Bupati Basel Dituding Tunjukkan Sikap Arogan


Bupati Basel Dituding Tunjukkan Sikap Arogan

TOBOALI – Bupati Bangka Selatan (Basel) H Justiar Noer dinilai telah bertindak sewenang-wenang dan cenderung arogan dalam melakukan mutasi pejabat di jajaran pemerintah Kabupaten Basel. Penilaian itu mengemuka karena dalam beberapa kali mutasi yang dilakukan ada sejumlah pejabat yang termasuk dialih tugaskan,padahal aparatur sipil negara (ASN) sebagai ujung tombak jalannya roda pemerintahan di daerah sudah semestinya mendapatkan perlakuan yang manusiawi.

Seperti yang terjadi pada Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSP3APMD),Benny Supratama tiba-tiba pada   diberhentikan dan dipindahkan ke Sekretariat Daerah (Setda).Bukan hanya itu, Kepala Disdikbud Basel, Eddy Supriadi diberhentikan dari jabatannya dengan alasan yang bersangkutan mengajukan pindah tugas ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang. Penilaian adanya kesewenang-wenangan dalam mutasi dilontarkan Arman,Pemerhati Kebijakan Publik Basel.

“ASN sebagai ujung tombak lalannya roda pemerintahan di daerah sudah semestinya mendapatkan perlakuan yang manusiawi. Kepala daerah tidak akan bisa melaksanakan visi misinya tanpa didukung oleh birokrat yang handal. Oleh karena itu dalam mengelola SDM haruslah dilakukan dengan perekrutan dan penataan yang baik. Tidak boleh jabatan politik membuat suatu kebijakan yang semena mena,baik itu mengangkat maupun memberhentikan mereka dari jabatan.Karena jelas,bahwa ASN juga dilindungi oleh UU yang khusus mengatur masalah ASN yaitu UU no 5 tahun 2014,”sebutnya kepada Radar Bangka,Rabu(13/3).

Menurut mantan anggota DPRD Basel ini, terjadinya pencopptan jabatan yang terjadi di Basel baru -  baru ini menunjukkan buruknya pengelolaan dan penataan SDM oleh kepala daerah. Tindakkan yang terkesan semena - mena terhadap ASN harus segera dihentikan. Dirinya sangat menyanyangkan tindakkan Bupati Basel yang arogan, seakan jabatan kepala daerah adalah segala galanya.

Dikemukakanya juga bahwa pencopotan dua kepala dinas sekaligus tanpa alasan yang jelas..tanpa rotas,.tanpa promosi telah membuat ASN dihantui rasa ketakutan untuk berbuat. Hal ini tentu memberikan dampak kemunduran terhadap pembangunan di daerah ini karena kita tahu tanpa mereka kepala daerah bukan apa apanya. Arman juga menegaskan berdasarkan UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa Kepala Daerah dalam mutasikan pejabat tidak boleh ada konflik kepentingan tapi benar-benar harus obyektif.

“Kami sebagai pemerhati pemerintah daerah berharap pihak legislatif mempergibakan hak nya terhadap masalah ini. Karena dampaknya bukan saja bagi ASN tapi juga berimbas langsung kepada masyarakat dan kemajuan daerah. Kedepan kita berharap wakil rakyat memberikan porsi seimbang untuk dapat membela dan menjaga hak hak ASN..sebagai pelayan masyarakat yang diwakilinya,” pungkas Arman.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Heboh, Warga Temukan Mayat di Tepi Pantai Tanjung Merun
Heboh, Warga Temukan Mayat di Tepi Pantai Tanjung Merun
Rabu, 22 Mei 2019 20:58 WIB
LEPARPONGOK - Warga Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan digegerkan dengan penemuan mayat yang sebagian menjadi tulang di Pantai Tanjung
Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH
Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH
Senin, 20 Mei 2019 21:42 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sampai saat ini mengaku belum menerima surat gugatan terkait instalasi lampu
Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga
Buaya 3,4 Meter Pemangsa Mahrom di Sungai Empek Ditangkap Warga
Jum'at, 17 Mei 2019 20:14 WIB
PAYUNG – Warga Dusun Pasir Putih,Desa Betumpang,Kecamatan Payung,Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap seekor buaya yang menerkam Mahrom (33), warga
Antusias Warga Bubuhkan Tanda Tangan Dukung Ancam Gugat Pemkab Basel
Antusias Warga Bubuhkan Tanda Tangan Dukung Ancam Gugat Pemkab Basel
Kamis, 16 Mei 2019 23:11 WIB
TOBOALI – Warga Kecamatan Toboali membubuhkan tanda tangan dukungan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bangka Selatan (Basel) untuk menggungat Pemerintah