Ir Ahmad Damiri, Bapak Petani Negeri Junjung Besaoh


Ir Ahmad Damiri, Bapak Petani Negeri Junjung Besaoh

Semua tahu, daerah Selatan Pulau Bangka itu memang basis pertanian Babel. Potensi lahan pertaniannya mencapai angka 35 ribu Hektar dengan lahan eksisting (lahan yang sedang digarap) mencapai 15. 869 Hektar, dan cadangan lahan yang siap tanam sangat luas yaitu 19,130 hektar.

Fakta itu sangat klop dengan hadirnya Cawabup yang tentu sangat familiar di kalangan petani Basel, Ir Ahmad Damiri, yang akrab dipanggil Damiri itu.Damiri yang dikenal memang berpenampilan low profile kelahiran Kampung Tirem Kecamatan Tukak Sadai ini memang tak pernah jauh dari bidang Pertanian.

Memulai kariernya sebagai CPNS pun dari penyuluh pertanian hingga berkutat lama jadi Kepala Dinas Pertanian Bangka Selatan, Lalu, purna bhakti sebagai birokrat dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Dinas Pangan Provinsi Bangka Belitung. Bidang pertanian begitu inheren dengan Damiri.

Memulai karir di Bangka Selatan, ketika Bangka Selatan menjadi daerah Otonom pada tahun 2003, Damiri pulang kampung dan diamanahkan sebagai Kepala Dinas Pertanian hingga tahun 2010. Tahun 2010 Damiri diamanahkan jabatan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan hingga tahun 2014.

Dari sini, adalah wajar jika Damiri amat dikenal dan sangat dekat dengan para petani Bangka Selatan. Keserderhanaanya membuat Cawabup begitu berkesan di kalangan petani Negeri Junjung Besaoh. Wajar jika ada sampai menjulukinya sebagai Bapak Petani Bangka Selatan.

“Pak Damiri itu amat sederhana dan amat merakyat. Tak ada jarak dengan kami para petani, walaupun saat itu beliau menjabat sebagai Kepala Dinas. Dan saat mendengar beliau maju sebagai Calon Wakil Bupati, kami sangat bahagia dan mendukung niat mulia beliau untuk membangun daerah ini,” ujar Sutar(50) seorang petani di Desa Fajar Indah Kecamatan Pulau Besar.

Sementara itu seorang petani di Kecamatan Toboali mengibaratkan Damiri sebagai seorang guru yang rajin membagikan ilmunya kepada para petani.

“Alhamdulillah berkat bimbingan beliau sebagai Kepala Dinas waktu itu kami banyak mendapatkan ilmu dan program pendukung untuk petani. Beliau tak pelit dengan ilmu dan amat rajin berbagi pengetahuan tentang dunia pertanian dengan kami para petani ini. Dan kami sangat senang ketika mendengar beliau maju sebagai Calon Wakil Bupati berpasangan dengan orang Muda, Adit. Tentunya kami sangat mendukung beliau,” ungkap Suyanto (51) seorang petani di Desa Rias Toboali, Bangka Selatan.

Menanggapi aspirasi kaum petani ini, Damiri merasa haru. Menurut Damiri, kualitas hidup dan pendapatan para petani di Bangka Selatan harus ditingkatkan.

“Insya Allah ketika kami pasangan BERADAB ini diberi amanah oleh masyarakat memimpin Kabupaten Bangka Selatan, kami akan memberi ruang, dukungan dan support kepada para petani melalui dukungan prasarana dan sarana pertanian seperti ketersediaan benih unggul, alat mesin pertanian dan tentunya, peningkatan kwalitas sumber daya manusia,” paparnya.

Pada sisi lain potensi luas tanam padi bisa dioptimalkan untuk mencapai target tanam sehingga kawasan Bangka Selatan memang menjadi lumbung padi Provinsi dan Nasional.

”Apalagi daerah Bangka Selatan salah satu kawasan yang ditargetkan Pemerintah Pusat sebagai kawasan FOOD ESTATE atau lumbung pangan,” ungkapnya.

Kabupaten Bangka Selatan memiliki luas areal tanam padi paling besar dibandingkan 3 Kabupaten lainnya di pulau Bangka, salah satunya di Desa Rias Kecamatan Toboali.Peningkatan produktivitas melalui optimalisasi lahan dan sumber daya harus menjadi focus utama di wilayah ini.

Damiri berharap para petani di wilayah sentra pertanian Bangka Selatan ini juga diupayakan untuk mengembangkan padi beras hitam sebagai alternatif, karena memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan dengan beras putih. Kalau swasembada sudah tercapai dan produksi sudah bagus, bagaimana dengan pemasaran? Kadang keluhan petani adalah, kesulitan dalam pemasaran?

''Calon Bupati kita itu orang muda yang menguasai arus informasi dan teknologi, tentu akan ada program dan terobosan untuk itu. Seperti perdagangan online
atau langkah-langkah lainnya. Lompatan teknologi sekarang ini memang dikuasai anak-anak muda. Soal itu ada yang mikir,'' ujar Damiri dengan senyum khasnya yang lepas.(*)





Banner


Berikan Komentar

Features Lainnya
MEMAHAMI KONTRAK SEPIHAK DALAM KREDIT PERBANKAN
MEMAHAMI KONTRAK SEPIHAK DALAM KREDIT PERBANKAN
Jum'at, 19 Oktober 2018 11:29 WIB
Pada umumnya bentuk perjanjian kredit dalam dunia perbankan berbentuk perjanjian standardd, yang mana dalam perjanjian standard syarat-syaranya sudah ditentukan secara
Gelar Pat Ngiat Pan & Potret 100 Boen Toe
Gelar Pat Ngiat Pan & Potret 100 Boen Toe
Rabu, 26 September 2018 00:55 WIB
MUNTOK - Bertepatan dengan tradisi sembahyang bulan atau Pat Ngiat Pan, Heritage of Tionghoa Bangka (HETIKA) mengelar Potret Boen
Detik-detik Bunda Lompat ke Sungai saat Anak Diseret Buaya
Detik-detik Bunda Lompat ke Sungai saat Anak Diseret Buaya
Rabu, 11 Juli 2018 07:41 WIB
Rasimah (37), seorang ibu yang nekat terjun ke sungai di malam gelap untuk menyelamatkan buah hatinya dari cengkeraman buaya ganas.
Agar Masyarakat Tahu Panglima TNI dan Kapolri Kompak
Agar Masyarakat Tahu Panglima TNI dan Kapolri Kompak
Senin, 09 Juli 2018 12:06 WIB
Kemesraan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian semakin hari kian terlihat jelas. Beberapa foto yang beredar