Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga


Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga

PAYUNG – Warga Dusun Pasir Putih,Desa Betumpang,Kecamatan Payung,Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap seekor buaya yang menerkam Mahrom (33), warga Desa Bedengung Kecamatan Payung di Muara Sungai Empek desa setempat,Kamis(16/5)sekitar pukul 18.30 wib.

“Buaya seberat 300 kilogram, berukuran besar dengan panjang hampir mencapai 3,4 meter yang diduga memangsa Mahrom sudah ditangkap oleh warga.Warga memancing dengan menggunakan umpan daging bebek kemudian buaya diikat,”ujar Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono melalui Kapolsek Payung, Iptu Epriyansah dikonfirmasi Radar Bangka Jumat (17/6/2019).

Epriyansah menambahkan walaupun hewan melata itu menghabisi nyawa, namun warga tetap menjaga agar tidak dibunuh. Dibutuhkan waktu kurang lebih I jam untuk melumpuhkan buaya sebelum dibawa kelapangan bola Desa Bedengung dengan menggunakan kendaraan.

Sementara itu Pjs Kades Bedengung, Abdul Roni mengungkapkan buaya yang saat ini menjadi tontonan warga dari beberapa desa hingga kini masih hidup. “Masih dilapangan bola dan masih hidup sampai kini. Banyak warga berdatangan untuk melihat langsung dan banyak yang mengambil gambar (fofo),”kata Abdul Roni.

Sebelumnya, Mahrom tewas diterkam buaya saat memancing ikan Sungai Empek Dusun Pasir Putih Desa Batu Betumpang. Kondisi korban penuh luka cabik di tubuhnya bekas cakaran gigi ditemukan oleh warga tepatnya sekitar 2 kilometer dari lokasi hilangnya korban.

Awalnya korban bersama temannya Diki (24),pergi berangkat dari rumahnya di Desa Bedengung untuk pergi memancing ikan pada  Jumat (10/5),sore.Korban mendadak hilang dari permukaan air. Teman meminta pertolongan sembari teriak kepada warga sekitar dan mencari kembali korban ke genangan air. Namun korban tidak ditemukan. Namun setelah lama mencari, korban tak kunjung ditemukan.

Polisi kemudian datang setelah dihubungi warga. Kemudian pencarian kembali dilanjutkan.  Akhirnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia [ada Selasa (14/5) pagi oleh warga sekitar 2 kilometer dari lokasi memancing. Tim Sar dan Polisi ikut langsung mengevakuasi jenazah korban dari lokasi, menuju rumah duka untuk dimakamkan keluarganya. Pihak keluarga juga menolak untuk otopsi terhadap korban. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Nelayan Desa Kepoh, Tukak, Bukit Terap,Tiram Keluhkan Belasan TI Tower
Nelayan Desa Kepoh, Tukak, Bukit Terap,Tiram Keluhkan Belasan TI Tower
Senin, 15 Juli 2019 22:51 WIB
TOBOALI – Nelayan 4 Desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yaitu Desa Kepoh, Tukak, Bukit Terap serta Tiram mengeluhkan adanya
Kapolres Akan Tindaklanjuti Pengerit Sesuai SOP
Kapolres Akan Tindaklanjuti Pengerit Sesuai SOP
Senin, 15 Juli 2019 07:35 WIB
TOBOALI - Kapolres Bangka Selatan (Basel) AKBP Aris Sulistyono akan menindak tegas dan menindaklanjuti soal keluhan masyarakat terhadap adanya pengerit
Peletakan Batu Pertama SMP Muhammadiyah Basel, Sumadi Ingatkan Tidak Ada Lagi Anak Putus Sekolah
Peletakan Batu Pertama SMP Muhammadiyah Basel, Sumadi Ingatkan Tidak Ada Lagi Anak Putus Sekolah
Senin, 15 Juli 2019 12:10 WIB
TOBOALI – Plt Disdikbud Kabupaten Basel, Sumadi yang juga Pimpinan Muhammadiyah Basel melakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah
PJU Sudirman Kembali Nyala, BLH Basel Tetap Gugat Pemkab Basel
PJU Sudirman Kembali Nyala, BLH Basel Tetap Gugat Pemkab Basel
Minggu, 14 Juli 2019 18:34 WIB
TOBOALI - Menanggapi akan terang benderangnya Jalan Sudirman Toboali dan Komplek Perkantoran Bupati Basel menggugah Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LHB)