Mau Tau Fakta Hukum Kasus Mamin, Jaksa Minta Gipsi Hadiri Sidang


Mau Tau Fakta Hukum Kasus Mamin, Jaksa Minta Gipsi Hadiri Sidang

TOBOALI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Basel Safrianto Zuriat Putra yang diwakili Kasi Pidsus, Mgs Rudy Apriansyah meminta Gerakan Inisiatif Pemuda Sosial Indonesia (GIPSI) untuk menghadiri persidangan Tindak pidana korupsi (Tipikor) anggaran belanja makan dan minum (Mamin) tahun 2017 yang diduga melibatkan istri Bupati dan Wakil Bupati Basel.

“Kalau mau tau fakta hukum,  hadiri persidangan. Hormati pengadilan, negara kita negara hukum. Kita tidak ada berat sebelah kemana – mana,”tegasnya saat menerima kehadiran GIPSI yang diketuai Rego Apriyando saat melakukan aksi damai di Kejari Basel,Jumat(26/4).

Ditempat itu, Rudy menyambut baik dan memberikan apresiasi yang dinilai sudah menyuarakan. Hanya saja, Rudy tetap mengingatkan GIPSI untuk tetap menghormati peradilan dan hadir dalam persidangan kasus mamin tersebut.

“Coba hormati proses hukum, hormati pengadilan.Kalian datang, saya sidang kalian tidak ada yang pernah ikut sidang. Kalian hanya dengar berita – berita, coba kalian ikuti proses persidangan, kalian datang. Kita ada semua rekamana persidangan.Saya hormati kalian datang kesini, saya apresiasi kalian datang kesini,”kata Rudy.

Setelah mendapat jawaban, pihak GIPSI pun akan menghadiri persidangan kasus mamin pada Senin (29/5), mendatang. Pantauran Radar Bangka, pada aksi dilakukan pengamanan oleh pihak Polres Basel dan Polsek Toboali yang dipimpin oleh kapolsek Toboali Iptu Yandri C Akip, SH, MH. Setelah penyampaian sebentar oleh aksi unjuk rasa damai yang  berjumlah belasan itu langsung membubarkan diri dengan tertib.
Sebelumnya, Ketua GIPSI, Rego Apriyando mengatakan semua orang sudah mengetahui masalah ini bahwasanya kasus tipikor mamin ini melibatkan istri Bupati dan Wakil Bupati Basel. Yang ia pertanyakan adalah mengapa masih berkeliaran."Mengapa mereka tidak ditindak secara hukum yang sebenarnya,”teriaknya.

"Tangkap semua mereka yang terlibat, sebagaimana memenjarakan pencuri ayam,pencuri bebek dan pencuri kecil lainya. Penjarakan mereka karena mereka sudah mencuri uang rakyat. Kalau kalian tidak mau menerima suara kami, kami akan melakukan aksi dipengadilan dan kami tidak akan berhenti,”ucap Rego.

Diberitakan sebelumnya, Seperti diberitakan sebelumnya,kasus tipikor Mamin yang menjadi perhatian publik ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1.683.570.735 dari total anggaran sebesar Rp 3.866.500.000. Yang mana kerugian Negara telah ada pengembalian kerugian Negara.Adapun 3 tersangka saat ini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tuatunu dan Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang sejak 13 Desember 2018. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
DPRD Basel Akan Sampaikan Aspirasi Nelayan ke DPRD Babel
DPRD Basel Akan Sampaikan Aspirasi Nelayan ke DPRD Babel
Senin, 21 Oktober 2019 19:57 WIB
TOBOALI – Ketua DPRD Kabupaten Basel, Erwin Asmadi menegaskan secepatnya pihaknya dan Pemkab Basel akan menyampaikan aspirasi masyarakat perwakilan nelayan
Kapolres Basel AKBP Ferdinand Buka Pelatihan Penyidik TPPU
Kapolres Basel AKBP Ferdinand Buka Pelatihan Penyidik TPPU
Kamis, 17 Oktober 2019 16:58 WIB
TOBOALI - Kapolres Bangka Selatan (Basel) , AKBP S Ferdinand Suwarji membuka kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan penyidik Polres Basel dan
Tingkat Ancaman Kedepan Semakin Berat, Polres Basel Latihan Menembak
Tingkat Ancaman Kedepan Semakin Berat, Polres Basel Latihan Menembak
Selasa, 15 Oktober 2019 19:17 WIB
TOBOALI – Kapolres Bangka Selatan (Basel), AKBP S Ferdinand Suwarji dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Jajaran dan seluruh
Kunjungi Dewan Pers,Wartawan Basel Diskusikan Kebebasan Pers
Kunjungi Dewan Pers,Wartawan Basel Diskusikan Kebebasan Pers
Sabtu, 12 Oktober 2019 21:24 WIB
JAKARTA – Jurnalis Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dari media Babel Pos, Radar Bangka dan Berita Bangka melakukan kunjungan ke Dewan