Tanjungpandan dan Pangkalpinang Mengalami Inflasi Tertinggi di Babel


Tanjungpandan dan Pangkalpinang Mengalami Inflasi Tertinggi di Babel

PANGKALPINANG - Tanjungpandan Kabupaten Belitung, mengalami  inflasi tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Februari 2019 sebesar 1,23 % (mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 3,53 (yoy).

Urutan kedua ditempati  kota Pangkalpinang 0,93 % (mtm) dengan inflasi tahunan 3,10 %  (yoy). Inflasi terjadi pada bulan Januari 2019 didorong kenaikan kelompok bahan makanan yang memberikan dampak besar pada peningkatan inflasi sebesar 3,07 % (mtm), sehingga memberikan andil 0,68%.

Sedangkan untuk inflasi Provinsi Kepulauan Babel tercatat mengalami inflasi yang terkendali sebesar 3,25% (yoy) atau secara bulanan sebesar 1,04% (mtm). Tekanan inflasi tersebut masih diwarnai dengan peningkatan inflasi dari angkutan udara dan beberapa komoditas pangan. 

“Inflasi bulan Januari 2019 masih cenderung terkendali dibandingkan dengan historisnya, nuansa libur awal tahun masih memberikan tendensi peningkatan inflasi," Kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Babel, Tantan Heroika, Kamis (7/2)

Dikatakan Tatan, tekanan inflasi dari kelompok bahan makanan ini disebabkan oleh meningkatnya inflasi dari sub kelompok ikan segar yang mengalami inflasi sebesar 7,11% (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,75% (mtm) dengan komoditas ikan kembung yang memberikan andil terbesar sebesar 0,11%. 

Selain itu, tekanan inflasi bahan makanan juga disumbangkan oleh beberapa komoditas diantaranya daging ayam ras dan beras. Kenaikan inflasi dari sejumlah bahan pangan ini disebabkan oleh terganggunya jalur distribusi laut akibat gelombang tinggi sehingga mempengaruhi ketersediaan pangan lokal ditengah peningkatan permintaan.

"Secara tahunan tekanan inflasi di Provinsi Kep. Bangka Belitung disebabkan oleh kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan dengan andil inflasi tahunan sebesar 0,94% yang bersumber dari tarif angkutan udara yang memberikan andil sebesar 0,80%." ujar Tatan.

Terjadinya inflasi angkutan udara secara tahunan ini ditengarai disebabkan adanya perubahan strategi bisnis dari seluruh level maskapai penerbangan yang menyebabkan perubahan struktur biaya dan tarif angkutan udara. Selain itu, adanya kenaikanairport tax juga memberikan dampak terhadap kenaikan inflasi angkutan udara.

Capaian inflasi yang stabil pada tahun 2018 diperkirakan akan dapat dipertahankan sesuai dengan target inflasi yang ditetapkan Pemerintah tetap berada pada rentang 2,5% - 4,5% (yoy). Akan tetapi, risiko inflasi yang muncul dari kelompok transportasi perlu diantisipasi. 

“Pencapaian inflasi yang baik pada tahun 2018 dapat kita pertahankan di tahun 2019 ini. Upaya yang sudah dilakukan terus menerus oleh para pihak telah terbukti dapat mengawal stabilitas inflasi. Koordinasi yang baik antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Satgas Pangan juga telah dapat mengawal stabilitas bahan pangan sampai dengan akhir tahun 2019," ujarnya

Lebih lanjut, dirinya mengimbau agar tetap waspada mengawal inflasi di tahun 2019, kedepan tantangan struktural inflasi masih akan dihadapi dalam mengawal stabilitas inflasi. Keterbatasan produktivitas lokal dan masalah konektivitas masih akan menjadi persoalan utama dalam pengendalian inflasi di Bangka Belitung. 

"Selain itu, tantangan inflasi dari tarif angkutan udara juga memberikan risiko terhadap pencapaian inflasi di Bangka Belitung. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi berbagai pemangku kepentingan dapat terus dijaga dan ditingkatkan untuk memecahkan masalah struktural inflasi di Bangka Belitung," tungkasnya. (mon)





Banner


Berikan Komentar

Probis Lainnya
Perbankan dan Dunia Usaha Berbagi Optimisme Hadapi Dampak Pandemi Corona
Perbankan dan Dunia Usaha Berbagi Optimisme Hadapi Dampak Pandemi Corona
Senin, 22 Juni 2020 13:31 WIB
JAKARTA - Banyak pengusaha dari berbagai sektor industri kesulitan memenuhi kewajiban cicilan kredit lantaran bisnisnya sedang sepi terdampak pandemi corona.
Bos Grab Terpaksa PHK 360 Karyawan
Bos Grab Terpaksa PHK 360 Karyawan
Minggu, 21 Juni 2020 15:57 WIB
JAKARTA - CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan memutuskan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 360 karyawan perusahaannya.
Rupiah Pelan-Pelan Kembali Rebut Titel Juara Asia
Rupiah Pelan-Pelan Kembali Rebut Titel Juara Asia
Kamis, 18 Juni 2020 12:15 WIB
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi, terus ke zona hijau dan
Rupiah Mendapat Tekanan, 1 Dolar AS Jadi Rp 14.020
Rupiah Mendapat Tekanan, 1 Dolar AS Jadi Rp 14.020
Kamis, 11 Juni 2020 18:42 WIB
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan Kamis (11/6) sore mendapat tekanan, sehingga levelnya melampaui batas psikologis.