Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai Adakan MoU Penguatan Pelaksanaan Join Program


Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai Adakan MoU Penguatan Pelaksanaan Join Program

PANGKALPINANG - Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung  Imam Arifin bersama Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Timur M Agus Rofiudin dan Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Aim Nursalin Saleh menandatangani nota koordinasi untuk melakukan penguatan sinergi pelaksanaan joint program antara kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Timur,  bertempat di Aula KPP Pratama Bangka, Kamis (14/02/2019)

Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung  Imam Arifin mengatakan, kegiatan pihaknya bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi seluruh Kanwil dalam melakukan pengawasan atas kepatuhan di bidang perpajakan dan kepabeanan.

"Ini dalam rangka mendukung  optimalisasi penerimaan Negara khususnya atas komoditi timah, batubara dan Cpo beserta produk turunan nya serta penyerahan barang kena pajak ke kawasan berikat/ kawasan bebas (FTZ), " kata dia.


Menurut Imam, kegiatan ekspor dan impor lainnya perlu dilakukan dengan cara joint-progran berupa ( join Intelligence, join Analysis, joint Audit,  joint collection, joint investigation, knowledge sharing dan secondment antara Kanwil.

"Joint program ini dilakukan untuk memastikan para pelaku ekonomi yang melaksanakan kegiatan ekspor dan impor memenuhi semua kewajibannya kepada Negara seperti Pembayaran Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Ekspor (PE), termasuk juga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan iuran-iuran lainnya, " ujarnya.


Ia menjelaskan, selama tahun 2018 dari Join Program antara Kanwil DJP Sumsel dan Kep Babel dengan Kanwil DJBC Sumbagtim yang telah dilakukan pihaknya terealisasi sebesar Rp.118.005.099.668 dari potensi sebesar Rp. 218.130.594.074.


"Untuk realisasi Joint Analisys atas kegiatan SP2DK, Pemeriksaan dan Pemblokiran akses Kepabeanan sebesar Rp.117.704.555.663, realisasi Joint Investigation sebesar Rp.298.716.476 dan realisasi Joint Collection sebesar Rp 1.827.559," jelasnya.

Sedangkan realisasi Joint Program antara Kanwil DJP Sumbar dan Jambi dengan Kanwil DJBC Sumbagtim terealisasi sebesar Rp. 1.333.243.290, dari potensi sebesar Rp. 67.040.359.051.

"Capaian ini terdiri dari realisasi Joint Analisys sebesar Rp.1.157.865.064, realisasi joint collection sebesar Rp.175.378.226, dan joint analisys (hasil penelitian ulang..red) Direktorat Bea dan Cukai Sumbagtim terealisasi penerimaan sebesar Rp. 2.639.723.000," lanjutnya.

Diakhir-akhir Konferensi Pers,  Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung  Imam Arifin berharap dapat menjadi pemikiran bersama tentang pentingnya pencapaian  target penerimaan pajak demi kesejahteraan masyarakat. (cr11)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
PLN Babel Tanda Tangani SPJBTL Layanan Premium Total Daya 134 Ribu VA
PLN Babel Tanda Tangani SPJBTL Layanan Premium Total Daya 134 Ribu VA
Jum'at, 04 Oktober 2019 10:06 WIB
PANGKALPINANG - PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) tanda tangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik (SPJBTL)
Jelang Lebaran 2019, Layanan Penukaran Uang Kecil Di Babel Meningkat 58 Persen
Jelang Lebaran 2019, Layanan Penukaran Uang Kecil Di Babel Meningkat 58 Persen
Senin, 20 Mei 2019 15:10 WIB
PANGKALPINANG- Menjelang lebaran, kebutuhan masyarakat akan pecahan uang kecil semakin meningkat tiap tahunnya. Berbagai Bank di Indonesia sudah menyiapkan uang
Selama Ramadhan, Ada Paket Promo Di XTreme-Bar Resto, Bakal Nyesel Kalo Nggak Nyoba
Selama Ramadhan, Ada Paket Promo Di XTreme-Bar Resto, Bakal Nyesel Kalo Nggak Nyoba
Sabtu, 11 Mei 2019 14:06 WIB
PANGKALPINANG - Xtreme-Bar Resto kini telah hadir di Kota Pangkalpinang untuk memanjakan para pecinta kuliner yang ingin menikmati sensasi aneka
Tanjungpandan dan Pangkalpinang Mengalami Inflasi Tertinggi di Babel
Tanjungpandan dan Pangkalpinang Mengalami Inflasi Tertinggi di Babel
Kamis, 07 Februari 2019 15:07 WIB
PANGKALPINANG - Tanjungpandan Kabupaten Belitung, mengalami inflasi tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Februari 2019 sebesar 1,23