Disperindag Provinsi Kepulauan Pangkalpinang-Bangka Belitung mengatakan harga ikan segar di beberapa pasar tradisional di Kota Pangkalpinang mengalami penurunan, akibat kenaikan hasil tangkapan menjelang Idul Adha 2024.

"Menjelang Idul Adha tahun ini, pasokan ikan segar akan cukup melimpah dan harga akan turun," kata kepala apotik di provinsi Talmin AB Kepulauan Babel kepada Pan Carpinan, Kamis.

Dia mengatakan executive review pembangunan pasar dan banyaknya pasar pagi Pangkalpinang melaporkan harga ikan segar turun dari Rp40.000 menjadi Rp50. 000 per kilometer,Rp30. 000 menjadi Rp35. 000 per kilometer, Rp20. 000 menjadi Rp30. 000 per kilometer.

Harga ikan teri asin (kering) turun menjadi 1 rupiah dari harga sebelumnya sebesar 70.000 rupiah per kilogram menjadi 65.000 rupiah.

Harga udang segar ukuran sedang akan bertahan 1 rupiah per kilogram seharga 60.000, udang kecil akan bertahan 1 rupiah per kilogram seharga 25.000, dan ikan teri asin akan bertahan 1 rupiah per kilogram seharga 75.000.

"Saat ini permintaan masyarakat terhadap ikan masih relatif normal karena kondisi ekonomi masyarakat masih lesu," katanya.

Sebelum hari raya kurban ia jatuh pada Senin (17/5), sebagian nelayan pulang ke laut dan kondisi cuaca laut cukup tenang untuk kegiatan penangkapan ikan di tengah laut.

"Diperkirakan pasokan ikan akan terus meningkat hingga H-2 Idul Adha nanti, saat para nelayan kembali ke laut dan beristirahat bersama keluarga untuk merayakan Idul Adha," katanya.

Salah satu pedagang ikan Hermanto mengatakan harga ikan turun karena pasokan ikan dari banyak nelayan tidak sama dengan permintaan pembeli yang lebih sedikit.

"Harga eceran rata-rata ikan turun dari Rp5. 000 per kilo menjadi Rp10.000 karena daya beli masyarakat yang rendah sejak pemukiman di Babylon," katanya.