Kabar Money Politic Beredar Uang Rp 150 Juta untuk Serangan Fajar


Kabar Money Politic Beredar Uang Rp 150 Juta untuk Serangan Fajar

TOBOALI – H -1 pelaksanaan pemilu, Kabupaten Basel dikabarkan adanya laporan operasi tangkap tangan (ott) caleg dengan barang bukti (bb) uang sebesar Rp 150 juta yang disinyalir, akan dibagikan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Basel untuk serangan fajar saat hari pencoblosan.

Kabar tersebut berawal dari seseorang yang tidak dikenal melalui aplikasi pesan WhatsApp yang berbunyi Info A1 ; polsek air gegas OTT money politik caleg, bb 150jt ditahan dan kasus ditangani polres basel dan sentragakumdu"

Menanggapi hal tersebut, Komisioner Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Basel, Erik menegaskan tidak benar adanya OTT. Ia mengatakan saat ini belum bisa memberikan keterangan karena baru sebatas laporan di Panwascam dan pihaknya baru akan akan ke Panwascam Airgegas

“Maaf belum bisa lebih jauh soalnya laporan di Panwascam dan saya baru mau ke Panwascam. Tidak ada OTT, kalau ada yang melapor ke Panwascam Airgegas iya money politik, baju kaos dan contoh surat suara di Desa Sidoarjo Airgegas.Bukan caleg yang dilaporkan tapi masyarakat yang membagikannya itu yang dilaporkan sisa uang Rp 1,9 juta,”ujar Erik kepada Radar Bangka,Senin(16/4).

Dijelaskan Erik, pelapor ke Panwascam Airgegas adanya money politik di Desa Sidoarjo Airgegas itu terjadi Senin (15/4/2019) sekira pukul 17.30 Wib. Yang mana, ada 2 orang masyarakat yang dilaporkan dnegan bukti-bukti di formulir laporan itu berupa bukti baju kaos, contoh surat suara dan uang sisa Rp 1,9 juta.

Terkait adanya laporan masyarakat tersebut, menurut Erik pihaknya bisa untuk menindaklanjuti dengan beberapa rangkaianya seperti melakukan kajian dan lainya. Laporan yang disampaikan masyarakat bisa saja naik ke setiap tingkatan.

“Kalau ranah laporannya itu masuk kategori pidana maka akan naik ke Kabupaten untuk ditindaklanjuti bersama tim sentra Gakkumdu. Setiap laporan yang masuk akan dikaji dan dipelajari terlebih dahulu, tentu ada rangkaiannya untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk apakah terpenuhi atau tidaknya formil dan materilnya,”pungkasnya.

Sementara Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono dikonfirmasi mengakui adanya kabar money politic tersebut, hanya saja masih menunggu info resmi dari Bawaslu. “Infonya,namun nunggu info resmi Bawaslu ya selaku pihak yang kompeten,” ujarnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Heboh, Warga Temukan Mayat di Tepi Pantai Tanjung Merun
Heboh, Warga Temukan Mayat di Tepi Pantai Tanjung Merun
Rabu, 22 Mei 2019 20:58 WIB
LEPARPONGOK - Warga Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan digegerkan dengan penemuan mayat yang sebagian menjadi tulang di Pantai Tanjung
Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH
Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH
Senin, 20 Mei 2019 21:42 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sampai saat ini mengaku belum menerima surat gugatan terkait instalasi lampu
Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga
Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga
Jum'at, 17 Mei 2019 20:14 WIB
PAYUNG – Warga Dusun Pasir Putih,Desa Betumpang,Kecamatan Payung,Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap seekor buaya yang menerkam Mahrom (33), warga
Antusias Warga Bubuhkan Tanda Tangan Dukung Ancam Gugat Pemkab Basel
Antusias Warga Bubuhkan Tanda Tangan Dukung Ancam Gugat Pemkab Basel
Kamis, 16 Mei 2019 23:11 WIB
TOBOALI – Warga Kecamatan Toboali membubuhkan tanda tangan dukungan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bangka Selatan (Basel) untuk menggungat Pemerintah