Komisi 1 Pelajari JKN Jamkesda Yogyakarta


Komisi 1 Pelajari JKN Jamkesda Yogyakarta

TOBOALI - Untuk mempelajari sistim integrasi JKN dengan Jamkesda, maka Komisi 1 DPRD Bangka Selatan (Basel) melakukan kunjungan kerja ke Dinas kesehatan Provinsi Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan Badan Pelaksana Jaminan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta sejak Rabu (13/9) kemarin.

Di Yogyakarta dan seluruh Kabupaten kota sudah melakukan integrasi ke Jaminan kesehatan Nasional ( JKN ) dan bisa mengatasi permasalahan rendahnya kualitas pelayanan kesehatan ke masyarakat yg kurang miskin.

"Tujuan komisi 1 ke dinas kesehatan Yogyakarta tersebut atas rekomendasi dari dinas kesehatan Bangka selatan, agar mempelajari sistim pelayanan kesehatan melalui bpjs Dimana Bapel Jamkesos ikut mendukung semua program yg tidak dicover oleh JKN. Dalam kesempatan itu dari dinas kesehatan Bangka selatan," ujar sekretaris komisi 1 DPRD Basel, Samsir kepada RB, Kamis (14/9) kemarin.

Menurut Samsir, pertemuan yang diterima oleh kepala UPT jamkesda BPK Hariyadi dengan harapan sepulangnya dari yogya agar dinas kesehatan Basel dapat mengimplementasikannya di Basel.

"Dinas kesehatan Yogya dengan Bapel Jamkesos nya salah satunya berfungsi dan bertanggung jawab dalam hal update data penerima bpjs PBI dengan programnya sebagai buffer atau penyangga mengcover permasalahan masyarakat yang tidak terdaftar sebagai pengguna bpjs seperti anak telantar, gepeng termasuk korban kecelakaan yang tak ditanggung oleh bpjs serta adanya program home care khusus untuk masyarakat yang mengalami penyakit berat seperti kanker, tumor, thalasemia dan lain - lainya," jelasnya. 

Politisi dari PKS ini menambahkan, semua program yang tidak dicover oleh bpjs dan akan dicover oleh Bapel Jamkesos dalam bentuk program buffer atau penyangga yang anggarannya disediakan oleh dinas kesehatan. 

Untuk itu, pihaknya menyarankan kepada Pemerintah Basel khususnya dinas kesehatan agar secepatnya mempelajari dan menyiapkan semua dokumen dan regulasi hukumnya untuk bisa diterapkan di Basel untuk menjamin bahwa semua penyakit dan masalah sosial yang berhubungan dengan kesehatan agar bisa ditangani tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun.

"Dan untuk menyikapi dan mencari solusi seringnya terjadinya dugaan proud atau kecurangan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit khususnya rumah sakit swasta agar dinas kesehatan secepatnya membentuk tim proud, tim monev dan pertimbangan klinis independen berasal dari berbagai unsur yang tidak memiliki hubungan dengan stake holder pelaku dan pelaksa pelayanan kesehatan dengan tujuan untuk netralitas," pungkas Samsir. (bim) 




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Di Toboali, Masih Banyak Pembeli & Pedagang Tidak Makai Masker
Di Toboali, Masih Banyak Pembeli & Pedagang Tidak Makai Masker
Sabtu, 23 Mei 2020 17:03 WIB
TOBOALI - . Polres Bangka Selatan (Basel) melaksanakan patroli penggunaan masker kepada pembeli dan pedagang di pasar tradisional (terminal-red) Toboali,
Masjid Raudathul Jannah Polres Basel Terima Pembayaran Zakat Fitrah
Masjid Raudathul Jannah Polres Basel Terima Pembayaran Zakat Fitrah
Jum'at, 22 Mei 2020 18:52 WIB
TOBOALI – Polres Bangka Selatan (Basel) melalui panitia amil zakat menggelar pengumpulan zakat fitrah bagi masyarakat dan para personil Polri
PKB Basel Bagikan Paket Sembako & Masker kepada Warga Terdampak Covid-19
PKB Basel Bagikan Paket Sembako & Masker kepada Warga Terdampak Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 20:48 WIB
TOBOALI – Melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Peduli, DPC PKB Kabupaten Bangka Selatan (Basel) membagikan ratusan paket sembako dan masker
26 Santri Klaster Temboro di Rapid Test Tim GTPP Covid-19 Basel
26 Santri Klaster Temboro di Rapid Test Tim GTPP Covid-19 Basel
Kamis, 21 Mei 2020 20:46 WIB
TOBOALI – Sebanyak 26 santri dari klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro Magetan, Jawa Timur (Jatim) telah dilakukan uji cepat (rapid