Group Cakra Dominasi Proyek Jalan di Basel, Banting Harga Terendah


Group Cakra Dominasi Proyek Jalan di Basel, Banting Harga Terendah

TOBOALI - Lelang proyek peningkatan ruas jalan di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tahun 2018 yang sedang berlangsung membuat beberapa kontraktor besar  gencar-gencarnya bersaing mendapatkan proyek tersebut. Adapun kontraktor yang bakal bersaing adalah Group Cakra, Apong PT SMA, PT Barito Rajawali Permai dan Akong PT Artha Karya Internusa.

Namun diantara kontraktor besar tersebut hanya group PT Cakra yang bernani menawar dengan harga terendah. Jika memang nantinya negara yang bakal diuntungkan, tentunya Pokja yang melelangkan proyek jalan di Bangka Selatan harus mendukung siapa yang lebih pantas mendapatkan proyek.

Ketua LSM Gerakan Barisan Komitmen Konstitusi (Gebrakk) Sriwijaya Provinsi Bangka Belitung, Romli Muktar sangat mengapresiasi jika memang ada penawaran terendah dari beberapa kontraktor jalan yang sedang bersaing. Menurutnya, negara yang sedang efisien anggaran lebih memilih siapa kontraktor yang menawar harga terendah.

"Kami sangat mendukung siapapun kontraktor yang pada akhirnya bakal menguntungkan negara. Jangan sampai nantinya Pokja ada main dengan kontraktor lainnya. Nanti bisalah kita lihat ada permainan atau tidak setelah tahu siapa pemenang lelang," ujar Romli, Senin (16/4) saat ditemui di gedung Pidsus Kejati Bangka Belitung. 

Romli selaku penggiat anti korupsi mengharapkan seluruh elemen masyarakat turut andil mengawasi dan peduli terhadapan pembangunan jalan di Kabupaten Bangka Selatan. "Diharapkan semua elemen masyarakat mulai wartawan, LSM, Kejati Babel hingga Tipikor Polda Babel siap mengawasi jangan sampai ada kecurangan dalam pelaksanaan proyek," tandasnya.  

Seperti diketahui dari LPSE beberapa proyek di kabupaten Bangka Selatan saat ini sedang dalam proses lelang. Diantaranya, Peningkatan Jalan Trans Bukit Anda dengan HPS 4.4 miliar. Adapun penawarnya yakni PT Fajar Indah Satya Nugraha dengan nilai 3.650.5256.000. Sedangkan PT Karya Mulya Nugraha menawar 4.298.000.000. (Group Cakra).

Selanjutnya Peningkatan Jalan Kabupaten di Kecamatan Toboali dengan HPS 4.5 miliar. Adapun penawarnya  PT Karya Mulya Nugraha (Group Cakra) 4.225.000. Sedangkan PT Barito Rajawali Permai menawar 4.50.545.000.

Kemudian Peningkatan Struktur dan Pelebaran Jalan AMD dengan HPS 7 miliar. Penawar tunggal dari PT Artha Karya Internusa (Akong). 6.932.935.000 (paket aman). Lalu Peningkatan Jalan Tanget Batu Betumpang dengan HPS 11 miliar. Penawarnya PT Karya Mulya Nugraha menawar 9.122.000.000. Sebaliknya PT Fajar Indah Satya Nugraha menawar 10.755.000.

Proyek berikutnya adalah Pembangunan Jembatan Fajar Indah dengan HPS 7.62 miliar. Penawarnya PT Banamba Putra Tama (Group Cakra)  6.689.619.000. Sebaliknya PT Karya Mulya Nugraha (Group Cakra) 7.455.000. 

Peningkatan Jalan Kabupaten Air Gegas dengan HPS 3 miliar. Penawarnya PT Karya Mulya Nugraha 2.455.000. PT Fajar Indah Satya Nugraha 2.929.576 (Group Cakra). Peningkatan Jalan Kecamatan Simpang Rimba dengan HPS 3.1 miliar yang menawar PT Karya Mulya Nugraha 2.908.000.000 (Apong). PT SMA 3.063.029.000. Terakhir Peningkatan Jalan Kabupaten dalam Kota Toboali dengan HPS 7.6 miliar yang menawar PT Fajar Indah Satya Nugraha 7.135.697.000, sedangkan Apong PT SMA dari PT Putra Belitung Timur menawar 7.501.201.000 (paket tumbur).

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PU Bangka Selatan, Juniwar saat dihubungi Radar Bangka melalui ponselnya, Senin (16/4) mengaku tidak ada masalah terhadap penawaran proyek jalan yang sedang berlangsung lelang di kabupaten Bangka Selatan. Dikatakan Juniwar, apabila pada saat pembuktian dokumen lelang tidak ditemukan pelanggaran maka penawaran terendah harus (wajib) dimenangkan," ujarnya mengaku sedang berada di RSMH Palembang. 

Senada disampaikan Aluk dari Group Cakra mengatakan kalau proyek di Bangka Selatan dari pihaknya memang melakukan penawaran terendah. "Sekarang ini lagi evaluasi dokumen, kami benar melakukan penawaran terendah," jawabnya singkat, Senin (16/4).

Jika ada kontraktor yang memang menguntungkan negara, mari kita seluruh elemen masyarakat mengawasi secara bersama-sama dengan penawaran harga terendah. Kepada pemerintah kabupaten Bangka Selatan seharusnya sudah tahu siapa yang harus dimenangkan jangan sampai ada pihak (kontraktor) lain yang tiba-tiba namanya dimunculkan sebagai pemenang. (don)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Kamis, 12 September 2019 09:50 WIB
TOBOALI - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) 2020, Polres Basel menggelar Focus Group Discussion (FGD)
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Rabu, 11 September 2019 19:34 WIB
TOBOALI – Meski belum adanya laporan Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan selingkuh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Inspektorat
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Rabu, 11 September 2019 19:29 WIB
TOBOALI - Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih terkendala pengajuan Naskah Perjanjian Hibah Daerah
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
Selasa, 03 September 2019 22:03 WIB
TOBOALI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Selasa (3/9/2019) digedung setempat menggelar sidang paripurna tentang pengambilan