PENUAAN DAPAT DI CEGAH DENGAN UPAYA YANG BENAR


PENUAAN DAPAT DI CEGAH DENGAN UPAYA YANG BENAR

Oleh: Dr .Tambok Tiur Marlina, M.Biomed, AAM (Anti Aging Medicine)

PNS Puskesmas Muntok, Bangka Barat


PADA umumnya orang merasa pasrah bahwa menjadi tua harus mengalami segala macam penyakit, kemunduran, kekurangan dan ketidakberdayaan. Bahkan, istilah “penyakit tua”sangat dikenal oleh masyarakat luas. Tidak sedikit juga dokter yang menghibur paseinnya yang berusia lanjutketika mengalami keluhan , dengan mengatakan , “yabiasa kalau sudah tua”. Kalimat ini seolah olah membenarkan paradigma yang selama ini dianut menjadi tua adalah suatu’ takdir atau kodrat”

Orang awam bila mendengar penuaan salalu berpikir soal masalah kulit. Padahal penuaan itu berarti secara komplks dari penurunan  berbagai organ tubuh dimana proses penuaan di mulai dengan menurunnya bahkan terhentinya fungsi berbagai organ tubuh. Jadi penuaan itu keseluruhan organ bukan hanya masalah kulit saja.

 Akibat penurunan fungsi itu, muncul berbagai tanda dan gejala proses penuaan yang pada dasarnya dibagi dua bagian yaitu:
Tanda fisik seperti masa otot berkurang, lemak meningkat,kulit berkerut, daya ingat berkurang, fungsi seksual terganggu, kemampuan kerja menurun dan sakit tulang. Sedangkan tanda psikis meliputi menurunnya gairah hidup, sulit tidur, mudah cemas, mudah tersinggung dan merasa tidak berarti lagi.

Akan tetapi, proses penuaan tidak terjadi begitu saja dengan langsung menampakkan perubahan fisik dan psikis, antara lain seperti diatas. Proses penuaan berlangsung melalui tiga tahap yaitu tahap subklinik  dimana proses ini terjadi pada usia 25-35 tahun  hormon didalam tubuh mulai menurun, telah terjadi pembentukan radikal bebas yang dapat merusak sel dan DNA.

Namun kerusakan ini tidak tampak dari luar, tidak mengalami gejala dan tanda penuaan. Kemudian tahap transisi , dimana pada usia 35-45 tahun terjadi penurunan hormone sampai 25%. Massa otot berkurang mengakibatkan tenaga dan kekuatan berkurang, komposisi lemak tubuh bertambah, resistensi insulin meningkat, meningkatnya penyakit jantung, rambut putih mulai tumbuh, elastisitas kulit dan pigmen berkurang, penyakit diabetes menigkat, penglihatan dan pendengaran berkurang, dorongan seksual akan berkurang.Pada tahap ini orang mulai merasa tidak muda lagi.Dan tahap akhir disebut dengan tahap klinik dimana usia 45 tahun keatas terjadi penurunan hormon yang terus berlanjut.

Dengan melihat ketiga tahap ini, ternyata proses penuaan tidak selalu harus dinyatakan dengan gejala atau keluhan . Ini menunjukkan bahwa orang yang tidak mengalami gejala dan keluhan, bukan berarti tidak mengalami proses penuaan.  Lebih jauh , dapat menjadi pegangan bahwa untuk mengatasi proses penuaan jangan menunggu sampai muncul gejala atau keluhan yang nyata.
Perkembangan Ilmu Kedokteran Anti Penuaan ( KAP) atau Anti Aging Medicine (AAM) telah membawa konsep baru dalam dunia kedokteran . Inilah yang belum diketahui oleh sangat banyak orang, bahkan oleh para dokter sendiri. 

Berdasarkan konsep baru ini manusia manusia tetap dapat hidup dengan kualitas yang prima walaupun usia merambah naik. Bahkan proses penuaan dapat diperlambat, ditunda, atau dihambat, dan usia harapan hidup menjadi lebih panjang dengan kualitas hidup yang baik. Proses penuaan sebenarnya sama dengan penyakit, sehingga dapat dan harus dicegah atau diobati. Pengobatan dengan hormon merupakan intervensi penting dalam AAM yang memberikan hasil sangat baik.

Beberapa pengobatan hormone yang banyak dilakukan ialah testosterone, estrogen, progesterone, tiroid, DHEA. Dalam perkembangan lebih lanjut,  cell therapy dan stem cell therapy yang kini terus dikembangkan tampaknya memberikan harapan yang sangat besar dalam upaya menghambat proses penuaan dan mengembalikan ke kondisi semula. Lebih jauh tehnologi therapeutic cloning, sebenarnya merupakan upaya mengembalikan organ tubuh ke kondisi dan fungsi semula yang normal,  bukanlah cloning untuk membuat manusia yang sama persis dengan sel induknya. 

Organ buatan merupakan cara lain yang menjanjikan untuk menganti organ tubuh yang rusak karena penyakit tertentu., sehingga  manusia seakan dilahirkan kembali sehingga kualitas hidup dapat di pertahankan bahkan ditingkatkan
Pada dasarnya upaya untuk menghambat proses penuaan dapat dilakukan sebagai berikut:

1.Menjagalah kesehatan tubuh dan jiwa dengan gaya hidup sehat seperti berolahraga teratur minimal 30 menit tiga kali seminggu atau setiap hari, makanan yang sehat dan cukup rendah kalori, banyak sayur dan buah, cukup protein, hindari stress, hindari bahan yang bersifat racun seperti alcohol, bahan pengawet, polusi, asap rokok , serta ada keseimbangan kesibukan dan relaksasi.

2. Kehidupan berkeluarga harus berbahagia, termasuk kehidupan seksual, hindari perilakuseksual yang tidak sehat.

3. Lakukan pekerjaan sebagai sebuah kesenangan.

4. Hiduplah dalam lingkungan sosial yang seuai hati nurani.

5. Upayakan selalu berpikir positipdan optimis.

6. Jangan merasa sehat dan normal hanya karena tidak merasakan keluhan yang serius.
7. Jangan merasa sudah tua dan tidak berdaya
8. Jangan gunakan obat atau ramuan yang tidak mempunyai dasar ilmiah yang jelas dan tanpa petunjuk tenaga ahli

9.Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala yang diperlukan dan seuai dengan kondisi masing- masing.

10. Gunakan obat dan suplemen yang diperlukan sesuai petunjuk ahli, untuk mengembalikan fungsi berbagai organ tubuh yang menurun dengan bertambahnya usia.

Sebagai contoh upaya dalam bidang estetika yang menyangkut penampilan wajah dan tubuh tehnologi baru yang memungkinkan penampilan kulit dan wajah tetap sehat dan muda, tidak sekedar berupa penyamaran dengan kosmetik.
 
Beberapa cara tersebut , antara lain dengan cara mikrodermabrasi, suntikan filler dan mengencangkan kulit dengn cara operasi atau tanpa operasi. Dalam mengembalikan penampilan tubuh yang berubah karena timbunan lemak dapat dilakukan dengan cara mesotherapy atau liposuction. Begitu juga bila ada gangguan pada disfungsi seksual  therapy yang sesuai  sehingga kualitas hidup menjadi baik.

Prinsip Antiaging adalah bahwasanya proses penuaan yang di biarkan tanpa upaya pencegahan atau penundaan, akan menganggu banyak aspek dalam ranah kualitas hidup. Selanjutnya dengan upaya yang benar, maka proses penuaan dapat dicegah, dihambat atau ditunda. Maka kualitas hidup dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Jadi antiaging itu bukan hanya masalah  kulit namun seluruh organ tubuh yang perlu dijaga dan jangan samapi harus ada keluhan baru di perbaiki karna akan menyangkut kualitas hidup. 

Kualitas hidup sangat erat kaitanya dengan Human Development Index (Indeks Pembangunan Manusia), bahkan dengan melihat indeks ini dapat diketahui kualitas hidup masyarakat. Dengan  kualitas hidup yang baik, maka pada akhirnya kualitas suatu bangsa akan menjadi baik juga, selanjutnya bangsa ini akan mampu bekerja lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraannya.(**)


CURICULUM VITAE

Nama : dr Tambok Tiur Marlina , M.Biomed, AAM (Anti Aging Medicine)
NIP : 197805212006042004
Tempat/tanggal lahir : Muntok/ 21 Mei 1978
Alamat : Jl.Pieree Tendean no: 3 Muntok, Bangka Barat 
Pekerjaan : PNS  Puskesmas Muntok Bangka Barat
Pangkat/Golongan : Penata Tingkat I/  III D
Status : Menikah, 3 orang anak
Suami : dr. Mika Oiku Sianipar, M.Biomed, SpOG
No HP : 081999193986







Berikan Komentar

Lifestyle Lainnya
Ketahui 3 Masalah Kulit yang Sering Dialami Pria
Ketahui 3 Masalah Kulit yang Sering Dialami Pria
Jum'at, 06 Juli 2018 15:36 WIB
Banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, para pria juga perlu melakukan perawatan kesehatan kulit dan rambut. Terlebih saat musim hujan
Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Minum Kopi
Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Minum Kopi
Rabu, 11 April 2018 11:03 WIB
BANYAK orang yang menyukai minum kopi. Bahkan, kopi sendiri seakan dijadikan sebagai minuman yang wajib untuk di konsumsi, terutama di
Ingin Miliki Rambut Lebih Tebal? Coba Lakukan 6 Langkah Ini
Ingin Miliki Rambut Lebih Tebal? Coba Lakukan 6 Langkah Ini
Senin, 26 Maret 2018 06:48 WIB
JAKARTA - Sebagai mahkota, rambut merupakan salah satu ujung tombak dalam berpenampilan. Tak heran, kerontokan pada rambut menjadi masalah menjengkelkan
5 Penyebab Melonjaknya Berat Badan
5 Penyebab Melonjaknya Berat Badan
Senin, 29 Januari 2018 12:12 WIB
Berat badan umumnya bertambah saat kalori yang dibakar tubuh ketika beraktivitas lebih sedikit daripada kalori yang masuk dari makanan yang