65 Hotel dan Restoran di Babel Kembali Beroperasi


65 Hotel dan Restoran di Babel Kembali Beroperasi

PANGKALPINANG - Sebanyak 65 hotel dan restoran di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali beroperasi dengan menerapkan tatanan kehidupan baru "new normal" untuk mencegah penyebaran COVID-19 di negeri serumpun sebalai itu.

"Kami meminta para pelaku perhotelan dan industri khususnya anggota PHRI untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi new normal ini," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepulauan Babel, Bambang Patidjaya di Pangkalpinang, Rabu (10/6).

Ia mengatakan pandemi COVID-19 di Provinsi Kepulauan Babel telah berdampak terhadap 45 hotel dan 20 restoran menutup usahanya, karena ada pengetatan kunjungan wisatawan dan penutupan objek wisata untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya itu.

Selain itu, dampak dari tutupnya hotel dan restoran tersebut 2.850 karyawan dirumahkan perusahaan agar pelaku usaha dapat mempertahankan usahanya di tengah pendemi COVID-19.

"Memasuki new normal ini, pelaku usaha hotel dan restoran harus menerapkan standar operasional baru yang menekankan pada aspek keamanan dan kesehatan tamu serta para karyawan hotel tersebut," katanya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, Bangka Belitung merupakan salah satu dari empat provinsi yang diizinkan oleh pemerintah pusat untuk menerima wisatawan.

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang segera buka kembali kawasan Pantai Pasir Padi

"Kami meminta PHRI menerapkan protokol kesehatan secara ketat di restoran maupun hotel untuk mencegah penyebaran COVID-19 di negeri laskar pelangi ini," katanya.

Menurut dia Babel masih masuk zona hijau sehingga pemerintah provinsi memberlakukan kelonggaran bagi restoran dan hotel untuk beroperasi secara bertahap, dengan menerapkan SOP Protokol Kesehatan Pariwisata harus memuat tiga prinsip operasional yakni memodifikasi cara kerja, mengimplementasikan sistem kerja dengan meminimalisasi kontak fisik, serta memiliki standar sanitasi yang sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.

"Pariwisata Babel harus aman dari COVID-19 karena ini akan berdampak pada citra pariwisata daerah ini di dunia," katanya.(antara/rb)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Memanfaatkan Undangan Online di Masa Pendemi Jadi Solusi Terbaik
Memanfaatkan Undangan Online di Masa Pendemi Jadi Solusi Terbaik
Minggu, 22 November 2020 08:30 WIB
Pendemi saat ini merubah banyak hal dalam kehidupan manusia, salah satunya adalah cara menyebarkan undangan. Saat pendemi Covid-19 seperti ini
Kinerja Sembilan Bulan Tahun 2020 Indosat Ooredoo
Kinerja Sembilan Bulan Tahun 2020 Indosat Ooredoo
Selasa, 03 November 2020 21:20 WIB
Jakarta – Indosat Ooredoo (Perusahaan) hari ini Selasa (03/11/2020), mengumumkan laporan kinerja sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2020.
Perbankan dan Dunia Usaha Berbagi Optimisme Hadapi Dampak Pandemi Corona
Perbankan dan Dunia Usaha Berbagi Optimisme Hadapi Dampak Pandemi Corona
Senin, 22 Juni 2020 13:31 WIB
JAKARTA - Banyak pengusaha dari berbagai sektor industri kesulitan memenuhi kewajiban cicilan kredit lantaran bisnisnya sedang sepi terdampak pandemi corona.
Bos Grab Terpaksa PHK 360 Karyawan
Bos Grab Terpaksa PHK 360 Karyawan
Minggu, 21 Juni 2020 15:57 WIB
JAKARTA - CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan memutuskan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 360 karyawan perusahaannya.