Smartphone Satelit Pertama Di Dunia dengan OS Android


Smartphone Satelit Pertama Di Dunia dengan OS Android

Pernahkan Anda mendengar tentang ponsel satelit? Istilah ini memang masih asing dan jika Anda penasaran dengan smartphone satelit, Thuraya adalah perusahaan yang bergerak di bisnis ini. 
    
Baru-baru ini Thuraya Telecommunications Company telah mengumumkan acara peluncuran perangkat terbaru miliknya yang digadang-gadang sebagai smartphone satelit pertama di dunia pada konferensi yang berlangsung di Dubai. Smartphone tersebut bernama Thuraya X5-Touch yang menjalankan sistem operasi Android.
    
Sama seperti telepon satelit, smartphone ini tidak dimaksudkan untuk pengguna umum. Perusahaan tersebut memposisikan smartphone satelit ini sebagai pilihan yang layak bagi mereka yang sering keluar masuk dari cakupan terestrial, yang dapat bekerja pada misi pemerintah, proyek energi, penyebaran LSM, dan komunikasi perusahaan.     Menurut siaran pers dari perusahaan, smartphone satelit ini akan hadir dengan layar seluas 5,2 inci beresolusi 1080p dan dilapisi kaca Gorilla Glass. 
    
Bahkan smartphone ini juga telah memiliki sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan air dan debu. Selain itu, smartphone ini juga dilengkapi kapabilitas dual-SIM yang akan memungkinkan pengguna beralih antara layanan GSM dan satelit dengan mudah. 
    
Sementara untuk pilihan konektivitas standar lain termasuk Wi-Fi, Bluetooth, dan NFC juga harus ada di dalamnya. Sebagai smartphone satelit, Thuraya X5-Touch dikatakan hadir dengan kapasitas baterai yang sangat besar. Selain itu, smartphone ini juga dilengkapi dengan kamera depan maupun belakang. 
    
Sedangkan untuk fitur uniknya, smartphone ini telah memiliki tombol SOS khusus serta hardware navigasi yang mumpuni. Sayangnya, untuk saat ini tidak ada kabar tentang kapan smartphone tersebut akan tersedia dan berapa harga yang akan dibanderol. Namun yang jelas, smartphone satelit tersebut tidak akan dibanderol dengan harga murah.(net)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Rupiah Rp14.500 per Dolar Masih di Bawah Fundamental
Rupiah Rp14.500 per Dolar Masih di Bawah Fundamental
Rabu, 28 November 2018 10:46 WIB
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku belum puas dengan penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini.
Pemprov Babel Latih 50 Pelaku Usaha Pemula
Pemprov Babel Latih 50 Pelaku Usaha Pemula
Rabu, 28 November 2018 10:35 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih 50 pelaku usaha pemula, agar mereka mampu bersaing dan menghasilkan produk berkualitas
PT Telkom Pangkalpinang Serahkan Bansos Kepada Warga Kurang Mampu
PT Telkom Pangkalpinang Serahkan Bansos Kepada Warga Kurang Mampu
Kamis, 22 November 2018 18:04 WIB
PANGKALPINANG - PT. Telkom Cabang Kota Pangkalpinang memberikan bantuan sosial (bansos) berupa sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di Kelurahan
Perry Warjiyo ; BI Terus Berada di Pasar
Perry Warjiyo ; BI Terus Berada di Pasar
Jum'at, 05 Oktober 2018 14:19 WIB
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan terus berada di pasar guna memantau dan melakukan langkah stabilisasi pergerakan rupiah yang dalam