Oknum Guru Dipecat Tidak Hormat


Oknum Guru Dipecat Tidak Hormat

TOBOALI – Masih ingat kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Toboali, berisial WP (30) terhadap siswa SMP berisial RB pada tahun 2016 lalu kini harus menjalani hukuman 7 tahun penjara dan dipecat dipecat dari  statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (PNS).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Pemkab Basel Sumadi menegaskan, Pemkab Basel telah memecat oknum guru itu karena pelanggaran yang dilakukan WP tergolong pelanggaran berat.

"Saat ini dalam proses pemberhentian karna dasarnya surat Kanreq 7 BKN Palembang BKD mengusulakn ke PPK untuk diberhentikan. Sesangkan putusan inkrah kita dapatkan dari DInas Pendidikan. Apalagi sebelumnya sudah jadi tersangka dan ditahan begitu, yang pasti sudah diberhentikan,"ujar Sumadi kepada wartawan, Selasa(25/9).

Dengan adanya putusan inkrah yang sudah diterima oleh pelaku dari pengadilan, menjadi dasar menyikapi dugaan pelanggaran disiplin pegawai yang dilakukan oleh oknum guru pencabulan siswi SMP di Toboali." Kami sudah mengetahui kasus yang dilakukan oleh oknum guru tersebut."kata Sumadi.

Sebagai tindak lanjut, BKPSDMD Basel sudah berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan. Berdasarkan aturan ASN, oknum guru cabul itu dikenakan hukuman berat yaitu pemberhentian secara tidak hormat.

“Dia diberhentikan secara tidak hormat. Artinya diberhentikan dengan tidak hormat dan kehilangan status ASN dan hak pensiunannya pun hilang. Himbauanya kepada ASN dimanapun bertugas harus menjaga martabat prosesinya, memberi contoh prilaku yang baik dan menjauhi perbuatanya yang dapat mencermarkan nama baik instansi,”pungkas Sumadi.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Bangka Selatan,  Rabu tanggal 1 Maret 2016 membekuk WP seorang oknum guru karena diduga telah melakukan persetubuhan dan pencabulan kepada korban Rn (15), siswi SMP di Toboali. Oknum guru cabul tersebut ditangkap setelah korban bersama keluarganya melaporkan kasus yang dialami RN ke kantor polisi.

Setelah informasi lengkap, petugas berhasil membekuk tersangka tanpa perlawanan saat sedang berada di Kelurahan Teladan, Toboali. Selanjutnya pelaku beserta 2 unit handphone milik pelaku 1 unit HP merk Advan tab warna putih dan 1 unit HP merk Nokia warna hitam dibawa ke Mapolres Basel.

Dari hasilan laporan korban RN (15) terungkap bahwa tersangka sudah melakukan dua kali pencabulan dan satu kali persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur ini. Akibat Perbuatannya tersangka Mendekam di sel Tahanan Polres Basel guna pemeriksaan lebih lanjut.(bim)

 





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Wabah Corona, MUI Basel Minta Umat Ruwahan di Rumah Masing-Masing
Wabah Corona, MUI Basel Minta Umat Ruwahan di Rumah Masing-Masing
Sabtu, 04 April 2020 12:59 WIB
TOBOALI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menghimbau kepada masyarakat Basel untuk tidak melaksanakan sedekah ruhawan secara
Stok APD RSUD Basel Hanya Cukup 3 Hari
Stok APD RSUD Basel Hanya Cukup 3 Hari
Jum'at, 03 April 2020 20:20 WIB
TOBOALI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) saat ini hanya memiliki 133 stok Alat Pelindung Diri
Soal  Posko Gugus Depan Covid-19 Kosong Tak Ada Petugas, DKPPKB Basel Baru Akan Gelar Rapat
Soal Posko Gugus Depan Covid-19 Kosong Tak Ada Petugas, DKPPKB Basel Baru Akan Gelar Rapat
Kamis, 02 April 2020 21:57 WIB
TOBOALI – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) baru akan menggelar rapat membahas Posko
Posko Pengendalian & Pencegahan Covid-19 di Toboali Tak Ada Petugas
Posko Pengendalian & Pencegahan Covid-19 di Toboali Tak Ada Petugas
Kamis, 02 April 2020 15:49 WIB
TOBOALI - Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) telah menyiapkan posko pengendalian dan pencegahan Covid-19 di Jalan Sudirman, Toboali