Huzarni Rani : Kadis PU Rangkap Pj Sekda Jadi Pertanyaan Besar


Huzarni Rani : Kadis PU Rangkap Pj Sekda Jadi Pertanyaan Besar

TOBOALI - Mantan Pj Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Drs.H.A.Huzarni Rani, MSi mengatakan adanya Kepala DInas Pekerjaan Umum (PU) merangkap Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Basel menjadi pertanyaan besar.

Huzarni menegaskan ada Permendagri nomor 19 tahun 2019 bahwa jika Sekda Kabupaten/Kota terjadi kekosongan maka Gubernur akan mengusulkan pejabat  eselon 2 B dari Provinsi untuk menjabat sebagai Pj Sekda Kabupaten/Kota. Seperti Pj Sekda Bangka Barat yang semula dirangkap oleh Kadispenda langsung diganti oleh Kepala Biro dari Provinsi Bangka Belitung (Babel).

“Namun untuk Bangka Selatan Kepala Dinas PU merangkap Pj Sekda tidak diproses penggantiannya sehingga muncul pertanyaan besar,”katanya kepada Radar Bangka, Senin (09/08/2020).

Huzarni juga menyebutkan ada apa Permendagri yang mengatur hal sama tapi penerapannya tidak berlaku untuk Kabupaten Bangka Selatan. Dimana Kepala Dinas PU merangkap Pj Sekda tetap dipertahankan yang diduga SK PJ Sekda Basel juga sudah lewat masa berlakunya namun tidak pergantian Pj Sekda Basel yang mengacu pada Permendagri.

“Sehingga wajar bila muncul dugaan dari masyarakat Basel bahwa ada pertimbangan politik menhadapi pesta demokarsi Pemilihan Bupati Basel 2020 yang ikut melatar belakanginya,” sebut Huzarni.

Ditanya pandanganya bagaimana menghindari agar hasil lelang jabatan ini tidak menjadi beban bagi Bupati Basel yang akan datang ? Menurut pria berkacama ini lelang jabatan yang telah diumumkan harus tetap berjalan.

Namun menunda penetapan calon terpilih dari 3 calon yang memenuhi syarat sampai dilantiknya Bupati Basel masa bhakti 2021 – 2026, agar Bupati yang akan datang diberi ruang untuk memberikan masukan kepada Gubernur tentang kriteria Sekda dan Kepala OPD yang dibutuhkannya.

“Hal ini perlu untuk  menghindari kesan bahwa Bupati seakan-akan menerima pejabat pilihan Bupati Bangka Selatan sebelumnya yang belum tentu sesuai kriterianya dengan Bupatu baru,”jelasnya.

Terkait begitu pentingkah lelang jabatan Sekda dan 6 Kepala OPD di Kabupaten Basel sehingga harus dilakukan diujung masa jabatan Bupati ? Dikemukan Huzarni bahwa pengisian jabatan struktural Sekda dan 6 Kepala OPD memang sangat penting dan wajib diisi dengan pejabat definitif agar tupoksi OPD dapat berjalan maksimal.

Oleh karenanya muncul pertanyaan, kenapa proses lelang pengisian jabatan tersebut yang sudah lama kosong dan justru dilakukan diujung masa jabatan yang seharusnya dari dulu dilakukan setelah jabatan tersebut kosong.

“Yang seharusnya dari dulu dulu dilakukan setelah jabatan tersebut kosong, makanya agak sulit bagi saya memahami kebijakan Pak Justiar selaku Bupati Basel yang menunda-nunda lelang jabatan Sekda dan 6 Kepala OPD lain sehingga diisi Pj Sekda dan Plt Kepala OPD,”kritiknya.

Menurut Huzarni, alangkah baiknya proses lelang jabatan tersebut dibatalkan menunggu dilantiknya Bupati Basel masa bhakti 2021 – 2026. Kenapa harus sekarang dilelang toh, lanjut Huzarni selama ini tidak diisi pejabat definitif tetap saja roda Pemerindah Daerah berjalan normal.

“Jika pak Justiar tetap melanjutkan proses lelang jabatan Sekda dan 6 OPD justru menjadi lucu kenapa diujung masa jabatan malah sibuk mau melelang jabatan yang kosong, terus selama ini kenapa tidak muncul niat untuk segera melelang jabatan yang kosong,”cetusnya.

Disinggung apakah ada pertimbangan politis sehingga lelang jabatan Sekda dan 6 Kepala OPD dilakukan diujung masa jabatan Bupati Basel ?

“Sulit untuk menghindari persepsi masyarakat akan  adanya  kepentingan  politik. Karena Mendagri pun melarang Kepala Daerah yang masa bakti masih tersisa 6 bulan mengambil kebijakan strategis yang patut diduga akan menjadi beban bagi penerusnya,”pungkas Huzarni.(afa)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Bupati Justiar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kodim Kabupaten Basel
Bupati Justiar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kodim Kabupaten Basel
Rabu, 23 September 2020 22:27 WIB
TOBOALI - Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer meletakkan batu pertama pada pembangunan gedung kantor Kodim kabupaten Bangka Selatan
KPU Resmi Tetapkan 4 Paslon Cabub – Cawabup di Pilbup Basel
KPU Resmi Tetapkan 4 Paslon Cabub – Cawabup di Pilbup Basel
Rabu, 23 September 2020 20:20 WIB
TOBOALI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), resmi menetapkan empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Basel
Tim BERADAB Ajak Pers Netral di Pilkada Basel
Tim BERADAB Ajak Pers Netral di Pilkada Basel
Selasa, 22 September 2020 17:37 WIB
TOBOALI – Menjelang penetapan pasangan calon (paslon) pilkada 2020 pada 23 September 2020. Tim pemenangan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati
Cegah Politik Uang, Kajari Basel Ingatkan Para Kades dan Lurah Awasi Pilkada
Cegah Politik Uang, Kajari Basel Ingatkan Para Kades dan Lurah Awasi Pilkada
Senin, 21 September 2020 17:59 WIB
TOBOALI – Kejari Bangka Selatan (Basel) mengingatkan kepada seluruh peserta Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Basel agar tidak