Keluarga "Tukang Bakso" Begal Tapi Bohong Minta Maaf


Keluarga "Tukang Bakso" Begal Tapi Bohong Minta Maaf

TOBOALI - Keluarga tukang bakso Nasam Sumarno (57), yang merekayasa kasus pembegalan menyampaikan permintaan maaf atas tingkah laku cerita bohong Nasam kepada warga Bangka Selatan (Basel) dan mengakui kesalahannya.

Pihak keluarga melalui anak dan ponakan tukang bakso keliling menyatakan ayah dan pamannya salah dan keliru terkait rekayasa pembegalan hingga 3 kali, sehingga menyulut emosi dan keresahan warga Basel khususnya Desa Rias.

Karena itu pihak keluarga sangat menyesalkan kasus rekayasa pembegalan bohong selama ini yang dilakukan ayahnya, Nasam Sumarno alias Pak De Nasam asal Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Basel tadi malam.

"Kami keluarga besar dari tukang penjual bakso meminta maaf sebentar - besarnya atas tingkah lakunya yang membuat heboh dan resah. Tingkah lakunya membuat kami sebagai keluarga telah dibuat malu,"ungkap ponakan tukang bakso, AK kepada Radar Bangka, Kamis (02/07/2020).

Sementara itu, sebelumnya anaknya AI (22) menceritakan kaget setelah mendapat kabar bahwa ayahnya menjadi korban begal lagi tadi malam, Rabu (01/07/2020). Pria bertubuh bongsor ini mengaku baru mendapat kabar pukul 20.00 wib.

"Ini yang ketiga kalinya di begal.Saya habis pulang kerja dan diluar saat itu, kaget dan langsung ke Puskemas. Ayah biasanya berangkat jualan pagi dan pulang jam delapan sampai sembilan malam,"jelasnya.

Menurutnya, ibunya langsung demam mendengar kabar tersebut. Yang mana sehari - harinya ibunya berjualan nasi bungkus untuk membantu ayahnya berjualan bakso keliling menggunakan sepeda motor di sekitar Desa Rias dan Limus.

"Saya ngak tau sama sekali kejadian ini, dapat kabar dari pak RT dan ibu langsung demam mendapatkan kabar. Kasian ibu, jam dua pagi udah masak untuk jualan besok,"tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Nasam Sumarno (57), penjual bakso keliling menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung yang videonya viral di media sosial karena dibegal ternyata bohong.

Berkat kejelian jajaran Polsek Toboali, warga setempat yang sudah berjualan bakso belasan tahun ini akhirnya mengakui bahwa ia nekad melakukan bohong karena pikiran banyak tanggungan dalam rumah tangganya, salah satunya masalah kredit mobil yang masih tersisa 15 bulan.

Informasi yang dihimpun dilapangan, drama begal bapak dua anak ketiga kalinya ini hingga guling - guling menyakinkan aksinya yang terjadi di Dusun Bukit Anda, Desa Rias, Kecamatan Toboali pada Rabu (01/07/2020) sekitar pukul 18.30 wib.(afa)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Di Basel, Banyak Tambak Udang Tidak Memiliki Izin
Di Basel, Banyak Tambak Udang Tidak Memiliki Izin
Kamis, 06 Agustus 2020 20:59 WIB
TOBOALI - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPPP) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menyebutkan banyak
Team Polda Babel Kunjungi KTM Mandiri Desa Sengir
Team Polda Babel Kunjungi KTM Mandiri Desa Sengir
Kamis, 06 Agustus 2020 19:46 WIB
TOBOALI - Team Penilai Kampung Tegep Mandiri (KTM) dari Polda Kepulauan Babel belum lama ini melaksanakan kunjungan ke Desa Sengir
Jokowi Tunda Peresmian Waduk Mentukul
Jokowi Tunda Peresmian Waduk Mentukul
Selasa, 04 Agustus 2020 12:34 WIB
TOBOALI - Presiden RI, Joko Widodo menunda kunjungan kerja ke Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Sesuai jadwal agenda, Rabu (05/08/2020), Jokowi
Kapolres Basel Serahkan 1 Ekor Sapi ke Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin
Kapolres Basel Serahkan 1 Ekor Sapi ke Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin
Senin, 03 Agustus 2020 16:06 WIB
TOBOALI - Kapolres Bangka Selatan (Basel), AKBP S. Ferdinand Suwarji menyerahkan seekor hewan kurban ke pondok pesantren Tarbiyahul Mubtadiin Kampung