PPDB Basel Bebas Pungutan Prioritaskan Jalur Lingkungan


PPDB Basel Bebas Pungutan Prioritaskan Jalur Lingkungan

    TOBOALI - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang PAUD, SD/MI dan SMP/MTs akan dimulai pada 5-7 Juli 2017 mendatang. Hal ini berdasarkan hasil rapat internal Dindikbud Bangka Selatan (Basel) bersama kepala sekolah dan kepala UPT pendidikan serta pengawas sekolah se Basel di ruang pertemuan Dinas pendidikan dan Kebudayaan Basel, Senin (5/6) kemarin. 

    Agenda rapat mensosialisasikan Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang penerimaan peserta didik baru pada taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA, SMK atau bentuk lain yang sederajat serta membahas petunjuk tekhnis PPDB tahun pelajaran 2017/2018. "Kita melibatkan semua pihak terkait, untuk membahas PPDB agar tidak terjadi perbedaan pemahaman terkait aturan yang akan kita tetapkan," ungkap Ardiyansah, SPd.I Kepala Bidang PSMP Dindikbud Basel kepada Radar Bangka kemarin. 

    Dikemukakan Ardianyah, secara umum tidak ada perubahan juknis dari tahun 2016. PPDB tahun ini menggunakan 3 jalur, prioritas pertama jalur bina lingkungan, jalur prestasi dan jalur reguler. Jalur Lingkungan memberikan kesempatan kepada mereka yang berada atau bertempat tinggal disekitar sekolah. 

    "Jalur Prestasi memberikan kesempatan kepada anak-anak kita yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik. Dan jalur reguler adalah melalui nilai USBN. Kecuali untuk sekolah rujukan SMPN 1 Toboali yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud tahun 2017 ini, diperbolehkan membuat aturan sendiri di sekolah tersebut, asalkan mendapatkan persetujuan dari Dinas," pungkasnya.

    Sementara Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Basel, Narwanto, SIP dalam arahannnya mengharapkan agar kepala sekolah, UPT dan pengawas dapat mengkampanyekan agar orang tua menyekolahkan anak-anaknya baik pendidikan formal maupun non formal ditahun pelajaran 2017/2018. 

    "Tidak ada pungutan alias gratis selama pelaksanaan PPDB.   Saya mengajak kita semua berkesinambungan bahu membahu untuk selalu bergerak tanpa bosan-bosannya membincangkan permasalahan pendidikan. Sekolah adalah salah satu alternatif tempat untuk mencerdaskan anak-anak kita," terangnya. 

    Dia meminta agar disampaikan kepada orangtua agar dapat memastikan apakah saudaranya, keluarganya, kerabatnya atau bahkan tetangganya untuk mendaftarkan anak-anak ke sekolah. "Bahkan yang putus sekolah akan kita kembalikan untuk sekolah lagi. Kita akan fasilitasi anak-anak yang ingin sekolah kembali," tutup Narwanto. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Kodi-Rusliadi Serahkan 15.166 Berkas Dukungan di KPU Basel
Kodi-Rusliadi Serahkan 15.166 Berkas Dukungan di KPU Basel
Sabtu, 22 Februari 2020 19:13 WIB
TOBOALI - Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Kodi Midahri dan H Rusliadi (KORI)
KPU Basel Minta Pasangan KORI Lengkapi Persyaratan
KPU Basel Minta Pasangan KORI Lengkapi Persyaratan
Jum'at, 21 Februari 2020 21:22 WIB
TOBOALI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) meminta Pasangan calon Bupati Bangka Selatan (Basel) Kodi Midahri dan
Terlambat 6 Menit, Paslon KORI Ditolak KPU Basel
Terlambat 6 Menit, Paslon KORI Ditolak KPU Basel
Jum'at, 21 Februari 2020 17:21 WIB
TOBOALI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) resmi menutup pendaftaran pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 tepat pukul
Desa Gadung Dapat 500 Sertifikat Redis Tanah
Desa Gadung Dapat 500 Sertifikat Redis Tanah
Jum'at, 21 Februari 2020 15:25 WIB
TOBOALI - Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Gadung Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan sosialisasi program redistribusi (redis) kepada warga sebagai