Gardu Dahlan, ANAK MUDA


Gardu Dahlan, ANAK MUDA

“Gus, saya minta maaf kok nasib Anda jadi begini,” ujar saya begitu mendapat SMS bahwa dirinya baru saja ditetapkan sebagai tersangka mobil listrik BUMN oleh kejaksaan agung. Agus Suherman adalah anak muda. Umur 30 tahun Agus sudah meraih gelar doktor. Ia alumni Universitas Diponegoro Semarang. Jabatannya sebagai staff di bagian CSR kementerian BUMN membuatnya berhubungan dengan program-program pemberdayaan di segala bidang. Dia tidak punya wewenang memutuskan atau memerintahkan apa pun. Hanya seorang staf pelaksana.
Latar belakangnya sebagai doktor perikanan, integritas dan antusiasnya yang tinggi serta usianya yang begitu muda membuat saya menilai dia akan mampu diberi tugas berat: menjadi direktur utama perusahaan umum Perikanan Indonesia. Umurnya 36 tahun saat itu. Misi utamanya: membenahi perusahaan perikanan yang keadaannya sangat memprihatinkan. Agar bisa menjadi perusahaan perikanan yang maju di negara maritim ini.
Prestasinya luar biasa. Perusahaan perikanan itu tahun lalu berubah total. Ratingnya AAA (tertinggi dalam nilai kesehatan perusahaan). Labanya naik 500%.  Program-programnya spektakuler. Tambak-tambak perusahaan itu di Krawang hidup lagi. Kawasan perikanan di Muara Baru menjadi bergairah. Kini dia jadi tersangka. Dia harus mundur dari jabatan itu. “Saya akan mundur pak. Tidak etis seorang dirut dalam status tersangka,” katanya. “Saya akan kembali ke Semarang, kembali menjadi dosen biasa,” tambahnya.
Saya tertegun. Lama. Maka saya bertekad untuk dibolehkan mengganti semua pengeluaran proyek mobil listrik yang dananya berasal dari beberapa BUMN tersebut. Saya hanya berharap masa depan anak muda yang begitu cemerlang itu tidak cures. Kalau uang saya tidak cukup saya akan berusaha minta bantuan kepada orang-orang yang peduli kemajuan teknologi untuk membeli mobil-mobil tersebut.(**)



Berikan Komentar

dahlaniskan Lainnya
Agar Aset Rp 30 Triliun Tidak Mubazir
Agar Aset Rp 30 Triliun Tidak Mubazir
Senin, 01 September 2014 15:41 WIB
Manufacturing Hope 142
Manufacturing Hope 68 Kelas MBA Besar dari Mandiri-Ciputra
Manufacturing Hope 68 Kelas MBA Besar dari Mandiri-Ciputra
Sabtu, 27 Juli 2013 07:56 WIB
Saya terharu panjang pada Minggu lalu di Hongkong. Bahagia. Juga bangga. Dan ikut bergelora.
Manufacturing Hope 114 Untung Tiba-tiba Ingat Petrofish
Manufacturing Hope 114 Untung Tiba-tiba Ingat Petrofish
Senin, 03 Februari 2014 07:28 WIB
Saya hampir saja malu di Campurdarat: tidak bisa menjawab pertanyaan bagaimana mengatasi kesulitan petani ikan di seluruh Tulungagung. Terutama akibat kenaikan harga pakan setelah terjadinya kenaikan kurs dolar.
​Airi Sawah dengan Pompa Tenaga Solar Cell
​Airi Sawah dengan Pompa Tenaga Solar Cell
Senin, 11 September 2017 15:05 WIB
DAHLAN ISKAN - Sudah sebulan ini saya melakukan uji coba: pasang panel surya untuk pengairan. Listrik yang dihasilkan tenaga surya itu untuk menggerakkan pompa air. Untuk mengairi tanaman di musim kemarau. Seperti kemarau yang kering sekarang ini.