Uang Tak Disetor, Karyawan Perusahaan Air Mineral Diamankan Polsek Toboali


Uang Tak Disetor, Karyawan Perusahaan Air Mineral Diamankan Polsek Toboali

TOBOALI - Inisial DN (23), warga Jalan Damai Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Bangka Belitung (Babel) ini terpaksa harus berurusan dengan dengan Polsek Toboali, pasalnya diduga telah menggelapkan uang perusahaan sebanyak Rp Rp. 29 juta lebih.

Pelaku wanita berambut pendek yang merupakan salah satu karyawan perusahaan CV EN GEDI di Pangkalpinang ini tak berkutik diamankan Tim Opsnal Rajawali Polsek Toboali dan hanya bisa diam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Toboali guna penyidikan lebih lanju.

Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suardji melalui Kapolsek Toboali AKP Wendi Indra Yudha menerangkan pelaku mengunakan modus penggelapan, dengan membuat fiktif laporan yang mana uang dari toko yang sudah di bayar, tidak di setorkan ke perusahaan tersebut.

"Introgasi terhadap pelaku mengatakan bahwa sudah mengirimkan uang tersebut melalui Kliring salah satu Bank dan menunjukan bukti pengiriman. Setelah di cek kebenarannya oleh anggota dan dikonfirmasi pihak Bank tidak ada transaksi yang dilakukan dan bukan bukti yang sah," kata AKP Wendi kepada Radar Bangka, Sabtu (27/06/2020).

Dikatakan Kapolsek Toboali, saat menerima laporan lalu Tim Opsnal Rajawali Polsek Toboali langsung melakukan penangkapan pada hari Kamis (24/06/2020) pukul 07.30 Wib di kediamannya Jalan Damai Toboali.

"Kronologinya bermula terjadi saat pihak perusahaan merasa telah ditipu oleh karyawannya terkait dana perusahaan yang belum disetorkan, pelaku ini seperti biasa memunggut dana pesanan produk perusahaan di beberapa toko yang terletak di Toboali. Pada saat perusahaan pengecekan dan penagihan di beberapa toko,telah dilakukan penagihan oleh pelaku," jelasnya.

Lalu, pihak perusahaan air mineral ini meminta untuk segera menyetorkan uang tersebut melalui rekening perusahaan namun pelaku beralasan belum sempat sehingga perusahaan menunggu namun tidak ada kabarnya dan beralasan uang sudah dikirimkan namun setelah di cek tidak kunjung masuk ke rekening perusahaan.

"Jadi transaksi yang dilakukan dan bukti yang di tunjukan bukan bukti yang sah dari Bank, kemudian pelaku berdalih bahwa uang tersebut ada di Bank yang lainnya sehingga kembali dilakukan pengecekan di Bank lagi dan dengan hasil yang sama bahwa tidak ada transaksi yang dilakukan pelaku," pungkasnya.(afa)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
F- KSKB Desak Pemkab Basel Serahkan Dokumen KUA-PPAS Perubahan
F- KSKB Desak Pemkab Basel Serahkan Dokumen KUA-PPAS Perubahan
Jum'at, 18 September 2020 15:08 WIB
TOBOALI - Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa (F- KSKB), mendesak Pemkab Bangka Selatan (Basel), segera menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran
Kasus Dugaan Tipikor DAK Dinas Pendidikan Basel Naik ke Tahap Penyidikan
Kasus Dugaan Tipikor DAK Dinas Pendidikan Basel Naik ke Tahap Penyidikan
Jum'at, 18 September 2020 13:39 WIB
TOBOALI – Kejari Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menaikkan status perkara dugaan tipikor Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan
Temuan Goresan Merah Kuno di Goa Desa Gudang
Temuan Goresan Merah Kuno di Goa Desa Gudang
Kamis, 17 September 2020 19:13 WIB
TOBOALI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan (Basel), bersama tim Bekaes Budaya Bangka Belitung belum lama ini menyelusuri
Bangka Selatan Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota Operasi Mantap Praja 2020
Bangka Selatan Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota Operasi Mantap Praja 2020
Selasa, 15 September 2020 15:23 WIB
SADAI - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menghadiri kegiatan apel gelar pasukan dan simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota)