PEKA Basel Siap Danai Program Wirausaha Mahasiswa


PEKA Basel Siap Danai Program Wirausaha Mahasiswa

TOBOALI - Kelompok masyarakat perantau Bangka Selatan (Basel) di Jakarta yang tergabung dalam Peka (Peduli Kampung) Basel siap mendanai program kewirausahaan yang dilakukan para mahasiswa asal Negeri Junjung Besaoh yang ada di rantauan. Hal tersebut disampaikan Ketua Peka Basel, Rudisia Usman.

"Peka Basel siap membantu adik-adik mahasiswa yang punya bakat wirausaha. Mulai dari yang kecil-kecil dulu. Paling tidak hasilnya bisa membantu biaya hidup selama di rantauan," kata Rudisia di depan para mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Bangka Selatan (PMBS) Jakarta dan Bandung dalam acara Semiloka Peka Basel di Cibubur, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Menurut Rudisia Usman mengatakan   mahasiswa Basel harus memiliki wawasan kewirausahaan di tengah makin ketatnya persaingan dunia kerja sekarang ini sehingga nantinya setelah lulus mereka terlatih menjadi wirausaha muda dan tidak tergantung pada dunia kerja. Peka Basel, katanya, saat ini memiliki dana Rp 75 juta yang sebagian siap mendanai program kewirausahaan mahasiswa yang prospektif, khususnya pada pengembangan dan pemasaran produk-produk nilai tambah dari Bangka Selatan. 

Masih menurut kata Rudisia yang akrab dipanggil Dede ini bahwa mahasiswa yang berminat dapat mengajukan proposal proyeknya kepada Peka Basel dan akan dievaluasi oleh tim apakah program tersebut layak untuk dibantu atau tidak. Peka Basel, lanjutnya, juga dapat memfasilitasi program wirausaha kepada pihak lainnya apabila secara bisnis layak untuk dikembangkan.

"Yang penting proposalnya jelas dan secara bisnis memiliki potensi berkembang. Tidak menutup kemungkinan usaha ini ke depannya menguntungkan dan bermitra dengan pihak lainnya juga,"pungkasnya.

Sementara itu anggota Peka Basel, Supriyadi Jamhir, mengatakan sudah saatnya mahasiswa Basel tidak hanya berorientasi ingin kerja, tapi juga keinginan kuat menjadi wirausaha, baik di daerah sendiri maupun di rantauan, setelah mereka selesai menimba ilmu. 

Menurut Supriyadi yang akrab disapa Bang Ali, pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan hanya dapat diatasi dengan penciptaan lapangan kerja, yang tidak hanya bergantung pada masuknya investor tetapi juga mencetak wirausahawan baru di masyarakat. Hal itu bisa dilakukan melalui stimulus yang diberikan oleh pemerintah daerah maupun pengusaha-pengusaha lokal yang sudah sukses di rantauan.

"Jadi saat mahasiswa ini lulus nantinya  mampu menciptakan lapangan kerja buat dirinya sendiri. Mulailah dari yang kecil dan tidak perlu gengsi lihat kawan lain kerja di perusahaan," katanya.

Sementara itu pengusaha muda Basel, Suhardi Joy, menambahkan banyak potensi di Basel yang bisa dimanfaatkan mahasiswa di rantauan untuk berwirausaha, selama ada niat yang kuat dan tidak gengsi. Misalnya, produk olahan atau nilai tambah dari produk yang menjadi ciri khas Basel seperti ikan, lada, terasi, dan lain-lain. 

"Jadi jangan baper kalau ada yang ngeledek kita, misalnya jadi mahasiswa di luar kok jualan ikan asin. Orang yang mau sukses itu tantangannya banyak. Saya banyak kawan pengusaha yang sukses karena mereka memiliki semangat yang kuat untuk maju," kata pemilik usaha kuliner Lesehan Green ini.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Polres Basel Ungkap Kasus Eksploitasi Anak Bekerja Dilokaliasi
Polres Basel Ungkap Kasus Eksploitasi Anak Bekerja Dilokaliasi
Selasa, 12 November 2019 18:40 WIB
TOBOALI – Satuan Reserse Kriminal Polres Basel mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi anak. Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan
2 Kali Bupati Tidak Hadir, Rapat Paripurna Tentang APBD 2020 Dijadwal Ulang
2 Kali Bupati Tidak Hadir, Rapat Paripurna Tentang APBD 2020 Dijadwal Ulang
Selasa, 12 November 2019 11:35 WIB
TOBOALI – Dikarenakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer tidak hadir dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten
Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Basel
Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Basel
Selasa, 12 November 2019 11:32 WIB
TOBOALI - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan (Basel) mendapat kunjungan Tim dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan
Rapat Paripurna APBD Basel 2020 Kembali Ditunda
Rapat Paripurna APBD Basel 2020 Kembali Ditunda
Senin, 11 November 2019 23:38 WIB
TOBOALI – Dikarenakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer tidak hadir dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten