Bos Timah Bukong Nekat Garap Lahan PT Timah Meski Tak Kantongi Izin


Bos Timah Bukong Nekat Garap Lahan PT Timah Meski Tak Kantongi Izin

TOBOALI - Bos timah besar asal Kabupaten Bangka Selatan, Bukong warga Simpang Ampera, Toboali nekat mengarap lahan PT Timah meskipun belum mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK) dari pihak perusahaan pertambangan milik negara tersebut.

Padahal dalam Undang - undang Mineral dan Batu bara (minerba) Nomor 4 Tahun 2009 telah dijelaskan penambang ilegal terancam hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp10 Miliar.

Wasprod PT Timah Basel, Edy mengatakan, tambang yang digarap Bukong tersebut merupakan IUP PT Timah tapi tidak ada izin dari PT Timah. Pasalnya, lahan tambang tersebut berdampingan dengan lahan PT Timah yang akan di reklamasi dan areal perkantoran Pemkab Basel.

" Tambang Bukong itu IUP kami cuma tidak ada izin dari kami. Dan lahan tambang tersebut berdampingan dengan lahan yang mau di reklamasi. Bukong sendiri sempat minta izin tapi karena berdekatan dengan perkantoran saya keberatan. Intinya tidak ada izin," tegas Edy.

Sementara itu Bukong saat dikonfirmasi melalui nomor Hand Phon 0819 95674 XXX Minggu malam, sempat mengangat telpon, namun sayangnya yang bersangkutan seolah oleh tidak mengetahui persoalan yang terjadi di lokasi tambang belakang areal perkantoran Pemkab Basel.

Padahal telah dijelaskan, jika alat berat berupa PC miliknya sempat diamankan dan kunci PC juga sempat disita Sat Pol PP Basel. " Ade ape orang bahasku."ujar Bukong, mendadak saluran telpon terputus.

Tak lama kemudian, Bukong mengirimkan pesan singkat yang isinya menanyakan dari mana dan keperluan apa, padahal sebelumnya redaksi koran ini telah menjelaskan tujuan untuk mengklafirikasi pemberitaan pengarapan lahan dibekalang areal perkantoran Pemkab Basel.

Namun sayangnya, setelah pesan WA dibalas oleh redaksi, yang yang bersangkutan tak juga membalas. Hingga berita ini diterbitkan, redaksi RB akan terus menggali informasi dari Bukong.

Diberitakan sebelumnya, Pol PP Basel mengelar penertiban dilokasi tambang di areal belakang perkantoran  Pemkab Basel setelah mendapatkan laporan masyarakat, ternyata tambang tersebut digarap oleh Bukong. Kemudian  Pol PP Basel kemudian turun kelokasi dan mengamankan alat berat dan menyita kuncinya.

Namun belakangan, ternyata lahan yang di garap Bukong merupakan IUP PT Timah, pihak perusahaan tidak pernah mengeluarkan SPK kepada yang bersangkutan. 

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Humas PT Timah Anggi Siahaan ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi secara internal dengan pihak perusahaan maupun kepada pihak berwajib.

" Dalam beberapa waktu kedepan kita akan berkoordinasi secara internal dengan pihak perusahaan terlebih dahulu, baru kemudian ke pihak berwajib,"ujar Anggi. (wah/and/)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Tukang Bakso Ngaku Dibegal Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Tukang Bakso Ngaku Dibegal Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Kamis, 02 Juli 2020 22:15 WIB
TOBOALI - Meski sudah meresahkan warga, tukang bakso Nasam Sumarno (57), yang merekayasa kasus pembegalan tidak ditahan lantara masih
Keluarga "Tukang Bakso" Begal Tapi Bohong Minta Maaf
Keluarga "Tukang Bakso" Begal Tapi Bohong Minta Maaf
Kamis, 02 Juli 2020 15:46 WIB
TOBOALI - Keluarga tukang bakso Nasam Sumarno (57), yang merekayasa kasus pembegalan menyampaikan permintaan maaf atas tingkah laku cerita bohong
Tukang Bakso Di Basel Ngaku Dibegal, Teryata Bohong
Tukang Bakso Di Basel Ngaku Dibegal, Teryata Bohong
Kamis, 02 Juli 2020 03:08 WIB
TOBOALI - Nasam Sumarno (57), penjual bakso keliling menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka
Dandim Bangka dan Danlanal Babel Beri Kejutan Polres Basel di HUT Bhayangkara ke 74
Dandim Bangka dan Danlanal Babel Beri Kejutan Polres Basel di HUT Bhayangkara ke 74
Rabu, 01 Juli 2020 19:21 WIB
TOBOALI - Komandan Kodim 0413/Bangka dan Komandan Pangkalan Angkatan Laut Bangka Belitung melalui jajarannya memberikan kejutan dengan membawa tumpeng