Husin Tewas Diterkam Buaya Saat Menjala Ikan


Husin Tewas Diterkam Buaya Saat Menjala Ikan

SIMPANGRIMBA – Husin alias Usin (58), warga Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tewas setelah diterkam buaya, tubuh penuh luka gigitan buaya. Korban yang diterkam saat menjaring ikan di pantai laut Ceraling Desa Sebagin pada Jumat (25/8) sekitar pukul 23.00 wib.

Informasi yang dihimpun Radar Bangka dilapangan saat itu sekitar pukul 23.00 wib korban dan rekanya bernama Abdulah  pergi menjaring ikan d pingir pantai laut Ceraling Desa Sebagin. Pada saat menjaring ikan, Abdullah mendengar korba bersuara kesakitan di gigit buaya dan Abdullah lansung mencoba menolong korban saat digigit buaya.

Namun korban terlihat sudaj dibawa buaya jauh ke tengah laut, lalu Abdullah langsung pulang ke desa Permis untuk memberitahukan hal itu ke warga yang lain. Sekitar pukul 24.00 wib warga dan perangkat Desa setempat melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian dengan cara menebarkan jaring/ pukat serta meminta bantuan dengan pawang buaya setempat.

Alhasil, sekitar pukul 04.00 WIB warga bersama dengan pihak pemerintahan Desa setempat menemukan buaya tersebut sedang membawa korban menuju sungai Kabal, setelah melihat buaya itu warga langsung melakukan penolongan korban dengan cara memukul buaya dengan kayu dari atas perahu/kapal laut.

Buaya langsung melepaskan korban dari cengkeramannya dan setelah itu warga langsung mengangkat korban untuk di bawa ke rumah dikarenakan korban kondisi sudah meninggal dunia dengan luka bekas gigitan di Leher belakang sebelah kanan dan pinggang sebelah kanan bekas luka cakaran buaya.

“Memang benar, sekira pukul 23.00 wib ada warga Desa Permis yang di gigit buaya pada saat menjaring di pantai laut Ceraling Desa Sebagin. Jenazah korban sudah ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB. Korban ditemukan tubuhnya penuh luka bekas digigit buaya," ujar Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono dikonfirmasi Radar Bangka, Minggu (26/8).

Untuk menghindari insiden buaya muara menelan korban jiwa, Polres Basel menghimbau agar perangkat desa untuk memasang plang himbuan agar masyarakat berhati-hati dalam mencari ikan atau mendekati buaya. "Kami tidak bisa mengevakuasi buaya dari lokasi karena itu habitat aslinya. Tapi kami imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mencari ikan di sana," himbaunya. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Kamis, 12 September 2019 09:50 WIB
TOBOALI - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) 2020, Polres Basel menggelar Focus Group Discussion (FGD)
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Rabu, 11 September 2019 19:34 WIB
TOBOALI – Meski belum adanya laporan Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan selingkuh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Inspektorat
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Rabu, 11 September 2019 19:29 WIB
TOBOALI - Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih terkendala pengajuan Naskah Perjanjian Hibah Daerah
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
Selasa, 03 September 2019 22:03 WIB
TOBOALI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Selasa (3/9/2019) digedung setempat menggelar sidang paripurna tentang pengambilan