Aneh, Puluhan Kendaraan Dinas Basel Tak Jelas Keberadaan Kepemilikanya


Aneh, Puluhan Kendaraan Dinas Basel Tak Jelas Keberadaan Kepemilikanya

TOBOALI – Sebanyak 70 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) tidak diketahui keberadaan bukti kepemilikanya. Ketidakjelasan aset 58 motor dan 12 mobil  yang diduga karena setiap SKPD tidak optimal dalam melakukan pengawasan itu, kendaraan yang paling banyak tidak diketahui bukti kepemilikanya berasal dari sekretariat daerah (setda) dengan rincian 47 motor dan 7 kendaraan mobil.

Selain instansi setda tersebut masih terdapat 4 instansi yang tidak jelas keberadaan bukti kepemilikanya. Yakni Dinas Kesehatan sebanyak 7, 2 mobil, Sekretariat DPRD sebanyak 2 motor, 1 mobil. Kemudian di DPU sebanyak 2 motor serta di Rumah Sakit Umum sebanyak 2 mobil. Adapun total harga motor sebesar Rp Rp 671.306.200,00 dan mobil Rp 2.640.130.000,00.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Basel Marpaung Pinondang Dominggus dikonfirmasi tidak menampik puluhan kendaraan milik Pemkab Basel tersebut ternyata hingga saat ini tidak satupun memiliki dokumen berupa surat menyurat (STNK dsn BPKB) sebagai bukti kepemilikan.

“Yang hilang itu surat kepemilikannya berupa STNK dan BPKB. Sebagai salah satu contoh di Inspektorat, ada kendaraan roda dua yang STNK nya hilang, tetapi penguasaannya oleh Kantor Inspektorat. Termasuk inilah yang menjadi perhatian Korwil I KPK RI tersebut,”kata Marpaung Pinondang Dominggus kepada Radar Bangka,Sabtu(22/6/2019)malam.

Menurutnya dengan adanya beberapa kendaraan dinas pada OPD yang tidak diketahuinya keberadaan surat - surat kendaraan bermotornya tersebut, tentunya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya beberapa kali peralihan antar pegawai yang melakukan pinjam pakai kendaraan dimaksud, ketidakcermatan penyimpanan STNK oleh pegawai yang meminjam kendaraan tersebut.

“Fisik kendaraan (roda dua) tersebut ada di gudang, namun pada kondisi rusak berat dan sudah tidak dipergunakan sejak tahun 2016. Saya mengajak para Kepala OPD untuk lebih peduli kepada perbaikan manajemen pengelolaan aset dan memastikan seluruh asetnya terdata dan diketahuinya keberadaan aset dimaksud serta penguasan asetnya termasuk kewajiban pembayaran pajak atas aset kendaraan bermotor yang dikelolanya,”pungkas Marpaung.

Adapun jenis mobil yang tidak diketahui keberadaan bukti kepemilikanya seperti jenis Mitsubishi,Isuzu tahun 2011 seharga Rp 298 juta,   4HG1 tahun 2006 seharga Rp 794.880, Ford seharga Rp 240 juta,Toyota Kijang,GA PW tahun 2014 seharga Rp 156.250 juta.TBR 54,NHR 55,Suzuki dan L 300. (bim)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Cegah Politik Uang, Kajari Basel Ingatkan Para Kades dan Lurah Awasi Pilkada
Cegah Politik Uang, Kajari Basel Ingatkan Para Kades dan Lurah Awasi Pilkada
Senin, 21 September 2020 17:59 WIB
TOBOALI – Kejari Bangka Selatan (Basel) mengingatkan kepada seluruh peserta Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Basel agar tidak
F- KSKB Desak Pemkab Basel Serahkan Dokumen KUA-PPAS Perubahan
F- KSKB Desak Pemkab Basel Serahkan Dokumen KUA-PPAS Perubahan
Jum'at, 18 September 2020 15:08 WIB
TOBOALI - Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa (F- KSKB), mendesak Pemkab Bangka Selatan (Basel), segera menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran
Kasus Dugaan Tipikor DAK Dinas Pendidikan Basel Naik ke Tahap Penyidikan
Kasus Dugaan Tipikor DAK Dinas Pendidikan Basel Naik ke Tahap Penyidikan
Jum'at, 18 September 2020 13:39 WIB
TOBOALI – Kejari Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menaikkan status perkara dugaan tipikor Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan
Temuan Goresan Merah Kuno di Goa Desa Gudang
Temuan Goresan Merah Kuno di Goa Desa Gudang
Kamis, 17 September 2020 19:13 WIB
TOBOALI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan (Basel), bersama tim Bekaes Budaya Bangka Belitung belum lama ini menyelusuri