Politisi PKS Lapor Dugaan Money Politics ke Bawaslu Basel


Politisi PKS Lapor Dugaan Money Politics ke Bawaslu Basel

TOBOALI – Politisi partai PKS, dr Darma Setiawan mendatangi kantor Bawaslu Bangka Selatan (Basel),Senin (23/4) untuk melaporkan dugaan money politic oleh seorang warga berinisial YM untuk Caleg Provinsi Babel. Warga tersebut diduga telah membagikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada salah satu warga di Desa Terap Kecamatan Tukak Sadai agar memilih caleg yang bersangkutan.

Dijelaskan Darma,kedatangan ke Bawaslu Basel diterima langsung Komisioner Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Basel, Erik.Warga Toboali ini pun membuat laporan secara tertulis yang juga disertai KTP dan barang bukti. Adanya dugaan money politik itu, kata Darma juga telah dibagikan ke Medsos (Facebook).

“Ya, tanggal 16 ada (caleg prov PKS) datang kerumah seorang nenek. Ketemu nek itu sedang memegang contoh surat suara dan kartu nama caleg provinsi Partai Demokrat insial (AD) serta uang Rp50000. Kemudian bertanya dapat dari mana ini. Nek itu menjawab diberi oleh YM.Lalu, (caleg DPRD Prov PKS) menelpon YM untuk klarifikasi. Kemudian mereka ada komunikasi lewat WA bahwa dia diminta  untuk cari suara untuk (AD) 5 suara per TPS,katanya perintah,”ujarnya kepada Radar Bangka, Selasa(23/4).

Dikonfirmasi Komisioner Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Basel, Erik membenarkan adanya laporan dari Darma Setiawan dugaan money politik ke salah satu Caleg Provinsi. Hanya saja, Erik mengakui belum mengetahui siapa terlapor YM yang telah dilaporkan Darma Setiawan.

“Melapornya kemarin sekitar pukul 11 siang. Sebelumnya pada Minggu, pelapor juga ada Lut dan 3 orang sudah datang terlebih dahulu ke kantor Bawaslu untuk konsulatsi terkait pelaporan tersebut. Ada menyertakan bukti-bukti contoh surat suara, kartu nama, uang Rp 50.000 dan 1 buah flashdisk yang isinya screenshot percakapan via WA dan rekaman video,”sebutnya.

Dijelaskan Erik, dalam uraian kejadian yang disampaikan pelapor, Darma Setiawan bahwa tempat kejadiannya itu di Desa Terap Kecamatan Tukak Sadai. Berdasarkan adanya bukti-buktinya, pihaknya pun langsung akan menindaklanjuti dengan membuat kajian.

“Kita akan melakukan pembahasan di sentra Gakkumdu melibatkan penyidik kepolisian dan kejaksaan untuk menentukan unsur pasalnya, formil dan materilnya terpenuhi atau tidak. Kalau Bawaslu hanya menentukan secara administrasi, administrasinya syarat formil dan materilnya terpenuhi bisa kita naikan ke sentra Gakkumdu,”jelasnya.

Pantauran Radar Bangka,dugaan  money politics tersebut juga telah viral diakun Medsos Facebook (FB) milik Darma Setiawan yang diunggah pada 22 April 2019 pukul 12.40 Wib berupa screenshot percakapan WhatsApp dengan caption 'Cara jitu mendapatpan kursi DPPD Provinsi. Postingan tersebut telah dikomentari sebanyak 78 dan dibagikan sebanyak 2 kali. (bim)







Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Bawaslu Bateng Tetapkan 18 Anggota Panwascam Terpilih
Bawaslu Bateng Tetapkan 18 Anggota Panwascam Terpilih
Rabu, 18 Desember 2019 21:00 WIB
KOBA - Setelah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menetapkan 18 orang anggota Panwas
53 Orang Calon Panwascam Ikuti CAT
53 Orang Calon Panwascam Ikuti CAT
Jum'at, 13 Desember 2019 15:10 WIB
KOBA - Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Panwas Kecamatan Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), menggelar tes tertulis dalam bentuk CAT (Computer
 55 Orang Calon Panwascam Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi
55 Orang Calon Panwascam Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi
Senin, 09 Desember 2019 20:25 WIB
KOBA - Selain melakukan ujicoba pelaksanaan CAT, Pokja Pembentukan Panwascam Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada Senin (9/12), juga sudah
Bawaslu Bateng Gelar Ujicoba Seleksi CAT Panwascam
Bawaslu Bateng Gelar Ujicoba Seleksi CAT Panwascam
Senin, 09 Desember 2019 20:10 WIB
KOBA - Proses seleksi Panwas Kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) akan memasuki tahapan tes tertulis. Pada tahapan ini, Bawaslu