PT Cinta Alam Lestari Hanya Tak Lengkapi Dokumen RKAB


PT Cinta Alam Lestari Hanya Tak Lengkapi Dokumen RKAB

AKBP Irwan Nasution : Sifat Pelanggarannya Hanya Sanksi Administratif

PANGKALPINANG - Kasubdit Gakkum Polair Polda Babel AKBP Irwan Nasution memaklumi adanya pemberitaan miring yang menerpa pihaknya terkait pelepasan 5 unit truk berisi 35 ton pasir jenis zirkon pada salah satu kapal di Pelabuhan Pangkalbalam pada Jum'at (7/9) pekan kemarin karena minimnya informasi yang sebelumnya diberikan. 

Menurut AKBP Irwan Nasution, tidak ditahannya pasir zirkon tadi dikarenakan pihak PT Cinta Alam Lestari selaku pemilik telah memberikan dokumen lengkap perizinan jenis IUP OP atau IUPK serta dinyatakan sah oleh saksi ahli Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Babel.

"Kegiatan zirkon oleh perusahaan ini sifat pelanggarannya hanya sanksi administratif. Mereka tidak dilengkapi dokumen Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) Minerba, itu saja, itu bukan ranah Polri kalau mau penahanan, kami hanya ranah pidana. Kami sudah cek kelengkapan dokumen, saksi ahli sudah menyatakan sah, masa orang tidak maling kamu bilang maling. Silahkan kawan-kawan ke Kadis Distamben mengenai sanksi," ujar AKBP Irwan Nasution, diruang kerjanya kepada sejumlah awak media, Senin (10/9) siang. 

Selain itu, dibeberkannya kegiatan pengangkutan zirkon yang berasal dari Belitung ke Bangka dinyatakan sah oleh saksi ahli dan diperbolehkan karena pengoperasiannya masih dalam satu wilayah provinsi. Yang tidak boleh itu ialah apabila kegiatannya keluar provinsi karena masih menunggu Perda dari pemerintah daerah, dan hal tersebut dinyatakan olehbsaksi ahli, bukan Polair Polda Babel. 

"Saksi ahli menyampaikan pengangkutan dan pengiriman tidak bisa di pidanakan, merujuk UUD Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba, perusahaan memang dilengkapi IUP OP dan IUPK. Boleh berbicara, cuma harus ada dasar hukum, jangan asal tangkap. Bagaimana langkah yang akan kita ambil, saya juga punya hak jawab, kami merasa di pojokkan. Poin satu setelah dapat informasi pengiriman zirkon Belitung ke Bangka, langsung kami jajaki, tunggu, setelah dibongkar, kami amankan, dilakuman pemeriksaan, panggil pengurus dan mereka menunjuk izin semua," tuturnya. 

"Perusahaan ini izinnya melakukan pengolahan dan pemurnian, perizinan mereka berlangsung selama 20 tahun, izin IUP lengkap, kami cek MoU juga ada dengan PT Noya dan sah. Sebelumnya kami masih sanksi dokumen ini, makanya kami cek berkoordinasi dengan saksi ahli, pihak Distamben, keterangan pak Feri sebagai saksi ahli PT Noya dokumen izin IUP dinyatakan sah berlaku sampai 2023. Sedangkan PT Cinta Alam Lestari sampai 2033, MoU sah dan bentuk kerjasama ini pengolahan dan pemurnian zirkon," sambung dia. 

Irwan Nasution kembali menegaskan, pelepasan 5 unit truck bermuatan pasir zirkon tadi pada Jum'at (7/9) malam pasca diyakini dokumen perizinan lengkap sehingga tidak bisa menahan lebih lama. Memang, awalnya saat pemeriksaan mereka belum memberikan dokumen lengkap lantaran sopir hanya memiliki surat jalan dan Delivery Order (DO) yang digunakan dalam rangka penyerahan barang kepada pelanggan (pengiriman). Tak lama berselang, barulah pihak pengurus datang untuk menunjukkan dokumen perizinan dengan lengkap. 

"Saat kami mintai keterangan, bos PT Cinta Alam Lestari dapat informasi namanya Marshel, namun tidak ada disini dan saya tidak tahu. Yang bersangkutan saya tanya bos perusahaan itu masih di Bangkok (Thailand). Mereka sempat mempertanyakan kenapa masih ditahan padahal sudah lengkap dokumen IUP dari kementerian, bukan ditahan kata saya ini hanya diamankan untuk diperiksa, rupanya memang kegiatan zirkon ini memang PT Noya tidak memiliki izin, yang punya izin PT Cinta Alam Lestari, munculah kerjasama MoU, dan disahkan saksi ahli," sebutnya. 

Maka dari itu, Irwan mengungkapkan sangat mendukung kebijakan Pemprov Babel dan DPRD Babel untuk menahan pengiriman zirkon yang dibawa keluar dari daerah ini. Apabila kedepannya terdapat kasus seperti itu, Polair Polda Babel tak segan dan siap untuk melakukan penahanan. 

"Kita harus satu suara, pemerintah provinsi, dewan kedepannya. Apabila polisi tidak bisa memproses, maka tidak bisa," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, jajaran Subdit Gakkum Polair Polda Babel melepas begitu saja 5 unit truk berisi 35 ton pasir jenis zirkon dari salah satu kapal di Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang Jumat (7/9) malam.  

Padahal pengiriman zirkon dari PT Cinta Alam Lestari itu diduga tidak memiliki IUP OP atau IUPK. Perlu diketahui, zirkon adalah salah satu jenis mineral tambang mirip pasir. Biasanya, zirkon digunakan untuk bahan baku pembuatan keramik, perhiasan, dan komponen elektronik.

Menindaklanjuti hal tersebut, Satpol PP  Babel menyegel gudang PT Cinta Alam Lestari yang bergerak dibidang pengelolaan zirkon yang beralamat di Pagarawan Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka,  Minggu (9/9) malam.

Penyegelan itu langsung dipimpin Kasat Pol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yamowa Harfeza didampingi Kasi Pengelolaan Produksi Dinas ESDM  Feri Ardianto seizin Kadis ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Penyegelan gudang PT Cinta Alam Lestari ini tanpa dihadiri pemilik perusahaan serta menindaklanjuti perintah dari Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan setelah mendapati informasi pemberitaan adanya pelepesan truck bermuatan pasir zirkon. 

"Penyegelan dilakukan karena perusahaan  ini mengirim 35 ton zirkon ilegal tanpa memiliki izin IUP OP atau IUPK," ucapnya, Minggu (9/9) malam.(don)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Akbar-Winny Akhirnya Menyerah Di Babak Pertama
Akbar-Winny Akhirnya Menyerah Di Babak Pertama
Rabu, 19 September 2018 16:47 WIB
PANGKALPINANG - Pasangan ganda campuran unggulan pertama, Akbar Bintang Cahyono dan Winny Oktavina Kandow terpaksa harus mengakhiri perjalanannya di Bangka
Yanto Lie Ajak Masyarakat Babel Jangan Terprovokasi
Yanto Lie Ajak Masyarakat Babel Jangan Terprovokasi
Senin, 17 September 2018 14:55 WIB
PANGKALPINANG-Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yanto Lie mengajak masyarakat Babel untuk tidak mudah terprovokasi dan
HUT Kota Pangkalpinang Ke-261, Dandim 0413 : Semoga Lebih Maju
HUT Kota Pangkalpinang Ke-261, Dandim 0413 : Semoga Lebih Maju
Senin, 17 September 2018 13:55 WIB
PANGKALPINANG- Momentum hari jadi kota Pangkalpinang ke-261, banyak tersirat harapan dari setiap warga dan pemangku jabatan penting yang ada di
Polres Pangkalpinang Gelar Pelatihan Pengamanan Pemilu 2019
Polres Pangkalpinang Gelar Pelatihan Pengamanan Pemilu 2019
Senin, 17 September 2018 13:53 WIB
PANGKALPINANG - Kepolisian Resor Pangkalpinang menggelar kegiatan Pelatihan Pra Operasi Mantap Brata 2019 dalam rangka pengamanan Pemilihan Presiden dan Pemilihan