Polisi Tangkap Kuasa Tambang CV CAS


Polisi Tangkap Kuasa Tambang CV CAS

TOBOALI – Bravo buat jajaran Polres Basel melakukan penangkapan terhadap Kuasa Tambang bernama Sarman (60) dan dua pengurus Tambang Inkonvensional (TI) Apung yang beroperasi di perairan Payak Ubi Sukadamai pada Minggu (22/4) sore.

Penangkapan ketiganya dipimpin Wakapolres Basel Kompol Bim Rekoaji dan Kasat Intelkam, AKP Supriyanto di Sukadamai Toboali.

Diketahui, aktivitas penambangan berkedok menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) yang dikoordinir oleh Cv Citra Adikarya Semesta (CAS) tersebut telah dicabut Surat Perintah Kerja (SPK) oleh PT Timah Tbk pada tanggal 12 April 2018.

Polisi juga menyita seluruh berkas atau dokumen perusahaan yang beralamat di Jalan Kumpai Nomor 27 Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka terkait aktivitas tambang yang disimpan di salah satu hotel di Toboali.

“Benar, sementara ini ketiganya terduga terlibat di aktivitas penambangan di Sukadamai Toboali. Untuk saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan penyidikan. Berdasarkan pendataan ada 27 ponton diperairan Payak Ubi Sukadamai Toboali dan tadi yang beroperasinya ada 3 unit ponton," ujar Wakapolres Basel Kompol Bim Rekoaji kepada wartawan.

Sementara Saman, selaku kuasa CV CAS mengakui penambangan pasir timah yang dikerjakannya di perairan Payak Ubi Sukadamai Toboali telah mengantongi izin resmi berupa Surat Perintah Kerja (SPK) yang dikeluarkan PT Timah Tbk.

Menurutnya CV CAS selaku mitra PT Timah bekerja berdasarkan SPK yang dikeluarkan PT Timah pertanggal 29 Maret 2018 dan akan berakhir pada 29 April 2018. “Kita sampai sekarang belum melakukan aktivitas penambangan apapun dilaut Payak Ubi Sukadamai Toboali. Jumlah ponton yang beroperasi ada 5 unit sesuai dengan SPK dari PT Timah,” ujar Sarman kepada wartawan.

Sarman membantah adanya 3 ponton yang beroperasi.Menurutnya 3 ponton tersebut hanya melakukan uci cova. ”Ah, ngak ada itu. Hanya cuma testing untuk memanaskan mesin saja dan itu tidak menambang. Dan tidak ada pungutan sama sekali. Gratis tidak dipungut biaya hanya persyaratanya memakai KTP saja. Dan sudah kita sosialisasikan 2 tahun yang lalu di Payak Ubi dan Sukadamai,” pungkas Sarman.

Atas ditangkapnya Sarman, kuasa tambang tersebut jangan sampai dilepas. Banyak juga Saman lain yang memiliki tambang ilegal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menggarap lahan jenis apapun termasuk hutan lindung. (bim)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Bupati Basel Ingatkan Seluruh ASN & Honorer Jaga Netralitas Pilkada 2020
Bupati Basel Ingatkan Seluruh ASN & Honorer Jaga Netralitas Pilkada 2020
Selasa, 24 November 2020 17:27 WIB
TOBOALI - Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer menjadi pembinaa apel upacara, Senin (23/11/2020). Dalam arahannya, Bupati, Justiar menyampaikan
  KPU Basel Terima 141.653 Lembar Surat Suara
KPU Basel Terima 141.653 Lembar Surat Suara
Senin, 23 November 2020 17:52 WIB
Sebanyak 141.653 lembar surat suara untuk Pilkada serentak telah tiba dan diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel).
Pulang Dari Perjalanan Dinas, Satu Anggota DPRD Basel Positif Virus Covid-19
Pulang Dari Perjalanan Dinas, Satu Anggota DPRD Basel Positif Virus Covid-19
Selasa, 10 November 2020 22:44 WIB
TOBOALI - Satu anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel) inisial BR (52), dinyatakan positif Covid-19 setelah melewati rangkaian tes usai
Cair, 856 Jiwa Masyaralat Basel Terima BLT
Cair, 856 Jiwa Masyaralat Basel Terima BLT
Selasa, 10 November 2020 20:38 WIB
TOBOALI - Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mulai disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel, Selasa