​Sektor Pertanian Program Prioritas Desa Rias


​Sektor Pertanian Program Prioritas Desa Rias

DESA Rias berjarak ± 10 Km dari Ibukota Kabupaten Bangka Selatan dengan potensi unggulan terbesar dari persawahan dengan luas 1.850 hektar dari luas total Desa Rias yaitu 5.000 hektar. 

    Desa Rias dengan masyarakat yang majemuk berasal dari berbagai suku seperti Jawa, Sunda, Bugis dan asli Melayu menjadikan Desa Rias hidup berdampingan dengan berbagai suku dan budaya. Desa Rias saat ini, memiliki delapan dusun dan 40 Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah penduduk 8538 hampir 60 persen penduduknya petani.

    Pemerintah Desa (Pemdes) Rias melalui Kepala Desa A Gani Saprin SIP mengatakan, bahwa desanya akan menerapkan sektor pertanian sebagai program prioritas. Program ini diharapkan juga dapat disinergikan oleh pemerintah kabupaten yang ada di Propinsi Bangka Belitung. Dengan adanya panen raya padi dua kali dalam setahun, diharapkan dapat memotivasi bagi para petani untuk dapat meningkatkan produktivitas pertanian yang bermuara peningkatan pendapatan dan kesejahteraan kaum petani berserta keluarga.

    Karena Desa Rias merupakan basis pertanian sehingga Desa Rias kemudian membuat motto desa Rias dengan singkatan PADI yaitu Prima, Aman, Damai, dan Indah. Diharapkan dengan motto tersebut Desa Rias menjadi Desa dengan Prima, aman dan damai serta Indah untuk dikunjungi

    "Alhamdulillah, masyarakat di desa telah mampu mencukupi kebutuhan sehari-harinya dengan bertani serta memanfaatkannya dengan berpalawija. Selain itu, kita juga pemasok sayur mayur serta tahu tempe terbesar di Kecamatan Toboali," ungkapnya.

    Kades juga menyebutkan, bahwa Pemdes Rias berencana mengajukan pemekaran Desa untuk pemerataan pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan menilik pada proses pemerataan pembangunan.

    "Ini wajib untuk pemekaran, kalau untuk kemajuan bagaimana tidak dimekarkan. Insya Allah akan kita usulkan menjadi tiga desa, kalau undang-undanganya sudah mencukupi hanya saja tinggal masalah penyebaranya nanti bagaimana agar merata," tukasnya. 

    Kades A Gani Saprin juga menegaskan, jika hal itu juga sesuai dengan visi misi Desa yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat melaui pemanfaatan potensi Desa yang berwawasan lingkungan dan menguatkan jiwa gotong royong, keswadayaan, solidaritas dan persaudaraan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang dihadapi. (adv/bim)







Berikan Komentar

Radar Ceremony Lainnya
HUT Basel ke-16 di Rapat Paripurna Ditandai Potong Tumpeng
HUT Basel ke-16 di Rapat Paripurna Ditandai Potong Tumpeng
Selasa, 12 Februari 2019 11:50 WIB
TOBOALI – Bertempat di ruang rapat Junjung Besaoh DPRD Basel Kabupaten Basel Jl. Komplek Perkantoran Pemkab Basel, DPRD Kabupaten Basel
Rudianto Tjen Pastikan Pasien Operasi Katarak Gratis Dilayani dengan Baik
Rudianto Tjen Pastikan Pasien Operasi Katarak Gratis Dilayani dengan Baik
Selasa, 12 Februari 2019 11:29 WIB
PANGKALPINANG - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen, mendampingi langsung pasien saat dilakukan operasi
Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Kongzili di Desa Trubus Meriah, Warga Doakan Bupati Selalu Sehat
Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Kongzili di Desa Trubus Meriah, Warga Doakan Bupati Selalu Sehat
Selasa, 12 Februari 2019 11:23 WIB
LUBUKBESAR - Bupati Bangka Tengah, Dr Ir H Ibnu Saleh MM hadiri perayaan Imlek bersama warga Trubus di Kelenteng Kwan
Dinkes Bangka Barat Dekatkan Pelayanan Spesialistik dI Desa Lokus Stunting
Dinkes Bangka Barat Dekatkan Pelayanan Spesialistik dI Desa Lokus Stunting
Selasa, 18 Desember 2018 22:59 WIB
MUNTOK - Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) mengadakan pelayanan pencegahan dan penaggulangan stunting (gizi buruk) di 15 desa