Hanif Al-Attas : NKRI Nomor Satu, Urusan Milih Presiden Nomor 2


Hanif Al-Attas : NKRI Nomor Satu, Urusan Milih Presiden Nomor 2

JAKARTA - Hanif Al-Attas menantu dari Imam Bersar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, menyampaikan orasinya dalam kampanye akbar pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno,  di hadapan jutaan massa yang hadir di Stadion Utama  Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (7/4/2019).

Dalam kampanye akbar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut, Hanif meminta kepada massa yang hadir untuk menjaga persatuan dan persaudaraan terkait Pilpres 2019. 

"Persatuan nomor satu, persaudaraan nomor satu, kekompakan nomor satu, ukhuwah nomor satu, NKRI nomor satu, urusan milih presiden nomor dua," ujar Hanif disambut dengan teriakan nomor dua.

Oleh karena itu, demi persatuan dan kekompakan tersebut, Hanif berpesan agar mereka yang hadir tidak saling mencaci, menghina, maupun mengejek.

Hanif pun mengajak agar mereka yang hadir turut menjaga tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pemungutan suara Pemilu 2019, 17 April mendatang. 

"Nanti 17 april jaga TPS-TPS kita dari kecurangan... Saya prihatin, sebetulnya yang harus dideklarasikan bukan pemilu damai, tapi yang harus dideklarasikan adalah pemilu jujur adil. Karena damai itu akibat, kalau mau menyelesaikan masalah jangan lihat akibat tapi penyebabnya. Kalau jujur adil sudah pasti rakyat akan damai," tutur Hanif.

Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI) itu mengklaim rakyat Indonesia menginginkan perubahan kepemimpinan pemerintahan karena sudah bosan dengan kondisi saat ini.

"Empat setengah tahun rakyat banyak disuguhi janji-janji palsu... empat setengah tahun ketidakadilan banyak dipertontonkan, empat setengah tahun ulama banyak dikriminalisasi," tutur Hanif.

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di SUGBK hari ini diawali dengan salat subuh berjemaah di stadion terbesar se-Indonesia tersebut.

Mengawali orasinya, Al-Attas meminta masyarakat turut mendoakan mertuanya, Rizieq Shihab, yang menyaksikan kegiatan di GBK itu secara daring dari Arab Saudi. Rizieq diketahui belum kembali ke Indonesia sejak terjerat kasus konten pornografi pada April 2017 silam. Kasus itu sendiri telah dinyatakan dihentikan penyidikannnya oleh Polda Metro Jaya.

Meskipun kasus pornografi itu telah dihentikan, Rizieq tetap belum pulang ke Indonesia. Sempat diberitakan Rizieq akan kembali ke Indonesia jika Prabowo menang Pilpres, namun hal itu dibantah Sekretaris Umum DPP FPI Munarman.

Pada 12 Maret lalu Munarman menyatakan Rizieq akan pulang menunggu waktu yang tepat berdasarkan pertimbangan isyarah dan bisyarah. Isyarah yang dimaksud Munarman adalah petunjuk bahwa keadilan sudah ada di Indonesia. Sementara bisyarah, yakni kabar gembira bahwa rasa aman telah ada di benak masyarakat Indonesia.

"Tentu saja Habib Rizieq berterima kasih bila Pak Prabowo menjemputnya, namun pertimbangan isyarah dan bisyarah menjadi variabel utama," kata Munarman, 12 Maret silam.(tst/cnn)







Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Hermanto Phoeng dan Patra Chia Siap Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Babel
Hermanto Phoeng dan Patra Chia Siap Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Babel
Senin, 08 April 2019 10:39 WIB
SUNGAILIAT -Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hermanto Phoeng SH yang juga Calon Anggota Legeslatif (Caleg) DPR
BPN Kecewa KPU Bikin Acara Dekat Lokasi Kampanye Prabowo
BPN Kecewa KPU Bikin Acara Dekat Lokasi Kampanye Prabowo
Minggu, 07 April 2019 08:27 WIB
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kecewa terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan menyelenggarakan acara
GBK Bergema, Jutaan Massa Pendukung Prabowo - Sandi Lantunkan Zikir hingga Selawat Badar
GBK Bergema, Jutaan Massa Pendukung Prabowo - Sandi Lantunkan Zikir hingga Selawat Badar
Minggu, 07 April 2019 07:43 WIB
JAKARTA - Kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion
HM Syarifuddin Basrie Nyaleg Untuk Meningkatkan Amal Ibadah
HM Syarifuddin Basrie Nyaleg Untuk Meningkatkan Amal Ibadah
Kamis, 04 April 2019 20:47 WIB
BERKARYA BERAMAL BERIBADAH BUKAN SLOGAN KOSONG. Separuh penghasilan setelah terpilih jadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir, dipersembahkan