Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasikan Pilkada Aman dari COVID-19


Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasikan Pilkada Aman dari COVID-19
Kepala Diskominfo Provinsi Kepulauan Babel, Sudarman usai mengikuti rapat konsolidasi virtual Kapuspen Kemendagri di Pangkalpinang, Kamis. (ANTARA/Aprionis)

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan menyosialisasikan penyelenggaraan pilkada jujur dan adil aman dari COVID-19, guna mencegah penyebaran virus berbahaya itu pada pesta demokrasi yang digelar serentak pada 9 Desember 2020.

"Sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri, kita akan lebih meningkatkan sosialisasi SOP penyelenggaraan pilkada di tengah pendemi COVID ini," kata Kepala Diskominfo Provinsi Kepulauan Babel, Sudarman usai mengikuti rapat konsolidasi virtual Kapuspen Kemendagri di Pangkalpinang, Kamis (11/6).

Ia mengatakan pilkada serentak tahun ini mengangkat narasi utama 'Pilkada Serentak 2020 Jurdil Luber Aman Covid-19', biasanya hanya luber jurdil namun kali ini wajib dan harus aman dari Covid-19.

Beberapa hal yang harus mengalami penyesuaian misalnya, sosialisasi dilakukan di hotel atau di lapangan, harus disesuaikan dengan SOP yang telah dibuat pihak penyelenggara pilkada, pencocokan, dan penelitian data yang biasanya dilakukan masuk ke dalam rumah bisa dilakukan di luar rumah saja, disesuaikan dengan kondisi objektif daerah masing-masing.

"Pendaftaran calon pendaftaran bakal calon ke KPU biasanya, bakal calon dan timses membuat arak-arakan, heboh, dan ramai. Kali ini diubah protokolnya, tidak ada iring-iringan, hanya perwakilan saja yang datang ke KPU. Masa kampanye pun dipangkas hanya 71 hari saja," tegasnya.

Selain itu, skenario TPS juga akan berubah, disepakati hanya maksimal 500 orang per TPS untuk mencegah kerumunan, maka jumlah TPS nya harus ditambah. Oleh karena jumlah TPS bertambah, KPPS bertambah, maka pasti ada konsekuensi penambahan biaya.

"Kondisi objektif NPHD yang sudah ditandatangani belum memprediksi bahwa di tengah jalan ada pandemi Covid-19, karena pilkada kita lanjutkan dengan situasi seperti ini, maka konsekuensi ada dukungan-dukungan alat kesehatan yang dibutuhkan yang harus diadakan supaya penyelenggara dan masyarakat aman dari Covid-19," katanya.

Menurut dia dengan adanya sosialisasi secara media massa, daring, spanduk dan lainnya, pilkada tahun ini bisa dikendalikan dengan baik meskipun ada kerumunan di TPS.

"Pada pilkada tahun ini ada larangan membawa anak-anak, hanya orang dewasa yang hadir yang lebih mudah diberi pemahaman dan juga waktunya diupayakan jauh-jauh hari," katanya.(antara/rb)





Banner


Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Menurut Ruhut Sitompul, Sang Jenderal Sudah Menunjukkan Kelasnya, Nilai 100
Menurut Ruhut Sitompul, Sang Jenderal Sudah Menunjukkan Kelasnya, Nilai 100
Rabu, 09 September 2020 21:37 WIB
Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul merespons perlakuan sejumlah anggota Komisi VIII DPR terhadap Menteri Agama Fachrul Razi terkaiit pernyataannya mengenai
PENGUMUMAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANGKA SELATAN
PENGUMUMAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANGKA SELATAN
Jum'at, 28 Agustus 2020 18:45 WIB
TENTANG PENDAFTARAN BAKAL PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA SELATAN TAHUN 2020
Ucap Bismillah Gandeng Istri Mantan Bupati, Riza Herdavid Maju Pilkada Basel
Ucap Bismillah Gandeng Istri Mantan Bupati, Riza Herdavid Maju Pilkada Basel
Sabtu, 22 Agustus 2020 18:43 WIB
TOBOALI – Bursa calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga dalam Pilkada Bangka Selatan (Basel) 2020 terus berlangsung. Wakil
Sah! Demokrat Dukung Rina-Doni di Pilkada Basel
Sah! Demokrat Dukung Rina-Doni di Pilkada Basel
Rabu, 12 Agustus 2020 19:14 WIB
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menyerahkan rekomendasi kepada pasangan bakal calon Bupati dan