Lelang Proyek Jalan di Kabupaten Basel Diduga Sarat Kepentingan


Lelang Proyek Jalan di Kabupaten Basel Diduga Sarat Kepentingan

TOBOALI - Lelang proyek pembangunan Jalan tahun 2018 oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) disinyalir sarat akan kepentingan.

Pasalnya, dalam dokumen lelang yang dipersyaratkan mengatur bahwa para pelaku jasa kontruksi jalan wajib memiliki peralatan sendiri  sehingga membuat para pelaku jasa kontruksi lain yang belum memiliki peralatan merasa haknya dikesampingkan bahkan ditiadakan.

"Bayangkan saja aturannya mewajibkan pelaku jasa konstruksi harus memiliki peralatan sendiri," ungkap salah satu pelaku usaha jasa konstruksi yang minta namanya untuk tidak dipublikasi.

Dijelaskannya, aturan lelang proyek pembangunan di Pemkab Basel yang mengada-ada dan sarat akan kepentingan ini baru kali pertama terjadi di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bahkan diseluruh indonesia.

"Aturan yang diterapkan Pokja di Pemkab Basel ini baru pertama kali di Babel bahkan di seluruh Indonesia," jelasnya.

Penerapan aturan yang mengharuskan jasa kontruksi harus memilki peralatan sendiri ini juga mendapat kritikan dari LSM Pegiat Anti Korupsi. 

"Kalau ada peraturan seperti itu. Berarti Pokjanya sudah melanggar aturan. Karena jelas aturan Keppres nomor 80 tahun 2003, panitia lelang dalam menetapkan syarat-syarat tender harus berpatokan pada pasal 2 dalam kepres tersebut dijelaskan 
tujuan diberlakukannya Keputusan Presiden ini adalah agar pelaksanaan pengadaan barang/jasa dilakukan secara efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif, dan akuntabel yang sebagian atau seluruhnya dibiayai APBN/APBD," terang Romli selaku ketua LSM Gerakan Barisan Komitmen Konstitusi (Gebrakk) Sriwijaya Provinsi Babel, Senin (9/4/2018) di gedung Kejati Babel ketika dimintai tanggapannya terkait penerapan aturan panitia lelang Pokja Basel yang tak lazim itu.

Menurunya, persyaratan yang dibuat oleh Pokja Pemkab Basel merupakan salah satu bentuk diskriminatif dan penguncian untuk mengatur pemenang lelang dan perbuatan ini sudah merupakan perbuatan melawan hukum oleh karenanya dia mengharapkan kepada Pimpinan Kejaksaan Tinggi Babel agar dapat menurunkan Tim guna menyelidiki dugaan ada nya Kepentingan dalam aturan lelang yang tak lazim itu.

"Saya yakin pimpinan Kajati Babel ini tegas orangnya untuk itu saya berharap belau dapat segera menurunkan tim nya guna menyelidikan aturan lelang yang tak lazim ini ," harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan, Ansori mengakui kalau persyaratan kepemilikan peralatan itu bukan wewenannya.

"Itu aturan yang dibuat Pokja. Saya tidak bisa  berkomentar karena bukan saya yang mempersyaratkan aturan seperti itu. Silahkan hubungi Pokjanya ya. terima kasih," kata Ansori singkat.

Sementara itu, Kepala ULP Bangka Selatan Dedy Prisman saat dihubungi melalui hand phonenya mengatakan, terkait adanya aturan mewajibkan peserta lelang harus memiliki peralatan sendiri bukanlah wewenang pihaknya yang menetukan aturan tersebut.

"Kalau soal syarat harus memiliki peralatan sendiri itu wewenangnya PPK dan Pokja yang ngatur. Kalau kami ULP hanya melaksanakan lelangnya," ujarnya, Senin (9/4). 

Ditanya apakah lelang proyek jalan di kabupaten Basel syarat kepentingan atau dimonopoli, Dedy Prisman   enggan berkomentar. "Nah kalau itu no comment saya, semuanya wewenang PPK sama Pokja. Sementara untuk yang lainnya saya tidak berani komentar," elaknya.

Terkait pemberitaan ini masyarakat bisa menilai diduga ada terjadi kolusi dalam proses lelang di Basel. Sedangkan PPK proyek jalan diketahui seorang Kabid PU Bina Marga, Yuniwar saat dihubungi hand phonenya tidak aktif dan kami akan meminta konfirmasi lanjutan. (don/wah)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Justiar : KIS Peluang Investasi Strategis Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Justiar : KIS Peluang Investasi Strategis Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 18 Februari 2020 19:18 WIB
TOBOALI - Bupati Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer kembali memaparkan betapa Kabupaten yang dipimpinnya sangat berpotensi sebagai tempat untuk berinvestasi,
Bupati Basel Kukuhkan RT RW  Kecamatan Toboali
Bupati Basel Kukuhkan RT RW Kecamatan Toboali
Selasa, 18 Februari 2020 14:58 WIB
TOBOALI - Bupati Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer mengukuhkan ketua RT dan ketua RW seluruh Kecamatan Toboali, Senin (17/2/2020) malam
4 Tahun Kepemimpinan, Justiar Ajak Masyarakat Bersinergi
4 Tahun Kepemimpinan, Justiar Ajak Masyarakat Bersinergi
Selasa, 18 Februari 2020 14:32 WIB
TOBOALI - Bertempat dirumah dinas Bupati Bangka Selatan (Basel), Kabupaten Basel menggelar malam ramah tamah Bupati bersama masyarakat dalam rangka
Kapolres Basel Turun Langsung Beri Bantuan Korban Puting Beliung
Kapolres Basel Turun Langsung Beri Bantuan Korban Puting Beliung
Selasa, 18 Februari 2020 13:43 WIB
TOBOALI - Jajaran Polres Bangka Selatan (Basel) melakukan bakti sosial sekaligus memberikan bantuan kepada korban bencana alam angin puting beliung,