Dana Desa Belum Cair, Pembangunan Desa Terhambat


Dana Desa Belum Cair, Pembangunan Desa Terhambat

    TOBOALI - Program pembangunan desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terhambat akibat belum cairnya Alokasi Dana Desa dari APBN yang tahun ini dialokasikan sebesar 42 Miliar. Hal ini menyebabkan kepala desa beserta perangkat desa belum menerima gaji bulanan hingga Mei tahun ini.

    Sekretaris Komisi I DPRD Basel yang membidangi hal ini mengatakan, dana desa tak bisa dicairkan lantaran banyak desa yang belum menyelsaikan persediaan APBDes tahun 2017, pertanggungjawaban APBDes tahun 2016 dan masih adanya beberapa desa yang Silpa masih diatas 30% yaitu lebih kurang 8 desa.

    Selain itu, kata Samsir, kondisi saat ini bahwa dana desa termin pertama sudah ditransfer ke kas umum daerah sesuai dengan peraturan Perundang-undangan bahwa paling lama 7 hari dana desa itu disimpan di kasi umum daerah. Maka Minggu depan akan ditransfer ke rekening desa yang sudah memenuhi persyaratan dan diharapkan desa yang belum memenuhi persyaratannya agar melengkapinya dalam waktu satu Minggu ini. “Ada beberapa hal yang dirangkum dari hasil rapat kerja tersebut tentang permasalahan yang muncul yakni pemkab Basel, dalam hal ini pemerintahan desa akan membentuk tim keuangan yang akan melakukan evaluasi terhadap perencanaan pembangunan desa tersebut khususnya keuangan yang terdiri dari pemerintahan desa, camat, inspektorat, bapeda. Lalu camat berdasarkan hasil Tim evaluasi tersebut akan memberikan rekomendasi terhadap APBDes tersebut,”ujar Samsir kepada wartawan, Selasa (6/6).

    Menurut politisi PKS Basel ini, Pemkab harus membuat peraturan Bupati tentang pelimpahan wewenang monev kepada camat sebagai perwakilan kepala daerah terhadap wewenang yang sudah diatur dalam peraturan Perundang-undangan yang berlaku, transfer insentif pajak dan retribusi akan ditransfer ke desa berdasarkan realisasi target pajak PBB pedesaan masing-masing-masing desa dimana desa yg realisasi PBB nya di bawa 100 % hanya akan dibayarkan 75 % dari total dana pajak dan retribusi yg merupakan bagian desa.

    “Dalam rapat Senin kemarin (5/6) Komisi I membahas persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa secara serentak  gelombang kedua yang masih menyisakan 16 desa di seluruh wilayah Bangka Selatan serta membahas tentang  lambatnya proses pencairan dana desa dari APBN termin pertama,”tuturnya.

    Dari rapat kerja tersebut, kata Samsir, dapat di rangkum hasilnya sosialisasi tentang perda Pilkades dan peraturan bupati yang berhubungan dengan proses Pilkades serentak serta sosialisasi tehnis  pembentukan panitia pelaksana  akan dilaksanakan dalam Minggu ini dengan mengundang seluruh Ketua BPD yg desanya akan melakukan Pilkades serentak,  Bidang pemerintahan desa akan melakukan sosialisasi dan supervisi ke seluruh desa yg akan melaksanakan Pilkades serentak.

    “Biaya pelaksanaan Pilkades dibebankan kepada APBD dalam bentuk Dana Bantuan pemkab kepada pemdes untuk Pilkades yg akan di plot dalam APBD perubahan dan dimasukan ke dalam struktur APBDes dan APBD hanya mengalokasi dana untuk Pilkades saja dan tidak termasuk biaya pelantikannya,”pungkasnya. (Bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Kodi-Rusliadi Serahkan 15.166 Berkas Dukungan di KPU Basel
Kodi-Rusliadi Serahkan 15.166 Berkas Dukungan di KPU Basel
Sabtu, 22 Februari 2020 19:13 WIB
TOBOALI - Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Kodi Midahri dan H Rusliadi (KORI)
KPU Basel Minta Pasangan KORI Lengkapi Persyaratan
KPU Basel Minta Pasangan KORI Lengkapi Persyaratan
Jum'at, 21 Februari 2020 21:22 WIB
TOBOALI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) meminta Pasangan calon Bupati Bangka Selatan (Basel) Kodi Midahri dan
Terlambat 6 Menit, Paslon KORI Ditolak KPU Basel
Terlambat 6 Menit, Paslon KORI Ditolak KPU Basel
Jum'at, 21 Februari 2020 17:21 WIB
TOBOALI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) resmi menutup pendaftaran pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 tepat pukul
Desa Gadung Dapat 500 Sertifikat Redis Tanah
Desa Gadung Dapat 500 Sertifikat Redis Tanah
Jum'at, 21 Februari 2020 15:25 WIB
TOBOALI - Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Gadung Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan sosialisasi program redistribusi (redis) kepada warga sebagai