CPNS 2018 Dibuka, Komisi 1 Minta Pemkab Atur Persyaratan


CPNS 2018 Dibuka, Komisi 1 Minta Pemkab Atur Persyaratan

TOBOALI – Untuk menindaklanjuti kepastian ada tidaknya formasi CPNS Bangka Selatan (Basel) di tahun 2018 ini, Komisi 1 DPRD Basel belum lama ini bersama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Basel berkonsultasi ke Badan Kepegawaian Nasional. Hal ini menindaklanjuti hasil konsultasi pimpinan DPRD ke BKN dan Kementerian PAN RB Dimana menurut laporannya Basel pada 2018 tak mendapatkan formasi CPNS.

Menurut Sekretaris Komisi 1, Samsir bahwa dari konsultasi tersebut mendapatkan hasil bahwa semua daerah akan dapat formasi CPNS bagi daerah yang struktur belanja pegawainya masih di bawah 50 % dari jumlah total APBD serta harus memenuhi beberapa persyaratan lain. Antara lain seperti harus adanya job analysis (analisa jabata) dan workload analysis (analisa beban kerja).

"Lalu harus ada mapping ASN di seluruh Organisasi Perangkat Daerah,harus sudah ada data pelaksanaan re- distribusi ASN berdasarkan Analisa Jabatan dan analisa beban kerja, kemudian baru di mapping (dipetakan) kembali berapa kekurangannya," kata Samsir kepada Radar Bangka, Minggu (15/4).

Walaupun demikian, lanjut Politisi PKS ini, tidak semuanya jumlah formasi yang diajukan akan dipenuhi semua dikarenakan keterbatasan dananya, namun akan dibagi ke seluruh pemerintah daerah. Dan yang akan dipenuhi adalah ASN untuk urusan wajib yaitu pendidikan,kesehatan dan infrastruktur.

Menurut Samsir ada tidaknya formasi CPNS Basel 2018 sangat tergantung kesiapan dalam memenuhi persyaratan tersebut yang selanjutnya akan di analisa dan dipelajari oleh BKN sebagai landasan dalam mengambil keputusan dapat tidak formasi CPNS Kabupaten Bangka Selatan Pada tahun 2018.

"Untuk itu, kami sebagai sekretaris komisi 1 atas nama komisi secepatnya mempersiapkan persyaratan yang dipersyatkan tersebut.Mengatur Struktur belanja pegawai di bawah 50 persen dari total APBD tahun pengajuan dan ini yang paling penting. Jika persyaratan-persyaratan itu dipenuhi kemungkinan besar Basel mendapatkan Formasi CPNS di tahun 2018 ini. Dan ini sudah harus di bawah pada saat rapat koordinasi tentang formasi CPNS di Batam yang dilaksanakan mulai hari Senin (16/4)," jelas Samsir.

Terpisah, perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Pemkab Basek 2018 masih menunggu kebijakan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Redivasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI. Diketahui, Pemkab Basel membutuhkan pegawai tambahan untuk memaksimalkan kinerja di lingkungan Pemkab Basel, untuk mengisi dan memenuhi kebutuhan di setiap Dinas-Dinas kepemerintahan Kabupaten Basel yang dibutuhkan.

Kepala BKPSDMD Basel Armadi melalui Sekdis BKPSDMD Basel, Sumadi mengungkapkan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Basel sudah mengajukan kebutuhan untuk perekrutan CPNS di lingkungan Pemkab Basel ke Kemenpan dan RB RI. Dan sedikitnya 1014 CPNS yang sudah diajukan ke Kemenpan RB RI dengan berbagai bidang kebutuhan.

"Jadi kita sudah mengajukan penerimaan CPNS kabupaten Basel ke Kemenpan RB dan BKN, sampai saat ini untuk rekrutan CPNS Basel masih menunggu kebijakan dari pusat. Untuk usulan penyusunan kebutuhan sudah di sampaikan ke Kemenpan RB dan BKN melalui E - formasi dan masih menunggu kepastian jumlah dan waktu pelaksanaan penerimaan dari Kemenpan RB. Saat ini masih menunggu jawaban dari Kemenpan RB dan BkN, karenan hal itu sudah mereka yang mempunyai hak untuk megeluarkan keputusan dari jumlah kebutuhan CPNS yang kami ajukan," jelas Sumadi.

Ia juga menjelaskan dari perekrutan CPNS untuk Kabupaten Basel, sebanyak 1014 dengan rincian kebutuhan guru 520 orang, tenaga kesehatan 182 orang dan tenaga teknis 312 orang. Sedangkan untuk perekrutan guru sebnayak 520 orang terbagi dari guru SD dan SMP. Dan untuk tahun ini masih menunggu, kemungkinan di pertengahan tahun akan ada pengumuman resmi penerimaannya, karena jarang sekali penerimaan di awal tahun.

"Harapan kita kepada Kemenpan RB untuk penerimaan CPNS di lingkungan Kabupaten Bangka Selatan agar dapat disetujui dan terealisasi sesuai pengajuan kebutuhan yang kita sampaikan. Kita berharap dapat terealisasi dalam kebutuhan formasi yang telah kita diajukan, karena kebutuhan sudah dinilai tepat sesuai formasinya," pungkas Sumadi. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Polres Basel Ungkap Kasus Eksploitasi Anak Bekerja Dilokaliasi
Polres Basel Ungkap Kasus Eksploitasi Anak Bekerja Dilokaliasi
Selasa, 12 November 2019 18:40 WIB
TOBOALI – Satuan Reserse Kriminal Polres Basel mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi anak. Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan
2 Kali Bupati Tidak Hadir, Rapat Paripurna Tentang APBD 2020 Dijadwal Ulang
2 Kali Bupati Tidak Hadir, Rapat Paripurna Tentang APBD 2020 Dijadwal Ulang
Selasa, 12 November 2019 11:35 WIB
TOBOALI – Dikarenakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer tidak hadir dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten
Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Basel
Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Basel
Selasa, 12 November 2019 11:32 WIB
TOBOALI - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan (Basel) mendapat kunjungan Tim dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan
Rapat Paripurna APBD Basel 2020 Kembali Ditunda
Rapat Paripurna APBD Basel 2020 Kembali Ditunda
Senin, 11 November 2019 23:38 WIB
TOBOALI – Dikarenakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer tidak hadir dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten