Kakek Tewas Gantung Diri Dijembatan


Kakek Tewas Gantung Diri Dijembatan

PAYUNG – Warga Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Minggu (29/4) pagi sekira pukul 06.30 wib, digegerkan dengan ditemukannya salah seorang warga gantung diri di Jembatan Air Tuik desa setempat.

Korban bernama TC (71), yang sehari-hari bekerja sebagai petani ditemukan tewas gantung diri oleh putranya sendiri, EP (38), yang baru saja melihat ayahnya melakukan sholat subuh dan melihat pergi berjualan sayur – sayuran ke Desa Payung. Namun beberapa saat kemudian, almarhum Turut Cahyono ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di jembatan pemandin Air Tuik Desa Payung.

Kapolsek Payung, IPTU Yandri C Akip yang tiba dilokasi kejadian didampingi sejumlah anggota Polsek lainnya, berkoordinasi dengan keluarga korban untuk dilakukan otopsi. Sejumlah tetangga almarhum yang berhasil dimintai keterangannya terkait riwayat hidup korban, ikut membenarkan pihak keluarga kalau kelakuan almarhum selama ini terkadang diam dan melamun karna diduga stress ditinggal istri.

“Berdasarkan informasi dilapangan,almarhumah diduga stres sejak di tinggal istrinya meninggal 5 tahun yang lalu. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi rumah korban yakni sekitar kurang lebih 40 meter.Korban kemudian di bawa ke Puskesmas Payung kemudian di lakukan visum oleh dr Helen dan tidak di temukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban,”jelas Yandi dikonfirmasi Radar Bangka via seluler.

Yandri menambahkan pihaknya telah memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan dan berkoordinasi dengan pihak identifikasi Polres Basel untuk dilakukan olah TKP dan memẻriksa korban dan meminta Babinkamtibmas Desa Payung untuk melakukan himbauan serta penggalangan terhadap keluarga korban untuk mengiklaskan kepergian korban.

“Diharapkan kepada Bhabinkamtibmas lebih berperan aktif di wilayah desa binaannya untuk memberikan himbauan kamtibmas kepada para masyrakat agar tidak mudah membuat hal – hal yang tidak diinginkan sehingga merugikan diri sendiri maupun orang lain,”himbau Yandri. (bim)

 





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Wabah Corona, MUI Basel Minta Umat Ruwahan di Rumah Masing-Masing
Wabah Corona, MUI Basel Minta Umat Ruwahan di Rumah Masing-Masing
Sabtu, 04 April 2020 12:59 WIB
TOBOALI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menghimbau kepada masyarakat Basel untuk tidak melaksanakan sedekah ruhawan secara
Stok APD RSUD Basel Hanya Cukup 3 Hari
Stok APD RSUD Basel Hanya Cukup 3 Hari
Jum'at, 03 April 2020 20:20 WIB
TOBOALI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) saat ini hanya memiliki 133 stok Alat Pelindung Diri
Soal  Posko Gugus Depan Covid-19 Kosong Tak Ada Petugas, DKPPKB Basel Baru Akan Gelar Rapat
Soal Posko Gugus Depan Covid-19 Kosong Tak Ada Petugas, DKPPKB Basel Baru Akan Gelar Rapat
Kamis, 02 April 2020 21:57 WIB
TOBOALI – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) baru akan menggelar rapat membahas Posko
Posko Pengendalian & Pencegahan Covid-19 di Toboali Tak Ada Petugas
Posko Pengendalian & Pencegahan Covid-19 di Toboali Tak Ada Petugas
Kamis, 02 April 2020 15:49 WIB
TOBOALI - Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) telah menyiapkan posko pengendalian dan pencegahan Covid-19 di Jalan Sudirman, Toboali