Dikabarkan Retak, TP4D Kejari Basel Tinjau Jembatan Fajar Indah


Dikabarkan Retak, TP4D Kejari Basel Tinjau Jembatan Fajar Indah

TOBOALI – Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Derah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengecek 3 proyek  jembatan Fajar Indah di Kecamatan Pulau Besar, Selasa (9/4/2019).

Pengecekan proyek jembatan senilai Rp 7,620 Miliar langsung dipimpin Kepala Kejari Basel, Basel Safrianto Zuriat Putra,Kasi Intelkam Dody Priyatman,Kepala Plt Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan (DPUPRHUB) Basel, Sormin Mangopul, Kabid Bina Marga, Juniwar serta pihak kontraktor pelaksana PT Karya Mulia Nugraha.

Diketahui, pengecekan jembatan karena adanya laporan masyarakat adanya jembatan yang mengalami kerusakan pada pekerjaan Minor seperti talud pasangan batu,aspal,cat serta pembersihan kayu - kayu berkas begisting maupun bekas.

Kajari Basel Safrianto Zuriat Putra melalui Kasi Intelkam Dody Priyatman Purba menjelaskan bahwa tinjauan langsung ke lapangan merupakan kewajiban TP4D bersama-sama pihak dinas terkait dan kontraktor pelaksana karena proyek ini masih dalam masa pemeliharaan.

“TP4D Basel melakukan pengawasan terhadap tiga hal, yaitu pembangunan sesuai RAB, sesuai dengan administrasi dan tertib serta sesuai dengan waktu yang ditentukan. Himbauan kita, kalau memang masih ada kerusakan harus segera diperbaiki. Dan kalau kita lihat, kerusakan ini bukan pada bangunan primer, hanya di penunjangnya saja,"ujar Dody.

Sementara Kepala Plt DPUPRHUB Basel, Sormin Mangopul mengatakan bahwa pihaknya bukan saja melakukan pengawasan jembatan namun juga melakukan pengawasan pembangunan lainya. Dia juga sangat mengapresiasi insan pers yang telah yang ikut langsung melakukan pengawasan karena masih dalam masa pemeliharaan.

“Kita sangat respek dan kebetulan dari pendampingan TP4D.Kita sinergi dan terbuka,apalagi masih dalam pemeliharaan.Saya cek kebawah (jembatan) tadi dan sudah dilaksanakan dengan baik. Ngak ada masalah, sesuai dengan spek dan ada masa pemeliharaan  sampai bulan Juni,”ucap Sormin.

Sementara  Staf Tim Tekhnik PT Karya Mulia Nugraha, Yudy  mengatakan memang terdapat keretakan pada oprit atau sayap, namun kerusakan Minor tersebut sudah diperbaiki karena masih dalam tahap masa pemeliharaan hingga 9 Juni 2019.

“Setiap jembatan wajib hukumnya harus ada keretakan. Artinya, antara lantai dengan bekwol itu wajib hukumnya harus ada keretakan dipisahkan. Kalau tidak ada keretakan itu namanya deletasi. Kalau tidak ada keretakan itu, lantai jembatan dan balok bisa saling tabrakan. Itu memang harus saling dipisahkan. di tiga unit bangunan jembatan di Jalan Raya Desa Fajar Indah I, Fajar Indah II dan Fajar Indah III sesuai dengan spesifikasi dan RAB,”sebutnya.

Ia mengapresiasi atas pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat sehingga apa yang masih kurang dalam pengerjaan langsung bisa ditangani dengan cepat. Kepada masyarakat,lanjut Yudy, jika melihat adanya terjadi sesuatu hal di bangunan jembatan tersebut agar segera melaporkan ke dinas terkait sehingga bisa dilakukan penanganan.

"Kita berterima kasih atas informasi dari masyarakat, sehingga penanganan kita bisa lebih cepat dan optimal. Justru kita menyarankan setelah pembangunan selesai, masyarakat harus proaktif melakukan pengawasan,”tandasnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Heboh, Warga Temukan Mayat di Tepi Pantai Tanjung Merun
Heboh, Warga Temukan Mayat di Tepi Pantai Tanjung Merun
Rabu, 22 Mei 2019 20:58 WIB
LEPARPONGOK - Warga Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan digegerkan dengan penemuan mayat yang sebagian menjadi tulang di Pantai Tanjung
Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH
Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH
Senin, 20 Mei 2019 21:42 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sampai saat ini mengaku belum menerima surat gugatan terkait instalasi lampu
Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga
Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga
Jum'at, 17 Mei 2019 20:14 WIB
PAYUNG – Warga Dusun Pasir Putih,Desa Betumpang,Kecamatan Payung,Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap seekor buaya yang menerkam Mahrom (33), warga
Antusias Warga Bubuhkan Tanda Tangan Dukung Ancam Gugat Pemkab Basel
Antusias Warga Bubuhkan Tanda Tangan Dukung Ancam Gugat Pemkab Basel
Kamis, 16 Mei 2019 23:11 WIB
TOBOALI – Warga Kecamatan Toboali membubuhkan tanda tangan dukungan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bangka Selatan (Basel) untuk menggungat Pemerintah