Razia Tambang Laut, Tim Bakar Ponton & Sakan


Razia Tambang Laut, Tim Bakar Ponton & Sakan

TOBOALI – Tim terpadu yang tergabung Polri,Satpol PP, DPKPLH, Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan, perikanan serta  PT Timah melakukan razia dan penertiban tambang inkonvensional di daerah  Tanjung Kemirai dan Tanjung Timur, Kabupaten Bangka Selatan (Basel),Jumat(12/7).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Lingkungan Hidup (DPKPLH), Gatot Wibowo mengatakan tim terpadu yang dipimpin Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulistyono dalam rangka penertiban tambang laut/TI apung/selam dan sekaligus operasi Yustisi.

 “Tim dibagi menjadi dua. Di Tanjung Kemirai sebanyak 25 personil tidak ditemukan aktivitas apa – apa. Sementara di Tanjung Timur sebanyak 35 personil, ditemukan TI selam sebanyak 20 unit ponton yang  sedang tidak bekerja,”ujarnya kepada Radar Bangka,Sabtu(13/7).



Dikemukakan Gatot, dari pantaian diduga ada sekitar 10 unit kapal compreng yang beroperasi tetapi keberadaannya diatas 12 mil laut berdasarkan dari hasil pantaun tim Satpolair Polres Basel yang tiba di Tanjung Timur sekitar pukul 17.50 wib.

Melalui perjalanan yang berat karena kondisi medan letak yang jauh dan kondisi hutan yang sangat sempit dengan menggunakan 6 unit, lanjut Gatot segera melakukan operasi yustisi dengan mengumpulkan seluruh penduduk yang ada dan didata.

“Langsung didata dan diberikan arahan dan diultimatum untuk dalam waktu 3 hari segera melakukan aktivitas pembongkaran tempat tinggal dan TI apung/selam.Nah,apalabila dalam waktu tersebut belum ada aktivitas penbongkaran.Tim akan melakukan upaya hukum lebih keras,”jelasnya.

Dan dari mereka pun sudah menyetujuinya bahkan menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim karena sudah diingatkan dan masih ada upaya represif dati tim terpadu.Dan dalam 3 hari kedepan tim akan meninjau kembali ke lokasi.

“Disana tim melakukan pemusnahan atau pembakaran 1 unit ponton TI dan 1 unit sakan yang berada di pinggiran pantai di lokasi. Sementara 19 lainnya tertambat agak jauh di laut. Kemudian tim bwrgerak pulang dan kedua tim bertemu di simpang telex umtuk apel konsolidasi,” pungkas Gatot.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Plt RSUD Basel Sayangkan Ada Pasien Daftar Berobat ke Spesialis Dalam Ditolak
Plt RSUD Basel Sayangkan Ada Pasien Daftar Berobat ke Spesialis Dalam Ditolak
Kamis, 23 Januari 2020 16:11 WIB
TOBOALI – Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dr. Agus Pranawa mengatakan pelayanan di RSUD
Alasan Mau Antar Anak ke Bandara, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Basel Batasi Pasien
Alasan Mau Antar Anak ke Bandara, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Basel Batasi Pasien
Kamis, 23 Januari 2020 16:10 WIB
TOBOALI – Yusuf (40), warga Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kesal dan kecewa pada pelayanan RSUD Kabupaten Basel. Pasalnya,
57 Orang Sudah Mendaftarkan Diri Calon PPK
57 Orang Sudah Mendaftarkan Diri Calon PPK
Kamis, 23 Januari 2020 16:04 WIB
TOBOALI - Sejak dibuka pendaftaran pada 18 Januari hingga Rabu (22/1/2020), jumlah pendaftar anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pelaksanaan
Justiar : Rakortek Wadah Untuk Berkolaborasi Program Unggulan Tiap-Tiap Daerah
Justiar : Rakortek Wadah Untuk Berkolaborasi Program Unggulan Tiap-Tiap Daerah
Rabu, 22 Januari 2020 16:05 WIB
TOBOALI – Rakortek adalah sebagai salah satu wadah bagi Pemprov dan Pemkab serta Kota untuk berkolaborasi mengimplementasikan program-program unggulan dalam