Nelayan Desa Kepoh, Tukak, Bukit Terap,Tiram Keluhkan Belasan TI Tower


Nelayan Desa Kepoh, Tukak, Bukit Terap,Tiram Keluhkan Belasan TI Tower

TOBOALI – Nelayan 4 Desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yaitu Desa Kepoh,Tukak,Bukit Terap serta Tiram mengeluhkan adanya belasan TI Tower yang ada di sekitar pesisir pantai daerah tersebut.

Akibat mulai tercemarnya laut dari TI Tower dari lokasi penambangan tepatnya di pesisir Kolong Laut, Parit 2, tangkapan ikan laut menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Imbasnya banyak nelayan yang merugi jika melaut karena hasil tangkapan tidak sesuai dengan biaya melaut.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa (Kades) Kepoh, Udayasa. Oleh karena itu pihaknya meminta pihak-pihak terkait agar menertibkan sekaligus memberi sanksi kepada TI Tower. Menurutnya dahulu laut diwilayahnya memiliki sumber daya ikan yang melimpah.

“Benar, saat ini ada belasan TI Tower yang sudah beroperasi diluar bakau. Harapan minta pihak-pihak terkait untuk segera  turun kelapangan. Karna yang kami kwatirkan terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan karna nelayan kami selalu bertanya kepada kami,”sebutnya kepada wartawan,Senin(15/7).

Hal senada juga dibenarkan Kades Tukak, Syamsudin. Dikemukakanya adanya belasan TI Tower tersebut dikeluhkan nelayannya karna terjadi pencemaran yang berasal TI Tower sehingga laut menjadi kotor. Padahal, pihaknya secara rutin membersihkan pesisir agar tidak terbawa arus laut ke tengah.

“Sebelumnya sudah pernah kami lapor ke Dinas Perikakan Bangka Selatan dan ada dilakukan penertipan.Hanya saja saat ini beroperasi lagi sejak bulan Mei lalu dan pada hari Rabu lalu sekitar pukul empat sore kami cek. Jaraknya sekitar 100 meter dari pantai,”jelasnya.

Syamsudin menambahkan dengan adanya keluhan nelayan dari desanya, dikhawatir juga terjadi sesuatu apalagi mayoritas nelayan hanya menggunakan alat tangkap dan kapal tradisional. Padahal,nelayan mengandalkan ikan tapi kondisinya jika kondisinya tercemar maka hasil tangkapan pun sudah dipastikan minim seperti saat ini.

"Mereka beroperasi di lautan dangkal itu bisa merusak  dan mengusir ikan yang berada di sekitar lokasi, selain merusak laut tentunya itu berpengaruh terhadap hasil tangkapanan nelayan karena ikan sudah menjauh," pungkas Syamsudin.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono SH, MH dikonfirmasi mengucapkan terima kasih atas informasi adanya keluhan TI Tower di 4 Desa tersebut. "Terima kasih info ya," ujarnya singkat.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Melaut ke Bagan, Nelayan Tanjung Labu Tak Kunjung Pulang
Melaut ke Bagan, Nelayan Tanjung Labu Tak Kunjung Pulang
Minggu, 17 Januari 2021 13:44 WIB
TOBOALI – Yanto (40), nelayan asal Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok belum kembali dari melaut di perairan Tanjung Merun,
ASN Meninggal Karena Covid-19, Ketua DPRD Basel Instruksikan Seluruh Pegawai Harus Tes Swab
ASN Meninggal Karena Covid-19, Ketua DPRD Basel Instruksikan Seluruh Pegawai Harus Tes Swab
Kamis, 14 Januari 2021 17:22 WIB
TOBOALI – Meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) karena terpapar Covid-19, seluruh pejabat dan ASN di
ASN Pemkab Bangka Selatan Meninggal Positif Covid-19
ASN Pemkab Bangka Selatan Meninggal Positif Covid-19
Kamis, 14 Januari 2021 16:35 WIB
TOBOALI – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) inisial Rs (34), meninggal dengan status terkonfirmasi positif virus
Bupati Basel Serahkan SK Penangkatan 183 CPNS
Bupati Basel Serahkan SK Penangkatan 183 CPNS
Rabu, 13 Januari 2021 17:37 WIB
TOBOALI – Sebanyak 183 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan yang diserahkan