Sudah 3 Bulan, Agus Pratomo Jadi Plh Sekda Basel


Sudah 3 Bulan, Agus Pratomo Jadi Plh Sekda Basel

Komisi I Minta Pemkab Basel Segera Tetapkan Sekda Definitif

TOBOALI – Komisi DPRD Basel untuk kesekian kalinya meminta Pemkab Basel segera menetapkan sekretaris daerah (sekda) definitif agar jalannya pemerintahan tidak terganggu dan bisa berjalan normatif. Hingga kini Bupati Basel H Justiar Noer belum menentukan siapa sekda yang akan dilantik.Padahal sejak tanggal 3 Januari 2019 lalu, Kepala Bakuda Basel Agus Pratomo resmi menjabat Plh Sekda Basel.

Sekretaris Komisi I DPRD Basel, Samsir mengatakan pemerintah harus secepatnya menentukan Sekda definitif mengingat pejabat Sekretris daerah yang sekarang diduduki dengan format pelaksan harian (Plh) memiliki keterbatasan wewenang dalam menjalankan pemerintah. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada keadaan darurat dalam penyelenggaraan pemerintahan pelaksana harian memiliki keterbatasan wewenang dalam mengambil kebijakan yang bersifat strategis.

“Pejabat pelaksana harian dan pelaksana Tugas memiliki perbedaan Dimana Plh dan Plt sama-sama keadaannya ditunjuk oleh atasan pegawai yang bersangkutan di saat pejabat definitif berhalangan untuk melaksanakan tugasnya,” ujar Sekretaris Komisi 1 DPRD Basel,Samsir kepada Radar Bangka, Kamis (14/3).

Politis partai PKS ini menilai ini bahwa Plh dan Plt sama-sama melaksanakan tugas serta menetapkan dan atau melakukan keputusan dan atau tindakan rutin yang menjadi wewenang Jabatannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Tetapi dalam menjalankan tugasnya Plh atau Plt tidak berwenang mengambil keputusan dan atau tindakan yang. Bersifat strategis yang berdampak pada perubahan status hukum pada spek organisasi, Kepegawaian, dan alokasi anggaran.

“Pada UU No 30 tahun 2014 tentang Adminitrasi pemerintah dan surat keputusan BKN No K.26/V a tahun 2016 tentang kewenangan Plh dan Plt bahwa bahwa masa jabatan pejabat Sekretris daerah sebagaimana dimaksud pada ayat ( 2 ) paling lama 6 bulan dalam hal  Sekda tidak bisa melaksanakan tugas dan paling lama 3 bulan dalam hal terjadi kekosongan,” tegasnya.

Untuk memastikan jalannya roda pemerintahan ke depan dengan baik, Komisi I   memohon dan merekomendasikan secepatnya pemerintah menetapkan sekretaris daerah definitif untuk mengantisipasi terjadi masalah yang urgent yang memerlukan kebijakan strategis ke depan. Dan untuk kondisi saat ini tentang banyaknya sejumlah dinas yang tida memiliki kepala dinas definitif untuk kelancaran proses pelayanan publik.

“Yang ini akan berimbas pada proses pelayanan publik yang akan merugikan masyarakat yang memerlukan pelayanan publik . Adapaun kepala dinas dan kepala kantor yang belum definitif Bapeda, dinas pendidikan dan kebudayaan, dinas sosial, dinas PURR, inspektorat, dinas keoendudukan dan pencatatan sipil dan sekretriat daerah,” pungkas Samsir.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Kapolres Basel Kembali Berikan Penghargaan 12 Personel Berprestasi
Kapolres Basel Kembali Berikan Penghargaan 12 Personel Berprestasi
Rabu, 19 Februari 2020 16:37 WIB
TOBOALI - Sebanyak 12 personel Polres Bangka Selatan (Basel) berperstasi yang bertugas di Bidang Pelayanan Masyarakat mendapatkan penghargaan dari Kapolres
Justiar : KIS Peluang Investasi Strategis Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Justiar : KIS Peluang Investasi Strategis Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 18 Februari 2020 19:18 WIB
TOBOALI - Bupati Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer kembali memaparkan betapa Kabupaten yang dipimpinnya sangat berpotensi sebagai tempat untuk berinvestasi,
Bupati Basel Kukuhkan RT RW  Kecamatan Toboali
Bupati Basel Kukuhkan RT RW Kecamatan Toboali
Selasa, 18 Februari 2020 14:58 WIB
TOBOALI - Bupati Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer mengukuhkan ketua RT dan ketua RW seluruh Kecamatan Toboali, Senin (17/2/2020) malam
4 Tahun Kepemimpinan, Justiar Ajak Masyarakat Bersinergi
4 Tahun Kepemimpinan, Justiar Ajak Masyarakat Bersinergi
Selasa, 18 Februari 2020 14:32 WIB
TOBOALI - Bertempat dirumah dinas Bupati Bangka Selatan (Basel), Kabupaten Basel menggelar malam ramah tamah Bupati bersama masyarakat dalam rangka