Doni : Visi Kita Terwujudnya Bangka Selatan Baru


Doni : Visi Kita Terwujudnya Bangka Selatan Baru

TOBOALI - Bakal calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Doni  mengungkapkan koalisinya adalah koalisi kerakyatan yang dikat oleh koalisi berbasis platform.

"Yakni visi terwujudnya Bangka Selatan baru. Semoga jalan kebaikan ini mendapat RIDO dari Allah SWT," ucapnya kepada Radar Bangka usai deklarasi Koalisi Kerakyatan, Minggu (06/09/2020).

Menurut bapak dua anak ini bahwa visi ini hasil persenyawaan antara kebangsaan dan religius dengan bergabungnya Partai Demokrat,  Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa yang didukung dari PSI dan Garuda.

"Kita semua terpanggil, membawa Basel lima tahun kedepan untuk lebih baik lagi.Segala energi, fikiran dan daya semata-mata untuk didedikasikan bagi kepentingan rakyat," tukas Doni.(afa)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum Sebut Gubernur Erzaldi Pemimpin yang Agamis
Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum Sebut Gubernur Erzaldi Pemimpin yang Agamis
Sabtu, 29 Mei 2021 14:15 WIB
AIR GEGAS - Ketua Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum di Dusun Pelajau Desa Nyelanding Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan
Apdesi Basel Apresiasi Proses Pencarian ADD Lebih Cepat Dari Sebelumnya
Apdesi Basel Apresiasi Proses Pencarian ADD Lebih Cepat Dari Sebelumnya
Selasa, 23 Maret 2021 23:16 WIB
TOBOALI - Sebanyak 50 desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah menerima Anggaran Dana Desa (ADD) tahap pertama yang disalurkan
Bupati Basel Tunjuk 2 Staf Ahli Jadi Plt
Bupati Basel Tunjuk 2 Staf Ahli Jadi Plt
Senin, 22 Maret 2021 18:32 WIB
TOBOALI - Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) mengisi kekosongan jabatan di dua OPD sebagai Pelaksna Tugas (Plt),
Guru dan Siswa SD Banyak Positif Covid-19, Dikbud Basel Berlakukan BDR
Guru dan Siswa SD Banyak Positif Covid-19, Dikbud Basel Berlakukan BDR
Rabu, 17 Maret 2021 20:35 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka