Gubernur Temu Wicara Dengan Petani Lada di Desa Nyelanding


 Gubernur  Temu Wicara Dengan Petani Lada di Desa Nyelanding

BANGKASELATAN-  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr H  Erzaldi Rosman menghadiri acara peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Petani di Desa Nyelanding Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Rabu (3/1/2018).

Kegiatan temu wicara Gubernur Babel dengan para petani lada Desa Nyelanding dan penyuluh lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan. Acara ini digelar Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hadir dalam acara para pejabat di lingkungan Pemkab Basel, Pengurus Dewan Rempah Provinsi Babel, Kepala Dinas Provinsi Kepulauan Babel Ir Toni Batubara, Penyuluhan lapangan se Kabupaten Bangka Selatan, masyarakat petani lada serta masyarakat Desa Nyelanding.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, Suhadi menyatakan sebagai petani harus mendukung rencana gubernur dan dinas terkait terhadap program yang akan dilakukan dibidang pertanian di Bangka Belitung.

"Sekarang Bangka Selatan ditetapkan pemerintah pusat sebagai daerah pengembangan kawasan lada nasional. Hal ini perlu kita syukuri, dan perlu kita pertahankan sehingga bisa menjadi keunggulan kita, yang nantinya bisa menjadi penopang kesejahteraan masyarakat petani," ujar Suhadi.

Menurut Suhadi, Bangka Selatan  memiliki kebun lada terluas di Bangka Belitung, yang memiliki wilayah 23,231 ha kebun lada. 

"Bagaimana kita bisa meningkatan produktivitas lada di sini. Lada merupakan komoditas ekspor dan jadi andalan nasional, dan  kita sebagai kawasan pertanian lada," papar Bayodandari.

Dinas Pertanian Basel sekarang ini  memiliki 55 orang penyuluh pertanian, tugasnya mendampingi petani lada, perternakan, pertanian padi sawah dan karet. Suhadi berharap dengan temu wicara ini akan bisa memberikan motivasi kepada para petani untuk lebih semangat menjadi petani lada.

Sementara itu Ketua Dewan Rempah Babel Ir Bayodandari, menjelaskan tentang resi gudang yang saat ini telah menjadi program strategis Pemprov Babel dalam rangka mensejahterahkan para petani lada di Babel.

Menurut Bayodandari Babel memiliki tiga komoditi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yakni karet, lada dan timah. Sumber daya ini harus diselamatkan dan ditingkatkan guna menjadi penopang ekonomi masyarakat.

"Lada ini adalah komoditas yang sangat strategis untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Babel. Namun saat ini pertumbuhan lada kita sudah sangat jauh sekali," ujar Bayodandari.

Jika dahulunya produktivitas lada bisa mencapai 5-6 kilogram per batang per tahun. Namun sekarang ini, produktivitas lada kita hanya mencapai 1 kilogram saja.

"Sekarang ini bagaimana cara kita agar harga lada naik terus. Karena itu kita harus kompak bersatu agar harga lada kita naik," papar Bayodandari.

Karena itu, kata Bayodandari, salah satu alternatif untuk masyarakat bersatu agar harga lada bisa naik dan stabil, maka program Resi Gudang ini bisa menjadi solusi perbaikan harga lada dan nasib petani lada di Babel.

"Mari kepada pengumpul kita bekerjasama, supaya masyarakat bisa mendapatkan nikmat dari lada ini," harap Bayodandari. (wah)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Tinjau Masjid Jamik Al Anshori, Gubernur Erzaldi Dukung Penyelesaian Pembangunan hingga Akhir 2020
Tinjau Masjid Jamik Al Anshori, Gubernur Erzaldi Dukung Penyelesaian Pembangunan hingga Akhir 2020
Rabu, 08 Juli 2020 20:26 WIB
BEDENGUNG - Tinjau Pembangunan Masjid Jamik Al Anshori di Desa Bedengung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan pada Rabu (8/7/20), Gubernur
Gubernur Erzaldi Kembali Beri Bantuan Bibit Lada di Desa Bedengung
Gubernur Erzaldi Kembali Beri Bantuan Bibit Lada di Desa Bedengung
Rabu, 08 Juli 2020 20:24 WIB
BEDENGUNG - Gubernur Erzaldi Rosman kembali berikan bantuan kepada Kelompok Tani Subur Tani dan Sumber Barokah Rabu (8/7/20) di Desa
Kejari Basel Ingatkan Jangan Main-main Dana Covid-19
Kejari Basel Ingatkan Jangan Main-main Dana Covid-19
Rabu, 08 Juli 2020 20:01 WIB
TOBOALI - Kejari Bangka Selatan (Basel) melakukan pendampingan dan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran tuk Covid-19 di wilayahnya.Pasalnya, besarnya dana
Diam-diam, Kejari Basel Periksa ASN Kasus Dugaan Korupsi
Diam-diam, Kejari Basel Periksa ASN Kasus Dugaan Korupsi
Selasa, 07 Juli 2020 18:33 WIB
TOBOALI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) diam-diam tengah melakukan pendalaman kasus dugaan Tindak Pidana klKorupsi (Tipikor)