnya. (ant)


Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
 Positif Covid-19, Pasien Rujukan dari Babar Meninggal Dunia di RSUD Depati Bahrin
Positif Covid-19, Pasien Rujukan dari Babar Meninggal Dunia di RSUD Depati Bahrin
Jum'at, 18 September 2020 19:48 WIB
MUNTOK – Warga Kabupaten Bangka Barat yang dirujuk ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungaliat, Kabupaten
Bupati Markus Gelar Rapat Bina Pamong Bahas Investasi Pabrik Minyak Goreng
Bupati Markus Gelar Rapat Bina Pamong Bahas Investasi Pabrik Minyak Goreng
Kamis, 17 September 2020 20:52 WIB
MUNTOK – Setelah mendengarkan laporan, menyerap aspirasi dan menjawab berbagai keluhan masyarakat Kabupaten Bangka Barat khususnya warga Kecamatan Parittiga,
  “Biarkan Cinta Bicara” Promosikan Wisata Bangka Barat
“Biarkan Cinta Bicara” Promosikan Wisata Bangka Barat
Kamis, 17 September 2020 00:14 WIB
MUNTOK – Produser muda asal Jakarta, Pandi mempromosi destinasi wisata dan kebudayaan Kabupaten Bangka Barat lewat film "Biarkan Cinta Bicara".
Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Tukang Koperasi 
Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Tukang Koperasi 
Selasa, 15 September 2020 15:12 WIB
MUNTOK - Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh melalui Kanit Reskrim IPDA Diki Zulkarnain mengatakan, pihaknya tengah mencari pelaku pembacokan tukang harian koperasi di Dusun