55.896 Anak Di Basel Target Imunisasi Campak


55.896 Anak Di Basel Target Imunisasi Campak

TOBOALI - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dan ragu mengimunisasi campak dan rubella (MR) sesuai dengan Fatwa yang dikeluarkan MUI No.33 Tahun 2018.Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes Basel, Supriyadi.

"Bahwa imunisasi MR hukumnya mubah atau dibolehkan. Penyakit campak dan rubella ini sangat berbahaya yang disebabkan oleh virus dan ditularkan hanya melalui batuk dan percikan ludah,"ujar Supriyadi kepada Radar Bangka,Rabu(29/8).

Dijelaskan Supriyadi bahwa gejala penyakit campak dan rubella ini yaitu berupa demam, bercak kemerahan, batuk pilek, mata merah dan timbul ruam bintik merah pada muka,leher kemudian menyebar ke tubuh serta tangan dan kaki. 

"Resiko yang kita hadapi apabila virus ini mewabah maka akan menularkan kepada ibu ibu  hamil muda trimester 1 yang akan melahirkan  bayi-bayi cacat  berat seperti buta, tuli, jantung bocor bahkan gangguan syaraf pada otak. Pada pasangan usia subur jika tertular rubella makan akan sulit mendapatkan  anak dan bisa menyebabkan keguguran"tuturnya.

Dikemukan Supriyadi pada penelitian didapatkan data bahwa virus rubella ini  banyak menyerang anak anak dikelompok anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Maka cara memutus rantai penularannya  amat memungkinkan  yaitu dengan cara semua anak kelompok itu (usia 9 bulan -15 tahun ) di bikin kebal terhadap rubella.

Jika tidak bisa semuanya, lanjut Supriyadi setidaknya 95% mesti kebal sehingga sisa 5% anak anak yang tidak imunisasi itu untuk sekelompok anak anak  yang  kurang berutung  dimana anak anak tersebut nggak boleh di imunisasi seperti anak-anak penderita kangker, AIDS dan kondisi kekebalan tubuh yang menurun.

"Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak memvaksin anak-anak kita karena apabila nanti cakupan imunisasi rendah dengan kata lain target sasaran imunisasi kita tidak tercapai minimal 95% dari jumlah sasaran, dimana jumlah sasaran anak di Kabupaten  Bangka Selatan sebesar 55.896 anak   maka resiko yang kita hadapi persebaran virus campak dan rubella  sulit dikendalikan karena tidak terbentuk kekebalan kelompok atau Herd Imunity,"terangnya.

Supriyadi menambahkan untuk meminimalisir dampak Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) MR kita menghimbau kepada petugas untuk lebih ketat menscrening kesehatan anak sebelum di imunisasi,  bagi anak yang sedang demam, batuk dan pilek atau pun sedang tidak fit agar ditunda vaksinasinya sampai dengan anak sehat.

"Walaupun demam reaksi normal kami menyarankan untuk segera diobati dengan memberikan obat penurun panas  selain itu memberikan minum yang banyak serta makanan yang bergizi.Jadi ayo dukung Imunisasi MR ini ya.. semoga partisipasi kita dalam mencegah lahirnya bayi-bayi cacat itu dicatat sebagai ibadah kita disisi Allah SWT,"pungkas Supriyadi.(bim)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Penambahan Positif Covid-19 Terus Terjadi di Basel
Penambahan Positif Covid-19 Terus Terjadi di Basel
Sabtu, 06 Juni 2020 19:38 WIB
TOBOALI - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terus bertambah dari hari ke hari. Sesuai yang disampaikan
Kapolres Basel Pimpin Upacara Pemakaman Secara Dinas Bripka Eval
Kapolres Basel Pimpin Upacara Pemakaman Secara Dinas Bripka Eval
Jum'at, 05 Juni 2020 14:16 WIB
TOBOALI – Kapolres Bangka Selatan (Basel) AKBP S Ferdinand Suwarji menjadi Irup dalam upacara pemakaman secara kedinasan Almarhum Bripka Eval
Ditikam Didada Kiri, Petani Basel Tewas
Ditikam Didada Kiri, Petani Basel Tewas
Kamis, 04 Juni 2020 21:18 WIB
TOBOALI - Nyawa Deris (35), tak bisa diselamatkan setelah ditikam pisau di bagian dada kirinya. Peristiwa yang dialami petani Dusun
Terkonfirmasi Positif Covid-19 Bertambah 2, Kini Menjadi 3 Orang di Basel
Terkonfirmasi Positif Covid-19 Bertambah 2, Kini Menjadi 3 Orang di Basel
Rabu, 03 Juni 2020 19:41 WIB
TOBOALI – Dalam waktu dua hari, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kembali menyampaikan update terbaru berkaitan