Wabup Basel Klarifikasi "Tudingan" dengan Mendatangi Kediaman Korban Penipuan R dan S


Wabup Basel Klarifikasi "Tudingan" dengan Mendatangi Kediaman Korban Penipuan  R dan S

TOBOALI – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), H Riza Herdavid Senin (21/1) ,mengunjungi insial R dikediamannya. Kunjungan Wabup ini, sebagai sikap pemerintah Kabupaten dalam menciptakan pemerintahan yang aman dan kondusif di tengah gejolak yang ada di masyarakat saat ini.

Wabup yang datang ke kediaman R ini, sempat membuat warga Toboali tersebut kaget. Pertemuan dengan kedua orang tua R dan S pun yang hadir dilakukan dan Wabup memberikan ‘klarifikasi’ tentang adanya oknum yang tidak bertanggungjawab diduga mencatut namanya terkait setoran uang senilai Rp 20 juta untuk bekerja di  satuan Satpol PP) Pemkab Basel pada Desember 2017 lalu.

“Ini yang mesti kita luruskan karna saya tidak tau menahu masalah ini. Saya sangat kaget ada yang menjual nama saya dan saya tidak suka ada oknum yang seperti ini. Sudah terlalu sekali, uang sebesar 20 juta itu sangat susah mencarinya.Jangan sampai seorang Wabup, dinilai orang lain memakan keringat orang,”ujarnya.

Ditegaskan Riza,dugaan penipuan atas namanya,Pemkab Basel tengah menurunkan tim investigasi menyelidiki kepastian informasi mengenai praktik yang diduga telah terjadi sejak 2017 itu. Dia juga meminta pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkan hal tersebut ke pihaknya agar segera melakukan penindakan. 

“ Saya datang kesini agar jangan sampai terjadi salah paham karna bagi saya uang (20 juta) itu sangat besar dan yang menjual nama saya harus bertanggungkawab. Dan jangan sampai jadi korban yang lainnya makanya kita akan turunkan tim investigasi bila ada kejadian yang sama. Saya mau proses ini dilanjutkan,”tegas Riza,
Sementara Didepan Wabup, R menjelaskan kronologis kejadian dan merasa dirugikan dan dibuat malu lantaran diusir dari kantor Satpol PP dan dicap sebagai anggota Satpol PP gadungan. Dan atas itu juga, R dan S melaporkan hal tersebut ke Polres Basel.

"Ya,kami dijanjikan mulai masuk kerja di Satpol PP dan dan kami masuk kerja dengan mengenakan seragam dinas Satpol PP yang kami siapkan sendiri. Buka hanya itu saja, kami disuruh untuk membuat rekening untuk gaji kami.Sebelumnya kami selalu dijanji – janji dengan menyakinkan nama pak Wakil Bupati,”keluhnya.

Hal senada disampaikan Sahari,orang tua R yang mengaku sangat malu akan kejadian ini.”Saya sangat malu karna kejadian ini. Saya sampai bejual sawah untuk anak saya masuk kerja di Satpol PP. Dan saya beberapa kali menagih untuk mengembalikam uang 20 juta, tapi ngak juga sampai saya kerumahnya.Atas kunjugan pak Wabup kerumah kami, kami sangat berterima kasih agar masalah ini bisa selesai,”ungkapnya.

Sementara S mengaku sebanyak 2 kali memberikan uang agar bisa diterima kerja di Satpol PP Basel.”Uang itu hasil bejual sahang pak. Sebanyak dua kali saya kasih, yang pertama sebanyak 15 juta dan terakhir tahun 2018 kemarin sisanya 5 jt.Alasanya saya percaya dan memberi uang karna udah pasti kerja dan mereka akan menemui pak Wabup, makanya saya kasih.Dan harapan saya uang saya bisa kembali,”ucap S.(bim)

 





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
GEMPA Basel Tetap Konsisten Tolak Tambang Laut
GEMPA Basel Tetap Konsisten Tolak Tambang Laut
Sabtu, 24 Agustus 2019 20:20 WIB
TOBOALI – Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (GEMPA) Bangka Selatan (Basel) menolak rencana kehadiran Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Sukadamai
Tolak KIP, Nelayan Toboali Gelar Rapat Bersama
Tolak KIP, Nelayan Toboali Gelar Rapat Bersama
Jum'at, 23 Agustus 2019 21:51 WIB
TOBOALI - Puluhan nelayan Toboali di Kecamatan Toboali menggelar rapat bersama di Balai Nelayan Batu Perahu, Kampung Lalang Kelurahan Tanjung
Samsul Bahri Resmi Daftar Gugat KPU Basel ke PTUN
Samsul Bahri Resmi Daftar Gugat KPU Basel ke PTUN
Rabu, 21 Agustus 2019 22:08 WIB
TOBOALI - Politisi Partai Gerindra Bangka Selatan (Basel), Samsul Bahri mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN) di Kota Pangkalpinang,
Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Kelapan
Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Kelapan
Senin, 19 Agustus 2019 14:11 WIB
TOBOALI - South Bangka Diving (SOBAD) yang tergabung di Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), mengibarkan