Gandeng Pemkab, Polres Basel Akan Bentuk Kampung Tegep Mandiri


Gandeng Pemkab, Polres Basel Akan Bentuk Kampung Tegep Mandiri

TOBOALI - Polres Bangka Selatan (Basel) menginisiasi pembentukan Kampung Tegep Mandiri (KTM) yang salah satunya ditujukan untuk menghadapi persoalan Covid-19 serta kesiapan menghadapi kehidupan tatanan baru atau yang dikenal dengan istilah “New Normal”. 

Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suwarji mengatakan KTM tersebut akan dibentuk di Kelurahan/ Desa yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Jika ada satu desa yang di terpilih, di kelurahan/desa tersebut bakal menjadi percontohan bagi wilayah lainnya.

“Kampung tegep mandiri atau KTM ini jika di artikan ke bahasa Indonesia artinya kampung tangguh mandiri. Tujuan KTM ini agar masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya,” ungkap Ferdinand dalam rapat pembinaan Kades se- Basel terkait Covid-19 di Balai Daerah, Pemkab Basel, Selasa (16/06/2020).

Dijelaskan perwira melati dua dipundaknya ini bahwa program KTM ini sebenarnya jabaran dari perintah pucuk pimpinan tertinggi Polri dalam upaya memutus penyebaran Covid-19. Dia pun  berharap program ini bisa membantu pencegahan Covid-19 atau virus Corona.

“Di Bangka Selatan ini kita jadikan sebagai pilot project, kita mulai di salah satu kelurahan,desa dulu dan nanti kita berkolaborasi dengan seluruh elemen untuk mengedukasi masyarakat agar sama-sama bisa melakukan pencegahan Covid-19 di daerah atau wilayah masing-masing,” sebutnya.

Kapolres menambahkan dalam pembentukan KTM dilakukan usai kehidupan sosial hingga ekonomi warga terdampak penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, diharapkanya juga bersama-sama untuk untuk membangun ketangguhan masyarakat untuk mencegah Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Basel Justiar Noer menyatakan Pemkab Basel siap untuk mendukung program KTM tersebut. Dia pun berharap warga bisa mandiri dan saling gotong royong untuk menangani dampak penyebaran virus Corona.

Menurutnya dengan adanya KTM, masyarakat tidak hanya berharap dan tergantung kepada pemerintah. Dengan cara bergotong-royong ketika ada persoalan bisa untuk secara mandiri mengatasinya. Meski demikian, lanjut Bupati pemerintah tetap turun tangan mengatasi masalah yang terjadi di tengah masyarakat. 

“Ya kita akan mencari KTM yang tepat. Intinya kita pemerintah siap dukung. Kita harapkan kampung tangguh ini nanti bukan di satu kelurahan saja, Saya apresiasi atas inisiasi yang dicetuskan oleh Polres Bangka Selatan ini sehingga akan menjadi salah satu kelurahan, desa yang kita jadikan contoh yang kita tiru,” ucapnya.(afa)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Melaut ke Bagan, Nelayan Tanjung Labu Tak Kunjung Pulang
Melaut ke Bagan, Nelayan Tanjung Labu Tak Kunjung Pulang
Minggu, 17 Januari 2021 13:44 WIB
TOBOALI – Yanto (40), nelayan asal Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok belum kembali dari melaut di perairan Tanjung Merun,
ASN Meninggal Karena Covid-19, Ketua DPRD Basel Instruksikan Seluruh Pegawai Harus Tes Swab
ASN Meninggal Karena Covid-19, Ketua DPRD Basel Instruksikan Seluruh Pegawai Harus Tes Swab
Kamis, 14 Januari 2021 17:22 WIB
TOBOALI – Meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) karena terpapar Covid-19, seluruh pejabat dan ASN di
ASN Pemkab Bangka Selatan Meninggal Positif Covid-19
ASN Pemkab Bangka Selatan Meninggal Positif Covid-19
Kamis, 14 Januari 2021 16:35 WIB
TOBOALI – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) inisial Rs (34), meninggal dengan status terkonfirmasi positif virus
Bupati Basel Serahkan SK Penangkatan 183 CPNS
Bupati Basel Serahkan SK Penangkatan 183 CPNS
Rabu, 13 Januari 2021 17:37 WIB
TOBOALI – Sebanyak 183 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan yang diserahkan